Dendam dan Rahasia Tuan Muda
“Daffin, jangan bilang kamu juga mau mengundurkan diri dari jabatan sekretaris. Aku tidak mengizinkannya. Aku yang mengangkatmu menjadi sekretaris kelas, jadi kamu tidak boleh menolak.”
Ervan mengernyit hendak protes, tapi Adhira terus berbicara hingga dia mau tidak mau menerima dirinya menjadi pembantu Adhira lagi.
“Dan aku butuh satu bendahara kelas.”
“Kita sudah ada bendahara kelas. Sebaiknya tidak perlu diganti,” jawab Pak Heno lagi.
“Oke, tak apa.”
“Ervan, karena sekarang Adhira sudah menjadi ketua kelas, saya harap kamu mengamprahkan tugas-tugas sebelumnya padanya. Jangan kecewakan saya,” ucap Pak Heno lagi.
Hot Chapters