PELAYAN TUAN ARTHUR
ucapnya dengan nada memperingatkan.
Tiba-tiba aku merasa berani. "Ee... apa bentuk hukumannya?" tanyaku gugup.
Dia terkekeh pelan sejenak, dan jika suaranya tidak terdengar begitu sinis, itu pasti akan terdengar sangat merdu. Setelah beberapa detik, dia angkat bicara. "Gattina, kau tidak perlu tahu apa hukumanmu nanti. Cukup jangan langgar aturannya, maka tidak akan ada hukuman yang diperlukan," ucap Arthur dengan nada yang terdengar sedikit mengejek.