Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Paman, Jadi Papaku Ya!

Paman, Jadi Papaku Ya!

Di Juana Diaz, Moon tinggal bersama kedua buah hatinya, Jessica dan Jason. Mereka hidup luntang-lantung. Para tetangga menjauhi mereka dan kerap kali melakukan perundungan karena terhasut oleh gosip tidak benar tentang Moon, yang dikabarkan berkerja sebagai wanita malam. Sampai pada suatu hari, Moon jatuh sakit karena kelelahan berkerja. Membuat Jessica dan Jason iba pada mamanya dan memutuskan menjual buah lemon di pasar. Akan tetapi, Jessica dan Jason malah dirundung Erna, tetangga sebelah rumah mereka. Jessica begitu ketakutan dengan Erna. Namun, beruntung sekali ada pria asing tiba-tiba membantu mereka. Pria itu ternyata mengalami hilang ingatan dan tidak tahu siapa jati dirinya. Jessica sangat senang dengan kehadirannya dan tiba-tiba mengucapkan sepenggal kalimat, yang membuat Jason, saudara kembarnya terkejut. "Paman, jadi papaku ya!" kata Jessica dengan mata berbinar-binar. Akankah pria asing itu mengiyakan permintaan Jessica? Lalu apakah ingatannya akan kembali seperti sedia kala? Dan siapakah sosok itu sebenarnya?
Romansa
102.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Menantu Hina Itu Ternyata Ahli Obat

Menantu Hina Itu Ternyata Ahli Obat

"Ini makanan sisa untukmu, cepat habiskan!" Marcel melirik piring-piring yang berisi ceceran nasi yang tidak utuh, tulang-belulang ayam yang masih melekat dagingnya sedikit, dan juga sayur sop yang tinggal kuahnya saja. "Makan di lantai, seperti biasa." Marcel menunduk dan menatap istrinya, Shirley. "Kamu tega suruh aku menghabiskan makanan sisa dari saudara-saudaramu?" tanya Marcel dengan nada protes, sementara wajahnya mengernyit enggan ke arah piring-piring itu. Penindasan yang Marcel alami membuatnya ingin mengakhiri hidup dengan menenggak formula ciptaan orang tuanya. Namun, dia tidak tewas melainkan berubah menjadi kuat! Akankah keluarga istrinya minta ampun? follow, like, komen, dan share kalau suka! @setia_am
Rumah Tangga
8.311.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Jadi Suamiku Ya, Om?

Jadi Suamiku Ya, Om?

"Om, jadi suamiku ya? mau ngga?" Pertanyaan yang paling sering diajukan Nindya pada Andy. Gadis ingusan, yang terobsesi memiliki pria kenalan ayahnya, sekaligus yang juga menjadi gurunya semasa SMA. Tak peduli pria itu memiliki kekasih, Nindya selalu mengklaim jika dirinyalah yang akan menjadi istri Andy kelak. "Dia masih bocah, Raya, berhentilah cemburu padanya." Kata terampuh yang di ucapkan Andy, saat Raya sang kekasih mulai emosi dengan kelakuan Nindya. Gadis itu selalu dianggap pembawa sial dan kerap kali mengusik hubungan keduanya. Raya sangat membenci Nindya, begitupun sebaliknya. Raya, si gadis egois yang kerap kali menampilkan emosi dan amarahnya saat bertemu dengan Nindya atau Nindya, gadis manis yang kerap kali menampilkan wajah tanpa dosa dan teraniaya manakala ia di hujat Raya. Diantara keduanya, siapakah yang akan sanggup menaklukkan hati Andy?
Romansa
107.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sang Penguasa Selatan : Ahli Pedang Ganda

Sang Penguasa Selatan : Ahli Pedang Ganda

Ryder seorang anak yang terlahir tanpa kekuatan sihir. Di saat semua penduduk selatan memiliki kekuatan sihir, hanya Ryder yang tidak memiliki kekuatan sihir. Nasib Ryder yang begitu sulit, membuatnya terpuruk tapi berkat didikan sang kakek Alexiuz semua kebutuhan dan pelatihan Ryder terkendali dengan baik. Hingga suatu hari sang kakek Alexiuz meninggal dunia, membuat Ryder putus asa. Orang tua Ryder sendiri pun tidak mampu membantu banyak karena Ryder menutup dirinya dan hanya berkeluh kesah pada sang kakek. Ryder yang sedang dalam keputusasaannya itu bertemu dengan Zane dan Natalia. Berkat dua orang itu, hidup Ryder mendapat banyak masalah dan hidupnya berubah drastis. Ryder tak mempercayai orang lain lagi sejak saat itu, membuat hatinya keras dan tidak berbelas kasih pada orang lain selain keluarganya. Ingin tahu bagaimana nasib Ryder kedepannya? Apakah Ryder mampu menghadapi takdir sebagai pemuda tanpa kekuatan sihir dari selatan? Yuk baca kelanjutannya di Sang Penguasa Selatan : Ahli Pedang Ganda
Fantasi
9.654.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Balas Dendam Sang Dokter Ahli Farmakologi

Balas Dendam Sang Dokter Ahli Farmakologi

Dicampakkan, direbut cintanya, dan di ambang kematian… Takdir Elena berputar. Sebuah kekuatan gaib menghubungkannya dengan roh seorang wanita perkasa dari masa depan. Kini... Elena modern, sang ahli Farmasi dan jago bela diri modern, dan dengan kekuatan baru yang luar biasa, ia akan membalaskan dendam, merebut kembali takhtanya, dan mengungkap rahasia kelam keluarga yang telah menghancurkannya.
Romansa
1011.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Suamiku Dikira Gagal, Ternyata Ahli Waris Tunggal

Suamiku Dikira Gagal, Ternyata Ahli Waris Tunggal

Dera_05
Dikhianati kakak sekaligus tunangan bukanlah satu-satunya luka yang dirasakan Lily. Tidak dipercayai dan diusir oleh ayah kandungnya menjadi pelengkap petaka dalam hidup. Tidak ada teman yang menolong. Mereka yang dianggap sahabat hanya mau menemani saat Lily memiliki kartu kredit tanpa limit. Mau tidak mau Lily harus berjuang seorang diri. Lily bekerja pada Lucas—sutradara yang masih merintis karier. Memiliki bos seperti Lucas membuat hidup Lily serasa di neraka. Terbiasa hidup dalam kemewahan membuat Lily tidak dapat melakukan apa-apa. Ia yang biasa memerintah, kini harus menerima perintah. Namun, Lily sungguh butuh pekerjaan dengan gaji tinggi seperti sekarang. Suka tidak suka Lily harus bertahan. Berat mengakui, tapi Lucas memang ibarat Dewa Penolong. Benarkah sampai nanti Lucas hanya sebatas penolong bagi Lily? *** Cover and Font: Canva Free for Commercial Use
Rumah Tangga
1.3K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Ya no necesité tu boda

Ya no necesité tu boda

Mi prometido me pidió matrimonio en un puestito callejero, pero a ella le juró amor eterno en un yate de lujo. A 48 horas de la boda, lo dejé.
Baca
Tambahkan
Este Invierno Ya No Traerá Heladas

Este Invierno Ya No Traerá Heladas

En el mercado negro, mi padre escogió para mi hermana mayor y para mí a dos gemelos como guardaespaldas. Mi hermana, sin pensarlo, se quedó con el hermano alto y corpulento, dejándome al “mudo”, que apenas seguía con vida. Me dio lástima y lo mantuve a mi lado. Como no hablaba, lo llevaba de un lugar a otro buscando médicos y remedios. Como tenía una severa misofobia, yo siempre mantenía cierta distancia entre nosotros. Creía que había sufrido algún trauma y por eso era así. Hasta que los enemigos de mi padre nos secuestraron a mi hermana y a mí. Él me dejó atrás, eligiendo sin titubear morir para recibir la bala por mi hermana. Antes de morir, habló por primera vez; con los ojos enrojecidos le dijo a mi hermana: —Por fin puedes verme. Y a mí, en cambio, me dijo: —En la próxima vida, te lo ruego, no me elijas. Entonces entendí que no era mudo ni tenía misofobia. Lo de “mudo” y “misofobia” era solo hacia mí. Al abrir los ojos de nuevo, había vuelto al día en que elegíamos guardaespaldas. Esta vez, cumplí su deseo.
Baca
Tambahkan
Bayi Presdir: Tante, Jadi Mamaku Ya!

Bayi Presdir: Tante, Jadi Mamaku Ya!

Kehadiran Fos terenggut dengan pria tak dikenalnya. Hidup nya berubah bahkan saat akan menikah dirinya di nyatakan hamil. Dia di hina dan maki kekasihnya dan di rendahkan. Saat melahirkan bayinya pun di buang. Akankah Rosa menemukan kebahagiaan nya?
Romansa
104.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
El amor que ya no vuelve

El amor que ya no vuelve

Regresé a ese momento de mi vida en que mi tío político —con quien no tengo lazos de sangre— había sido drogado con esa droga afrodisíaca. Pero esta vez, no me convertí en su “antídoto”. En lugar de eso, marqué el número de la mujer que él realmente amaba. En mi vida anterior, me enamoré perdidamente de él. Cuando supe que había sido drogado, ignoré su súplica de llamar a su gran amor… y fui yo quien calmó su deseo. Un mes después, quedé accidentalmente embarazada. Por lo que él se vio obligado a casarse conmigo, pero el día de la ceremonia de nuestra boda, su amada —que había viajado al extranjero para olvidar su dolor— fue secuestrada y asesinada. Antes de morir, le hizo ciento noventa y nueve llamadas pidiendo ayuda. Él, que estaba ocupado cumpliendo con la boda, no contestó ninguna. Después… solo se quedó mirando aquellas llamadas perdidas, sin decir una palabra. Hasta que, el día que tenía que dar a luz, me encerró en el sótano. Le rogué que me llevara al hospital. Pero él solo sonrió, con esa frialdad que jamás olvidaré, mientras me veía morir lentamente, sin poder traer al mundo a nuestro hijo. Sus últimas palabras antes de que cerrara los ojos y muriera fueron: —Si no hubieras quedado embarazada, nunca me habrían obligado a casarme contigo. Si no fuera por ti, habría contestado las llamadas de Luz y, ella no habría terminado así. Tú… mereces morir. Y entonces, volví a abrir los ojos. Era ese mismo día, el día en que él había sido drogado con ese medicamento afrodisíaco.
Cerita Pendek · Romance
14.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
123456
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status