Hidup Kembali di Zaman Kuno
“Tapi rusa itu sensitif. Kalau kaget, bisa tak mau makan. Perlakukan dengan sabar. Mereka akan jadi peliharaan yang memberi daging, tanduk, dan bahkan bisa dijinakkan untuk menarik gerobak ringan.”
Di waktu senggang, Raka sering berjalan di sabana Boko seorang diri. Ia membayangkan rumah-rumah dari bata merah, berdiri berjajar rapi, dengan atap genting merah yang hangat di bawah cahaya matahari pagi. Ia membayangkan sekolah-sekolah, lumbung tinggi, dan bangunan rapat desa dengan aula luas tempat warga berkumpul, berdiskusi, dan merancang masa depan.
“Jika di Kali Bening kita bisa membangun rumah dari bata dan genting, kenapa di sini tidak?” gumamnya suatu sore, sambil mencatat di buku kulit
인기 회차