Audacity
"Boleh memakai cara apapun?"
"Ya, tentu, asal jangan melukai banteng."
Aku naik ke atas banteng, menggenggam kalungnya. Dalam hitungan ketiga, pintu kandang dibuka dan musik terdengar keras. Banteng langsung mengoung, lari mengitari lapangan koloseum. Ini dia saatnya beraksi.
Kaki belakang banteng menendang ke belakang, kepalanya menggeleng liar. Aku terus bertahan memegang kalung, tapi tak bertahan lama. Genggamanku lepas. Aku nyaris mencium tanah.
Capítulos Populares