Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Tombak Naga Hitam

Pendekar Tombak Naga Hitam

Setelah Arga menerima Tombak Naga Hitam yang tersegel setelah ratusan tahun. Sebagai salah satu pendekar golongan putih yang bertugas membela kebenaran dan keadilan maka petualangannnya membawa kepada berbagai mara bahaya.Dan dalam perjalanannya dia berusaha mengungkap misteri kematian ayah dan ibunya.
361 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai berani tidak disukai
Baca
+Pustaka
Merebut Suami Pelakor

Merebut Suami Pelakor

Aku berdandan secantik mungkin. Kutanggalkan dasterku yang lusuh dan kurias wajahku dengan sangat indah, semata untuk membalaskan dendam. Mata dibalas mata. Kau merebut suamiku, maka akan kurebut juga suamimu. __ Baca karya lainnya: Tertawan Dua Suami (tamat) Pembunuh Suamiku (tamat) Wanita Penghibur Berkelas (on going)
1063.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai berani tidak disukai
Baca
+Pustaka
Suamiku Tukang Tahu

Suamiku Tukang Tahu

"Cincin kamu ini, kamu percaya gak kalau cincin ini harganya lima ratus juta?“ “Hah? Ya gak mungkinlah. Ini itu cincin murah.“ “Tapi aku beneran yakin, Mir. Suamiku pengusaha berlian, aku sedikit banyak tahu tentang hal itu. Dan di cincin kamu ini setiap sisinya diantara baris M dan H bertabur berlian dengan kualitas yang gak bisa dianggap biasa.“ Aku terpaku mendengar penuturannya yang gak masuk akal sama sekali. Mas Haris cuma jualan tahu sedari muda. Dari mana dia mendapatkan uang untuk membeli cincin semahal ini. “Aku juga yakin kalau cincin ini bukan warisan. Pasti ditempa dan kalau kamu gak percaya kamu bisa cek di tokoku, Mir. Jujur deh, suami kamu konglomerat?" “Vi jangan bercanda, suamiku cuma tukang tahu.“
1019.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 494 kali sebagai berani tidak disukai
Baca
+Pustaka
Mr. Airlangga

Mr. Airlangga

Suwati van Rooij
Daaaarrr ! Lagi-lagi suara petir, biarpun aku nggak terlonjak seperti tadi tapi cukup bikin hati lumayan ngenes. Dengan kecepatan siput seperti ini jam berapa aku akan sampai Jakarta. Aku mendesah sedih, desahan yang sia-sia karena cuman aku sendiri yang tahu. Bruukkk ! Aku kaget lima kepalang. Aku menabrak sesuatu? Buru-buru aku melankah ke depan mobil, ingin melihat apa yang tadi sepertinya aku tabrak. Noooooo…..orang? Ada orang…eh laki-laki jatuh tertunduk di depan mobilku. “Tempat apa ini?” akhirnya dia berbicara. Pheeeww…aku menarik nafas lega, minimal dia bisa berbicara, coba kalau dia ternyata tidak bisa berbicara dan aku tidak tahu menahu bahasa isyarat bagaimana kita akan berkomunikasi coba? “Bandung….” Jawabku ragu-ragu, aku tidak yakin apa maksud pertanyaan dia dengan “tempat apa ini”, apa maksudnya kita di mana? Aku yakin sih aku belum meninggalkan bandung. “Bandung? Apa itu nama desa?” Hah…dia tidak tau Bandung? Mati gue, jangan-jangan tabrakan tandi membuat dia gegar otak. Sekarang dia mengalami amnesia dan tidak tahu siapa dirinya, tidak tahu apapun! Terus apa yang harus aku lakukan? Tiba-tiba aku ingat film Jason Bourne, dimana dia mengalami amnesia setelah tertembak dan jatuh ke laut. Tetapi lelaki ini bukan Jason Bourne, tapi dari postur badan dan wajahnya bisa saja lho dia menjadi the next Jason Bourne. Aarrrgghhh gue ngelantur lagi. “Mas ingat namanya siapa?” ok, pertanyaan basic untuk memastikan apakah dia amnesia atau bukan. “Gajah Mada” jawabnya singkat. Aku dengan refleks menyunggingkan senyum kecil, pasti emak bapak si emas ini adalah fans berat patih maha tersohor dari Majapahit tersebut. “Kenapa kamu tersenyum?” tanyanya membuyarkan lamunanku.
109.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai berani tidak disukai
Baca
+Pustaka
Memories in High School

Memories in High School

Jenjen
Pintar, bukan berarti tidak bisa terkenal. Sedangkan menjadi orang terkenal, bukan berarti orang itu tidak pintar. Lalu, bagaimana jika antara kelas dengan murid pintar dan kelas dengan murid terkenal sama-sama memiliki rasa iri hati karena mereka tidak mau bersaing? Oke, daripada penasaran mari ikuti kisah murid-murid SMK Angkasa Jangan lupa vote and komennya Happy reading MURNI HASIL PEMIKIRAN SENDIRI! COPAS DILARANG MENDEKAT!
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai berani tidak disukai
Baca
+Pustaka
Pembalasan untuk Sepupu Celamitan

Pembalasan untuk Sepupu Celamitan

Kekesalanku pada saudara yang selalu datang di saat jam makan. Tidak ada sedikitpun pengertian mereka, padahal baru saja aku pindah di sini, yang sebelumnya aku tinggal di desa suamiku. Bagaimana caraku untuk buat mereka jera datang ke rumahku? Bagaimana caraku supaya mereka mengerti dengan keuanganku saat ini?
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai berani tidak disukai
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Terhebat

Pendekar Pedang Terhebat

Zero selalu jadi bahan olok-olok teman-teman karena dia begitu yakin, bahwa suatu hari dia akan menjadi seorang Pendekar Pedang Terhebat. Mereka tidak percaya, karena kemampuan pedang bocah 10 tahun itu sangat buruk. Tak hanya itu, bahkan identitas Zero yang dicap tak jelas asal usulnya pun turut menjadi bahan perundungan. Dia yang hanyalah yatim piatu, tetapi diasuh oleh seorang Master Pedang membuat teman-temannya iri diam-diam. Suatu hari, Zero dikagetkan dengan identitas ayahnya yang ternyata merupakan salah satu Pendekar Pedang Terhebat. Motivasi dan semangat Zero untuk bisa menyabet gelar tersebut semakin kuat. Namun, untuk menjadi seorang Pendekar Pedang Terhebat tersebut, Zero harus mampu menghadari berbagai rintangan. Lantas, apakah bocah yang dicap memiliki kemampuan buruk itu sanggup melewati setiap rintangan? Lalu, apakah dia benar-benar akan berakhir menjadi Pendekar Pedang Terhebat?
933.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai berani tidak disukai
Baca
+Pustaka
PESONA MAS IPAR

PESONA MAS IPAR

Entah apa dosaku pada Mas Ipar, dia selalu saja memiliki bahan untuk mengolok ketidakmampuan finansialku. Apa dia lupa, kalau aku hidup semiskin dan semenderita ini juga atas ulah adik dia, yang tidak menafkahiku secara sempurna? Seperti sore ini, "Ini kulkas mahal, mana bisa kamu beli? Beliin Mama durian aja pilih yang murahan!" Itu menjadi kalimat yang selalu kudengar, di sepanjang hidupku menumpang di rumah Mama. Ah, andai punya keberanian. Mas Ipar, lelaki bermulut comberan dan menyebalkan itu, belum tahu dia gimana rasanya mulutnya diremas sama perempuan! Aku ingin melakukannya. Namun, tidak berani! Sial memang!
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai berani tidak disukai
Baca
+Pustaka
Demi Harga Diri

Demi Harga Diri

Aufa
Hidup Araya Kalista berubah 180° setelah sang ibu menikah lagi dengan duda kaya raya. Meski ayah tirinya yang sangat menyayangi Araya, sang kakak tiri justru tak segan menyakitinya di belakang semua orang. Namun, Araya tak berani mengadukan itu semua karena kakak tirinya mengancam untuk menyakiti ibu Araya. Lantas, bagaimana Araya bisa bertahan dengan kerasnya hidup di keluarga besar ayah sang tiri itu yang tidak pernah menghargainya?
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai berani tidak disukai
Baca
+Pustaka
Kunci Brankas Rahasia Suamiku.

Kunci Brankas Rahasia Suamiku.

Maya tidak pernah tahu berapa jumlah gaji suaminya sejak menikah. Dia bahkan tidak pernah mengeluh ketika suaminya terkadang mencicil nafkah bulanannya dan membuat Maya "nombok" setiap bulannya. Namun, semua berubah ketika Maya mengetahui rahasia sang suami. Diam-diam, dia menemukan sebuah kunci yang mengubahnya menjadi istri yang 'luar biasa' bagi Darma.
8.7102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai berani tidak disukai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
454647484950
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status