Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
FALLING FOR THE BEAST

FALLING FOR THE BEAST

Xander duduk, tersenyum samar memandangi tiap ruang pertemuan ini-markasnya-beserta semua orang-orang yang tidak akan bisa berkutik di bawah kuasanya. Dengan satu tarikan di pinggang, Crystal terduduk di pangkuan Xander. Menjadi mainannya. Crystal terbelalak, nyaris memekik ketika jemari dingin Xander menyusuri belahan pahanya lewat belahan gaunnya yang panjang. Terus naik. Lalu, mengelus pelan di sana. Sialan. Rencananya memang seperti ini, tapi tidak sampai seperti ini. "Duduklah. Mulai rapatnya." Xander berkata malas pada orang-orangnya yang masih berdiri kaku, menunggu perintah selanjutnya. "Aku ingin melakukannya dengan dia di pangkuanku." * * * Crystal Leonidas; the Perfect Princess! Hidupnya sempurna. Putri bungsu Billionaire nomor satu dunia, cantik, pintar, dengan Aiden Lucero; lelaki bak prince charming yang mencintainya. Melindunginya dari segala hal. Bersama Aiden, Crystal percaya ia tidak membutuhkan apa pun lagi. Hingga, tatapan Crystal bertemu dengan mata indah Xander William. Hangat tapi kelam. Menenangkan sekaligus menakutkan. Bukan rahasia lagi jika seketika itu Crystal terjatuh pada lelaki asing itu. Cepat, keras dan dalam. Percikan perasaan itu terasa menakutkan, berubah menjadi api, lalu menjelma menjadi rasa mendamba yang kuat. Terlarang, tapi memanggil-manggil untuk ia lewati. Ketika bibir Xander membakar tubuhnya dengan ciuman, Crystal tahu ia sudah melanggar batas. Batas berbahaya. Sayangnya, tidak ada jalan kembali. He is a Beast. A cruel beast who can kill you and throw your body in the east. So, what happened next when Crystal realizes that she already Falling For The Beast?
Romansa
1026.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Hingga meninggal, Anggi Suharjo baru tahu bahwa dirinya adalah karakter sampingan yang ditakdirkan menjadi korban dalam sebuah novel. Sementara itu, yang menjadi tokoh utamanya adalah adik kembarnya, Wulan Suharjo. Sejak kecil, Wulan adalah anak emas yang disayang semua orang. Sebaliknya, Anggi tidak pernah mendapatkan perhatian keluarganya sekalipun dia sudah melimpahkan semua cintanya kepada mereka. Anggi bahkan menggantikan sang adik untuk menikah dengan Luis Giandra yang terkenal kejam dan bengis. Namun, karena mencoba kabur di hari pernikahan, Anggi dibuat lumpuh dan dilemparkan ke depan rumah orang tuanya. Sementara itu, keluarga yang merupakan segalanya bagi Anggi malah menutup rapat pintu agar tidak terjerat masalah. Anggi yang malang pun mati kedinginan di tengah salju. Saat membuka mata lagi, dia kembali ke hari pernikahan di Kediaman Pangeran Selatan itu. Dalam kesempatan hidup kedua ini, Anggi memutuskan untuk tidak mencari simpati pada keluarganya lagi. Semua yang mereka ambil darinya, akan Anggi rebut kembali. Kali ini, Anggi tidak akan menyembunyikan bakatnya lagi. Dia akan menaklukkan dunia dengan kecerdasan strategi militer. Dia juga akan dielu-elukan semua orang dengan keahlian medisnya yang luar biasa. Keluarga yang meremehkan Anggi selama belasan tahun ini akhirnya menyesal dan meminta pengampunannya. Namun, mana mungkin dia memaafkan orang-orang yang sudah mengabaikannya selama ini? Sementara itu, pria kejam yang awalnya bilang hubungan mereka sekadar "saling memanfaatkan", malah menempel manja tanpa memberi Anggi kesempatan untuk melarikan diri. Anggi jadi geram. "Luis! Kamu kenapa, sih?" Luis melingkarkan tangan di pinggang Anggi. "Aku mau bayar utang, utang nyawa!"
Zaman Kuno
9.7915.2K DibacaOngoing
Tampilkan Ulasan (87)
Baca
Tambahkan
Rifda Nafisha
plisss lah thor up tiap hari banyakin yahhhh... bagus bgt critanya..seru banyak²in part luis & anggi biar yg baca giginya sampe garing cz nyengir² mulu. hehehe 2 hari ini maraton dari bab awal sampe 178 baru kelar smalem smpe koin jebol wkwkwkwk hari ini dtunggu ya upnya,, semangat thorrr & thankyou
irmayyunita20
Kalau aku di posisi Luis bakal cemburu banget sih. Bayangin aja ketika suami pergi kerja, istri malah berduaan menghabiskan waktu sama pria lain. padahal aku cewek lo, entah dianggap kakak/adik namanya beda darah ya tetep orang lain. Meskipun kasian banget sama Aska, kenapa Anggi ga mikirin Luis sih
Baca Semua Ulasan
Cinta Sejati Pak Ferran

Cinta Sejati Pak Ferran

Semua orang tahu bahwa Wendy Sanders adalah pembantu di Keluarga Carter, tepatnya pelayan pribadi Aiden Carter. Sejak kecil hingga dewasa, dia selalu berada di sisi Aiden untuk menangani semua urusannya. Hingga suatu hari, Aiden berkata dengan dingin, “Kamu cuma pembantu rendahan. Enyah dari pandanganku!” Wendy benar-benar menghilang. Aiden begitu percaya diri, mengira Wendy yang selalu patuh itu pasti akan kembali. Jadi, dia sama sekali tidak menghiraukannya. ··· Saat mereka bertemu lagi, Wendy telah menjadi sekretaris lawan bisnis Aiden. Dia berciuman mesra dengan pria lain, membuat Aiden seketika diselubungi rasa cemburu yang membutakan akal. “Wendy… pulanglah. Kembali ke sisiku, ya?” Di malam hujan itu, Aiden berlutut di tanah sambil memohon dengan suara teramat hina. Ferran Hayes menarik pinggang ramping Wendy ke dalam pelukannya untuk menegaskan kepemilikan. “Aiden Carter, siapa dirimu sampai berani memanggil namanya langsung?” ··· Semua orang mengira Wendy hanyalah mainan sementara Ferran yang kapan saja bisa ditendang jauh. Sampai sebuah video tersebar. Pewaris Grup Hayes yang selalu tampak dingin dan tak tersentuh itu tengah menggendong perempuan mungil itu dengan lembut sambil membujuknya dengan suara rendah, “Sayang, sini… Gigit sini…” ··· Ferran tidak pernah percaya pada cinta pada pandangan pertama. Namun, Wendy adalah pengecualiannya. Tak seorang pun tahu bahwa pada detik pertama dia melihat Wendy, kepalanya sudah dipenuhi puluhan bayangan yang tak pantas diucapkan. Ferran berkata, “Bunga statice melambangkan kebahagiaan. Ketika kamu datang padaku, aku akan melakukan apa pun untuk mengejarmu. Sebab, kebahagiaanku adalah dirimu, Wendy.”
Romansa
30 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
I'm Okay(ST Seven)

I'm Okay(ST Seven)

MoonHp
"PAPA SUDAH BILANG JAGA OLIVE! TAPI KAMU TIDAK BISA MEMBUKTIKANNYA! KAMU SELALU MEMBUAT ORANG-ORANG YANG SAYA SAYANGI TERLUKA!" Perlahan Rian mulai membuka ikat pinggangnya. Ia ingat jelas ketika mendiang istrinya—Rindu tertabrak mobil, karena menyelamatkan Sina. Ia juga mengingat Lili meninggal sebab melahirkan Sina. Luka yang Rian alami tak lain dan tak bukan adalah karena Sina—anaknya sendiri. SET! Sina memejamkan kedua matanya kala ikat pinggang itu mencambuk tubuhnya. Gadis malang itu mulai terduduk dengan tubuh gemetar hebat. "Jika Olive mati, papa tidak akan pernah memaafkan kamu!" "Saya bingung, kenapa Tuhan menghadirkan kamu di kehidupan saya!" "Pertama, Lili! Kedua Rindu dan sekarang Olive?" sentak Rian pada anak itu. "Kenapa kamu harus hidup dengan membawa kesialan?!" "KENAPA BUKAN KAMU SAJA YANG MATI!" Mendengar kalimat terakhir tangis Sina pecah. Ulu hatinya tiba-tiba merasa sakit. Dadanya mendadak sesak. PLAK! SEAT! Sina tidak melawan. Ia hanya bisa meringkuk mendapat perlakuan kasar dari ayah kandungnya sendiri itu. Hanya air mata yang bisa menerjemahkan tentang seterluka apa Sina saat ini. "I'm okay." Nyatanya kata-kata itu hanyalah kalimat palsu yang sering Sina tunjukkan. Selama ini Sina tidak baik-baik saja. Ia dihujam ribuan luka dan menyimpannya sendiri. Tak ada yang baik-baik saja kala semua orang membencinya. Tak ada yang baik-baik saja saat semua orang mengharapkan kepergiannya. Sina berharap lukanya berakhir. Namun, nyatanya luka itu terus datang dan membuat luka yang lainnya ikut menganga. Sinar Rembulan redup, sebab sulit bertahan dengan luka di dalam kesendirian. Tak ada tempat baginya untuk bersandar. Tak ada manusia yang memberikannya semangat atau motivasi. Sina kehilangan arah, saat ini gadis itu sudah sampai di puncak keletihan. Lalu harus bagaimana? Mengakhiri hidupn? Atau bertahan dengan luka yang tiada akhir?
Young Adult
1011.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
TO GET HER

TO GET HER

WARNING!!! 18+++ Pastikan usia kalian sudah dewasa untuk membaca cerita ini! “Kalau aku tertarik padamu, apa kau akan membuka hatimu untukku?” Aneesa membalas tatapan Marcello yang menatapnya dengan lembut, tetapi sangat serius. Seperti bukan Marcello yang dikenalnya, tetapi kemudian tertawa pelan lalu meneguk Bacardi dan menatap Marcello dengan geli. “Jawaban bodoh macam apa? Kau sudah punya gadis yang kau incar, dan aku pasti bukan tipemu, kan?” katanya sembari melepaskan lengannya dan berbalik. Namun, Marcello menarik siku Aneesa kemudian lengannya melingkar di pinggang gadis itu dan hanya dalam hitungan detik bibir Marcello telah berada di bibir Aneesa. Aroma Bacardi yang kuat segera memenuhi penciuman Marcello, begitu pula rasanya—hangat, namun sedikit manis dan membakar di tenggorokan seperti campuran amarah, gengsi, dan sesuatu yang tak bisa dikendalikan. Aneesa terpaku, tubuhnya menegang di antara lengan Marcello yang menahannya agar tidak beranjak. Untuk sesaat dunia di sekeliling mereka seolah lenyap, hanya ada degup jantungnya yang terpacu cepat di dada, berpadu dengan napas Marcello yang terasa di kulitnya. Sentuhan lembut bibir Marcello di bibirnya bak ribuan bujuk rayu yang terus mendesaknya dan Aneesa pun perlahan membuka bibirnya. Menyerah dan membiarkan Marcello mencumbuinya kemudian perlahan membalas ciuman Marcello. Aneesa mengerang, tubuhnya merapat pada Marcello, dan sesuatu yang menyiksa bergelung di bawah perutnya. Namun, akal sehatnya menghampiri membuatnya tersadar jika seharusnya tetap pada batasan dan tidak melewatinya. Ada begitu banyak suara di kepala Aneesa, sangat berisik membuat Aneesa memilih memejamkan matanya lagi. Namun, Marcello justru kembali menciumnya. Kali ini lebih lembut, tidak begitu memaksa dan membuat Aneesa ingin menangis karena meskipun menyadari ada batasan yang seharusnya tidak dilewati nyatanya tubuhnya seperti kehilangan kontrol dan sepenuhnya mendambakan sentuhan Marcello.
Young Adult
106.4K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Jerat Cinta Sang Langit

Jerat Cinta Sang Langit

Saat tangannya makin maju mendadak ketegangan Bumi membuatnya menghentikan semua. Kalungan tangan Bumi di leher Langit melemah. Lalu turun. Keduanya bertatapan dalam kesenyapan. Hanya derasnya hujan yang terdengar makin menggila di luar sana. “Kenapa?” tanya Langit parau. Sumpah, ia tak suka dihentikan dalam keadaan seperti ini. “Kau tak suka?” tanya Langit kaku. Semakin erat memeluk pinggang Bumi dengan kedua tangan. Betapa tak enaknya dihentikan dalam keadaan ia sudah hampir memuncak. Namun, ia tahu ini tak baik. Ia terlalu liar untuk Bumi. Sinar mata Bumi seperti menghukumnya, masih saja ada kebencian di sana. “Kenapa kamu Bumi?” “A..., aku,” wajah Bumi menunduk. Ia tak mampu menolak sentuhan Langit. Hanya saja, bagaimanapun ia tahu tubuhnya menginginknanya. Setelah banyak hal yang dilaluinya menyakitkan beberapa bulan terakhir ini. Sangat menyakitkan dan membuatnya tak berani berharap lebih pada siapapun. Kedua tangan lentik itu menutup muka, membuat Langit bingung. Dibukanya tangan Bumi, mengangkat wajah gadis itu dan memaksanya untuk menatap mata elang miliknya. Di sudut mata, telah tergenang air yang siap tumpah. Bumi menahannya sekuat tenaga. “Hei,” digoncangkannya tubuh Bumi. Helaan nafas berat Bumi membuat Langit meneliti setiap lekuk wajah oval itu. “Kau kenapa?” Bumi hanya menggeleng. “Tak suka? Kau marah?” tanya Langit beruntun. Ia tak mau hanya karena perlakuannya Bumi menjadi dingin kembali dan malah membencinya. Hening. “Kita...,” kata Bumi tidak lanjut. “Iya, kita nggak ada komitmen apapun.” Langit menyadari itu. “A... aku....” “Kenapa?” “Aku nggak bisa,” kalimat Bumi bergetar. @@@ Dikhianati dan terpuruk membuat Langit dikirim papanya mengurus kebun bunga di desa. Tanpa sengaja bertemu Bumi, cewek dingin, cuek dan jutek yang ditemuinya di sana. Meski menyebalkan, Langit penasaran dengan gadis manis nan eksotis tersebut. Ada benci yang jelas-jelas diperlihatkan Bumi untuk Langit. Langit tak pernah tahu misteri apa yang membuat Bumi begitu membencinya. Siapa Bumi? Walau benci, kenapa terjadi keintiman di antara keduanya?
Romansa
1014.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status