Broken Flower
ucap Grassiela sebelum mengecup bibir James dengan singkat.
Suara pintu berderit terbuka membuat Grassiela menoleh dengan cepat. Refleksnya menegang, tapi begitu melihat siapa yang muncul, dia menghela napas panjang.
"Alexsei?"
Pria itu masuk dengan wajah dingin, seperti biasanya. Namun kali ini, sebuah buket bunga segar di tangannya membuat Grassiela mengernyit.
Grassiela menyilangkan tangan di dada, menaikkan sebelah alisnya. "Oh, romantis sekali. Perubahan yang luar biasa. Apakah kau membawa bunga ini untukku?" sindirnya dengan nada ringan.