Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gadis Mungil CEO: Mommy, Please Jadi Ibuku

Gadis Mungil CEO: Mommy, Please Jadi Ibuku

Aku tidak bisa berhenti tersenyum selama kakiku melangkah untuk menyusul gadis kecil itu. Setibanya di ruang keluarga, aku melihat Lily berjinjit di meja sisi ruangan, untuk mengambil sebuah pot kecil berwarna oranye yang ditumbuhi kuncup bunga matahari. Dia tahu aku sudah menyusulnya, tetapi dia belum berhasil menggapai pot oranye tersebut. Alhasil, dia berjingkrak-jingkrak di samping meja sembari menunjuk-nunjuk bunga matahari itu, lantas berseru, “Untuk Ibu! Bunga matahari untuk Ibu!”
1017.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 391 kali sebagai blue lily
Baca
+Pustaka
Wildflower

Wildflower

Lily mengedipkan sebelah matanya dengan genit pada sosok yang kini memandangnya dengan tatapan penuh spekulasi itu. "Begitu? Kalau cowok yang pakai kemeja biru itu, anda tidak tertarik?" Pria itu menunjuk pada pria tampan putih mulus ala oppa-oppa Korea yang sedang duduk santai sambil menyesap vodka di samping meja bartender. "Mana? yang itu?" Sang pria tampan pun mengangguk. "Lain kategori dong Bro. Kalau anda kan laki abis, kalau dia, abis lakinya." Sahut Lily santai.
1024.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 714 kali sebagai blue lily
Baca
+Pustaka
The Darkest Secret of LILY

The Darkest Secret of LILY

Batin Sean, sambil sesekali menyeruput air putih didalam gelas yang ia bawa sedari tadi. Lily was a little girl~ Lagu Alan Walker yang berjudul Lily mengalun dari hanpdhone-nya, pertanda ada seorang spesial yang meneleponnya. Sean melihat ke layar handphone dan ia menyadari itu adalah nama yang selalu ia rindukan. “Hi” ucap suara diseberang sana. “Hai” Jawab Sean kaku. Pandangannya lurus kearah meja makan. Tidak tahu apa yang harus dia katakan.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai blue lily
Baca
+Pustaka
BI-LA

BI-LA

“Lo sama Nata aja cakepan Nata. Tolong lo bercermin dulu, Gy.” Argy mendelik mendengar ucapan Lani. “Mba, kenapa sih hobi banget bully Argy?” “Lo emang bully-able.” Biru tak sengaja bertatapan dengan mata Nila membuat gadis itu senang, “Nah, kalau Biru mah sayang-able. Udah ya, gue gak tahan mau nyamperin suami.” “Calon, Nil! Calon!” Argy mengingatkan Nila tapi tampaknya gadis itu tak perduli.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai blue lily
Baca
+Pustaka
Cahaya Lilin

Cahaya Lilin

Wanita berkerudung biru itu pun terjatuh dan barang-barang yang ia bawa berserakan ke segala arah. "Astaghfirullah, maaf, Mbak! Maaf l, saya terburu-buru tadi." Yazid segera membereskan barang-barang yang berserakan di atas lantai. Beberapa obat, vitamin, dan termometer. Tangannya dengan sigap dan cepat mengambil semua barang-barang itu, hingga tidak sengaja kepalanya terbentur kepala wanita itu yang tengah melakukan hal yang sama dengannya.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai blue lily
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status