LOGINAnna berniat menggoda seorang pria tampan di bar, tetapi pria itu tiba-tiba memanggilnya “Paula” dan hampir menciumnya. Keesokan harinya, Anna terkejut mengetahui bahwa pria itu adalah Mark Christopher Lawrence—CEO Lawrence Company, bos barunya. Ketika Lily, putri kecil Mark, mulai memanggil Anna “Mommy”, Mark yang sangat arogan memaksa Anna bersandiwara demi membahagiakan Lily, membuat Anna terseret masuk ke dalam kehidupan ganda, menjadi sekretaris Mark sekaligus pengganti Paula, istri Mark yang menghilang dua tahun lalu.
View MoreAku sangat penasaran tentang ‘rahasia’ yang Mark sebut. Ini jelas sebuah pertanda kalau Mark akan memberikan kejutan untukku. Dia bilang, kami akan makan malam di luar bersama Lily. Namun nyatanya, setelah dari kafe tempat aku bertemu dengan Jane dan Steven, dia langsung membawaku pergi, tidak pulang dulu untuk menjemput Lily. Ketika aku bertanya tentang itu, jawabannya selalu sama, “Kau akan tahu nanti.” Sampai aku lelah bertanya dan memilih untuk menunggu saja hingga tiba di tempat dia ingin membawaku. Sebenarnya lokasinya tak jauh. Namun, dari yang sebelumnya langit masih cerah saat kami meninggalkan kafe, kami baru tiba di tempat tujuan ketika langit sudah mulai gelap. Mungkin pengaruh dari padatnya seluruh arteri New York petang ini. Mark membawaku ke sebuah restoran mewah di lantai paling atas gedung berlantai 75 di bilangan kota, yang mana kuketahui merupakan restoran yang sangat populer di New York dan selalu ramai pengunjung. Namun petang menjelang malam ini, restoran
“Aku masih tidak menyangka kalau kau benar-benar akan menikah dengan Mark Lawrence.”“Itu keputusan yang bodoh. Sangat bodoh.”Aku mengerutkan kening ketika tiba-tiba Steven menimbrung dengan kalimat sarkas.“Kau akan selalu menyebut itu keputusan bodoh, karena kau cemburu, Steven. Padahal kau tahu, sekarang Mark Lawrence sudah resmi jadi duda. Dia dan Paula sudah bercerai!” sahut Jane ketus.Jane menyeruput kopi panasnya, lantas melirik sinis ke arah Steven yang duduk di sebelahnya, dan melanjutkan, “Kau masih berharap bisa mendapatkan Anna kembali, ‘kan? Kurasa itu akan jadi sebatas mimpi untukmu. Kau seharusnya tidak menyelingkuhinya agar ini tak terjadi.”Kerutan di keningku memudar, aku tersenyum setuju mendengar sindiran Jane pada Steven.Sementara itu, Steven memutar matanya dengan malas, lantas memalingkan wajah ke jendela di samping meja yang kami tempati.Sekarang pukul empat sore. Aku dan Jane memang sudah membuat janji untuk bertemu di kafe langganan kami. Tapi ternyata, S
“Bayimu laki-laki? Ya ampun... lengkaplah formasi cucuku. Perempuan dan laki-laki.”Aku tersenyum melihat Inez sangat bersemangat setelah aku dan Mark memberitahu jenis kelamin janin di perutku.Morgan Lawrence yang sedang menikmati secangkir teh hangat di sofa, pun tak berhenti tersenyum lebar.Beberapa saat kemudian, Inez duduk di sebelah suaminya itu, lantas mengangkat Lily untuk duduk di pangkuannya.“Kau akan punya adik laki-laki, Sayangku,” ujar Inez sembari mencubit lembut pipi tembam Lily.“Aku berharap, semoga adik laki-laki mau bermain Barbie bersamaku,” ungkap Lily, tampak harap-harap cemas.Inez tertawa. “Jika nanti kalian sudah dewasa, adik laki-lakimu akan menjagamu dengan baik. Kau juga akan menjadi kakak perempuan yang hebat!”“Aku tidak sabar adikku lahir, Nenek.”“Tunggu beberapa bulan lagi. Dia akan lahir.”“Kalau adik sudah lahir, apakah ayah, ibu, kakek, dan Nenek tidak akan sayang lagi padaku?” Lily menundukkan kepalanya dan mengerucutkan bibir.“Apa? Mana mungki
“Kalau adik sudah lahir, apakah adik akan suka main Barbie sepertiku, Ibu?”“Hm... Ibu belum tahu. Kalau dia perempuan, mungkin dia akan suka, tapi mungkin juga tidak suka. Kalau dia laki-laki pun sama, bisa jadi tidak suka, bisa jadi suka.”Lily berhenti mewarnai hewan laut yang kugambarkan di kertas gambarnya, lalu mendongak menatapku dalam diam.Aku sedang duduk di sofa putih yang ada di kamar Lily, menemaninya bermain, sambil memakan buah potong.Ketika dia diam seperti itu, aku pun tersenyum lembut padanya dan bertanya, “Ada apa, Cantik?”“Berati, kalau adik lahir, belum tentu adik akan bermain denganku, ya?” tanyanya, terlihat sedih.“Bukan begitu, Cantik. Hanya kesukaannya saja yang mungkin berbeda darimu, karena tidak semua orang punya ketertarikan yang sama. Tapi kalau bermain denganmu, itu sudah pasti. Kalian, ‘kan, saudara,” jelasku.Aku bangkit dari duduk, berpindah ke dekat Lily yang duduk manis di karpet bulu yang lembut di tengah kamarnya.Setelah mengelus puncak kepala
“Jadi sebaiknya, kau tetap bersama Paula saja dan jangan pedulikan aku.”Mark tak langsung memberikan respons atas penuturanku. Dan itu membuatku cemas.Sementara dia mulai melahap sup jagung, aku yang tak bisa berhenti menatapnya selagi menantikan respons, ikut mulai melapah sup jagungku.“Sejak k
Setelah membaca tulisan di kertas berlogo rumah sakit yang Mark pegang, aku tertegun. Darahku langsung berdesir cepat, membuat rasa risau yang tidak nyaman memenuhi dadaku.Pelan-pelan, aku menoleh ke samping, menatap wajah Mark, mencoba mencari jawaban tentang bagaimana tanggapannya saat ini.“Be
Suasana kantor terasa lebih sesak hari ini. Nyaris tak ada jeda untuk bernapas.Kesibukan hampir seluruh departemen, jajaran direksi, dan area eksekutif benar-benar berada di puncak.Aku yakin bahwa otak dan energi tubuhku bekerja dua kali lipat daripada siapa pun di gedung megah Lawrence Company.
Mark membawaku ke Long Island, ke restoran tempat kami beberapa kali makan malam berdua.Sepanjang perjalanan, kami tak berbicara apa-apa. Aku sibuk dengan pikiranku sendiri, dan kurasa Mark dapat memahaminya.“Sebenarnya aku tidak lapar,” kataku saat kami sudah tiba di restoran, lalu duduk di meja
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ratings
reviewsMore