Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dark Love

Dark Love

Dark Romance; A spoiled girl’s game leads her into the arms of an attractive, no-nonsense man. Logline: After playing a reckless game, a spoiled and gullible girl did not expect to find herself in a serious relationship with an intriguing and no-nonsense guy who starts to discipline her. Excerpt: She listened as he stepped forward with his belt, moving closer to her and crowding her with the musky scent he was wearing. She fought to hold back her fear as finally, he came to stand behind her. She felt his fingers gently combing her hair down over her shoulders. Then he started speaking slowly, his deep voice starting to shake her demeanor as he talked to her."You didn't marry a soft knight in shining armor that will cuddle, ignore and pet you every time you choose to deliberately get out of line. I will punish you thoroughly for your disobedience..." WARNING! This is Dark Romance. Do not read if you find the theme offensive.
Urban
9.7174.0K viewsCompleted
Show Reviews (100)
Read
Add to library
good reader
I lived the pair of Lemuel and I Nara, she always lands herself in trouble and to her bad luck Lemuel caught her, I like Leso much he is mature, responsible, caring, loving and he respects everybody. And Inara is really a trouble maker but very good hearted girl. love the story
Elle Hannan
Was she 20? She acted like 15, very annoyed with the FL, immature and stupid, she lied from the beginning till the end. Luckily the ML was very mature otherwise I won't finish this book. The plot was ok, interesting at the beginning then just husband and his immature wife & his crazy ex f*CK.
Read All Reviews
Return of the Prodigious Son

Return of the Prodigious Son

Ten years ago, he was forced to escape from a rich and powerful family. From then on, he drifted away like an ant, and everyone could bully him. Until that day, he dialed the familiar yet strange number. If you hold my hand, I will make you proud...
Urban
91.2M viewsCompleted
Show Reviews (342)
Read
Add to library
Chinelo Ugochukwu
This book is a great masterpiece with high inspiring characters, events, and chapters filled with interesting action that keeps you going and going and going, until your account is liquidated. In fact this book fills one with awesome pleasure and am always eager to know what happens next. I love it.
Minerva Manabat
I like the story, but sometimes it's irritating that most of the people around them are sooo thicked face greedy. And some scenes are too impossible to believe. But still i want to find out what will happen at the end meeting his stepmother and stupid father. So when is the completion of the story?
Read All Reviews
Gila Karena Penyesalan

Gila Karena Penyesalan

Karena adik kembarku lemah sejak kecil, semua orang selalu memihak padanya. Hari itu badai salju menutup seluruh gunung, helikopter penyelamat hanya menyisakan satu kursi. Aku menggenggam hasil diagnosis kanker stadium akhir di tangan, bersiap untuk menyerahkan kesempatan hidup terakhir itu kepada adik kembarku. Namun, tiba-tiba dia memegangi kepala dan berteriak pusing. Dalam sekejap, seluruh keluargaku langsung mengerubunginya, lalu bersama-sama mendorongnya masuk ke kabin helikopter. Suamiku bahkan menepuk lenganku yang patah dan berkata pelan, “Sevy, kamu tunggu giliran berikutnya.” Putriku pun melempariku bola salju sambil berteriak, “Tante lebih butuh diselamatkan, kamu jangan rebut!” Sampai helikopter lepas landas, barulah aku melihat adikku dari balik jendela. Dia menjulurkan lidah ke arahku, dengan wajah penuh kemenangan. Jadi, dia sama sekali tidak pingsan. Setelah diselamatkan, hidupku hanya tersisa tiga hari lagi. Dalam tiga hari terakhir itu, aku memutuskan untuk memberikan semua milikku. Hanya demi mendapatkan sedikit cinta dari keluargaku.
Short Story · Romansa
13.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Luna dan Para Garda Patriot

Luna dan Para Garda Patriot

Oktana
Luna mendapat keajaiban saat ia berumur dua tahun. Ia sekarat dan hampir meninggal kalau saja papanya tidak memberikan kalung dengan kristal matahari yang ajaib. Kristal itu membuatnya hidup dan sehat seperti anak-anak lainnya, bisa bermain dan belajar di sekolah. Sayangnya, kristal itu juga memberinya kekuatan yang membuatnya tidak punya teman. Luna bisa mengeluarkan bola cahaya dari kedua tangannya, juga memukul orang dewasa sampai pingsan. Karena itu ia dijauhi teman-teman sekelasnya, dan dijuluki sebagai si anak monster. Sampai akhirnya ia mendengar nama Garda Patriot: kelompok orang-orang yang punya kekuatan ajaib sama seperti dirinya dan memaka kekuatannya untuk melindungi kota dari kejahatan. Mereka tersembunyi dan tidak banyak orang yang mengetahuinya kecuali mungkin Dirga, teman sebangkunya yang sangat menyukai kelompok itu. Sambil berusaha tetap menyembunyikan kekuatannya, Luna dan Dirga mencari Garda Patriot. Ia ingin belajar mengendalikan kekuatannya agar bisa membantu orang lain dan mempunyai banyak teman. Dalam pencariannya, Luna tak menyadari menyadari bahwa ia juga menjadi incaran sebuah kelompok jahat yang mengancam nyawanya.
Sci-Fi
105.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

“Kok anak-anak manggil kamu ‘Kak Can’?” tanya Ben, memandangi wajah memikat itu. “Memang nama kamu siapa, sih?” “Modus!” “Oke, kalau gitu biar aku tebak. Candra, Canda, Candi, Can ... tik?” Dari responsnya yang sempat membeku, Ben kembali berceletuk. “Wow, bener ya, kamu Cantik?” Bola mata gadis itu bergulir, melirik galak pada Ben. “Bukan!” Pertemuan pertama mereka yang absurd membuat keduanya terus menerus dipertemukan tanpa sengaja. Cantika adalah tetangga yang tinggal beberapa blok dari rumah Ben. Menurut Ben, semua yang ada di tubuh gadis itu tampak memesona. Tatapan matanya, bibirnya, bentuk tubuhnya, gerak-geriknya, suaranya, bahkan semuanya, terlalu seksi untuk diabaikan. Ditambah lagi penampilannya yang modis benar-benar memanjakan mata. Tetapi katanya, rumah besar yang ada di kawasan elit itu bukan rumah Cantika. Ketiga bocah yang selalu memanggilnya ‘Kak Can’ juga bukan adik kandungnya. Lantas, siapa sebenarnya Cantika? Kenapa Ben sering melihatnya berkeliaran keluar masuk rumah itu? Masa iya, gadis cantik yang membuatnya terpesona itu ... pengasuh anak?
Romansa
108.4K viewsOngoing
Read
Add to library
Rumah Tanpa Buah Hati

Rumah Tanpa Buah Hati

Mas Khalid
Alice menatap sendu ke arah luar jendela rumahnya. Tampak terlihat anak-anak kecil tengah bermain bola di depan rumahnya. Ramai, bising, dan gelak tawa yang membuat orang lain terganggu, tapi tidak dengannya. Ia selalu merindukan momen dimana anak-anak bermain di depan rumahnya. Terkadang, ia memberikan makanan atau minuman ringan untuk mereka semua. Alice tersenyum, saat melihat bocah kecil itu tertawa riang melihat aneka jajanan yang diberikan olehnya. Sesekali ia menghapus buliran bening, yang membasahi pipinya. Ia kembali teringat akan ucapan sang ibu mertua, yang membuatnya menitikkan air mata. Sang ibu mertua menyindirnya, saat ia dan suami berkunjung kesana. Sindiran tajam yang terdengar biasa bagi yang lain, tapi tidak bagi Alice. Anak, adalah sosok yang selalu menjadi buah pertengkaran antara dirinya dengan sang ibu mertua. Acapkali sang ibu mertua menolak bertemu dengannya, jika ia datang dengan tidak menggendong seorang buah hati. Berulang kali Alice menghapus air matanya, namun malah semakin deras mengalir membasahi pipinya. Suara riuh gelak tawa anak-anak tetangganya, selalu menjadi hiburan tersendiri untuknya.
Rumah Tangga
2.9K viewsOngoing
Read
Add to library
Mereka Menyesal Setelah Aku Menikah

Mereka Menyesal Setelah Aku Menikah

Donny akhirnya menyetujui permintaanku untuk menikah. Dia secara khusus memintaku untuk berpakaian rapi dan mengatakan jika dia sudah menyiapkan kejutan untukku. Namun, saat aku datang dengan pakaian terbaikku, ternyata tidak ada pengantin pria di acara pernikahan. Donny berbalik dan tersenyum kepada adik tiriku di sampingnya. "Kamu bilang pernikahan itu rumit dan membosankan. Hari ini, aku tunjukkan pernikahan yang seru padamu, bagaimana menurutmu?" Pembawa acara pernikahan pun mengumumkan dengan suara lantang, "Pernikahan ditunda." Sahabat masa kecilku bahkan menarik bola air yang sudah disiapkan sebelumnya dan menjatuhkannya di atas kepalaku, hingga membuat seluruh tubuhku basah kuyup. Donny tersenyum nakal sambil mengangkat alisnya kepadaku. "Kirana, ini cuma lelucon saja. Kamu benar-benar mengira aku akan menikahimu?" Pernikahan ini hanyalah sandiwara yang mereka buat untuk menyenangkan adik tiriku yang menderita depresi. Melihatku diam, Donny kembali tertawa dan berkata, "Kalau kamu memang begitu ingin menikah, pilih saja salah satu tamu yang ada di sini dan menikahlah dengannya." Namun, ketika aku benar-benar berjalan bersama pengantin pria ke pelaminan …. Mereka malah jadi panik.
Short Story · Romansa
5.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Zombieing

Zombieing

nadiinath
~ZOMBIEING~ "Bian tuh zombie" ucap Naira bersungut-sungut. Pikirannya melambung membayangkan pertemuan tak mengenakkan dengan iblis itu. "Hah? Maksud lo?" "Uda mati terus bangkit lagi" "Mati suri gitu?" Naira memutar bola matanya malas, kemudian menghembuskan nafas keras. Berbicara dengan Silla memang membutuhkan tenaga ekstra. Sabar-sabar. "Dia uda mati, ilang di telan bumi. Eh tiba-tiba hidup, muncul, dan ngeracau di dunia gue. Sama kayak zombie ngga sih" "Oooh. Emang dia bawa virus? Kok lo namain zombie" "Iyalah. Virus merah jambu. Kan berabe kalo gue terjerat pesonanya lagi" "Ciee, bilang aja belum move on" Silla tertawa geli sambil menyolek gemas dagu sahabat baiknya. Ia langsung menghempaskan tangan Silla dengan kasar. Bukannya Naira belum move on, tapi ia tidak yakin hatinya akan kuat jika terus-terusan bertemu dengan dia. Kalian ingatkan pepatah yang mengatakan bahwa cinta pertama tidak akan pernah pudar? Nah kegalauan itu yang sekarang menyelimuti otaknya. Pepatah dari mana itu? Sepertinya hanya tertera di kamus hidup Naira. Hiks. IG: nadiinath
Romansa
1.8K viewsOngoing
Read
Add to library
Pocong Andong Penjemput Jiwa

Pocong Andong Penjemput Jiwa

Desi Diah PangestiMisteriIblisSantetKutukan
Berminggu-minggu beberapa desa tampak seperti desa mati setelah malam tiba. Hal itu disebabkan karena banyaknya orang meninggal yang ditemukan pada pagi harinya dalam keadaan telungkup. Menurut kabar yang berbedar, mereka meninggal setelah bertemu pocong berwajah hancur dengan kedua bola mata merah besarnya. Kedatangan pocong tersebut juga selalu disertai dengan bunyi gemerincing andong, padahal di desa mereka sama sekali tidak ada yang mempunyainya. Jelas saja itu adalah andong gaib yang tengah ditunggangi oleh pocong penjemput nyawa. Hingga suatu malam, tepatnya pukul 20.10. Arkan yang baru saja pulang mengerjakan tugas di rumah temannya itu dibuat terkejut dan ketakutan bukan main karena kedua retinanya baru saja melihat pocong yang terlihat begitu jelas di dalam rumah kosong yang berada di tak jauh dari rumahnya. Lalu, bagaimana dengan nasib Arkan? Apakah ia akan menjadi korban selanjutnya yang akan dijemput menggunakan andong seperti korban-korban sebelumnya? Cerita seperti ini ada banyak sudut pandang, karena memang sebuah pocong andong yang sempat menggeparkan itu memang benar-benar pernah terjadi pada saat lumpur lapindo meluap hingga membuat beberap desa tenggelam.
Horor
91.3K viewsOngoing
Read
Add to library
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

Bagi Jihan Selaras, dunia adalah deretan nada yang harus harmoni. Namun, harmoninya selalu rusak oleh satu nama: Jagad Rayyan. Cowok ambisius, Ketua OSIS, kapten basket, dan si peringkat pertama yang hanya menyisakan angka 0,2 di atas nilai Jihan. Bagi Jihan, Jagad adalah rival yang harus dikalahkan. Bagi Jagad Rayyan, menjadi nomor satu bukanlah pilihan, melainkan tuntutan. Di balik ban lengan OSIS dan sorak-sorai di lapangan basket, Jagad hidup dalam ruang hampa yang didikte oleh ekspektasi ayahnya. Baginya, Jihan bukan sekadar rival, tapi satu-satunya orang yang berani menatap matanya tanpa rasa takut. Saat Jagad memangkas anggaran ruang musik demi lapangan futsal, genderang perang ditabuh. Jihan tidak tinggal diam. Namun, di antara debat panas di ruang OSIS dan latihan hingga larut malam di sekolah, mereka menemukan retakan di balik topeng masing-masing. Jagad yang kesepian di puncak, dan Jihan yang berjuang demi harga diri. Di antara denting piano dan pantulan bola basket, apakah dua dunia yang saling bertabrakan ini bisa menciptakan satu harmoni yang sama? Atau mereka selamanya akan menjadi garis paralel yang bersaing tanpa pernah bisa bersatu?
Romansa
316 viewsOngoing
Read
Add to library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status