Di Balik Rupa Burukku
Aku menjadi grogi dipuji seperti itu, raut wajahku entah sudah seperti apa, mungkin sudah hitam kebiru-biruan seperti luka lebam, pasti tampangku bertambah kejelekannya.
"Ayo, bacakan, Ai ...." Dia sudah berbaring seperti posisi kemarin dengan mata terpejam.
Aku mulai membaca buku tersebut, sepertinya buku itu tentang seni mempengaruhi orang lain. Setelah kubaca beberapa lembar buku itu ternyata sangat menarik, tanpa terasa aku membacanya dengan semangat, dengan sering membacakan buku tuan Hasan seperti ini bukankah aku juga akan semakin pandai dan berwawasan luas? Itu adalah sebuah keuntungan intelektual yang tidak akan aku sia-siakan.
Bab Populer