Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa
Kamar itu tidak terlalu besar, namun masih ada tempat ketika kasur digelar.
Rama mengitari kamar, melihat-lihat beberapa buku tua. Sepertinya itu adalah buku belajar Rawin. 'Orang yang sangat rajin.'pikir Rama.
Sementara Rawin menggelar kasur, Rama melihat sebuah lukisan. Seorang wanita cantik dengan rambut ikal panjang tergerai, wajahnya mungil dengan bibir yang penuh, matanya seperti bulan, memancarkan keindahan yang lembut.