Cinderella, Mah, Apa Atuh?
“Jadi untuk sekarang, mama harap kamu turuti saja apa maunya Stella. Bukan berarti kamu jahat karena nggak berusaha memperbaiki hubungan, tapi memang ada kalanya dua hal yang melekat erat, dipisah untuk memperbaiki keadaan. Sebagaimana dua kain yang jahitannya salah, tentu jahitannya harus dibuka terlebih dahulu untuk kemudian diperbaiki. Kamu paham, kan, maksud mama?”
Rella mengambil napas, lalu membuangnya pelan. Seutas senyum kecil terbit di bibirnya. “Insyaa Allah, aku paham, Ma. Terima kasih banyak udah nasihatin Cinde dan mau dengerin curhatan panjang aku.”
Bab Populer