Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Usir Mantan Suami, Dia Dapat 6 Adik!

Usir Mantan Suami, Dia Dapat 6 Adik!

Simon meminum afrodisiak secara tidak sengaja dan berada dalam kondisi kritis. Sebagai dokter keluarga, aku dipaksa menjadi penawarnya. Aku pun langsung hamil karena rahimku subur. Setelah menikah dengannya, aku melahirkan sepasang anak kembar yang cerdas. Namun setelah menikah, Simon tidak mengizinkan anak-anak untuk memanggilnya ayah, dia menghabiskan sepanjang hari mabuk-mabukan sambil memandangi foto pujaan hatinya. Di tahun kesepuluh pernikahan kami, dia membakarku dan anak-anakku hidup-hidup hingga kami tewas di ruang bawah tanah. Rupanya, selama ini Simon membenciku dari lubuk hatinya karena aku pernah menyelamatkannya. Dia bersikeras bahwa aku sengaja campur tangan saat dia paling lemah hanya untuk mengaitkan diri dengan orang berkuasa. Hal itu membuat hubungannya dengan pujaan hatinya retak dan menyebabkan mental wanita itu rusak hingga meninggal dalam kecelakaan mobil. Ketika aku membuka mata, aku mendapati diriku kembali di hari Simon meminum afrodisiak. Kali ini, aku sengaja membiarkan wanita idamannya menyelamatkannya dan memilih untuk pergi ke ruang belajar...
Read
Idagdag sa library
Menulis Surat Perpisahan di Malam yang Hening

Menulis Surat Perpisahan di Malam yang Hening

Pada hari pertama pernikahan kami, aku berkata kepada suamiku yang merupakan seorang presdir, "Aku nggak keberatan kalau kamu jatuh cinta sama orang lain kelak. Tapi kalau orang itu berani buat keributan di depanku, kamu nggak akan pernah melihatku lagi." Jadi, ketika suamiku itu jatuh cinta pada seorang guru perempuan di sekolah, dia hanya bisa menyembunyikannya. Dia memberikan apa pun yang diinginkan wanita itu, tetapi melarangnya muncul di depanku. Hanya saja, wanita simpanan itu malah sangat tidak patuh mentang-mentang dimanjakan suamiku. Dia yang hamil malah membual di hadapanku. "Yudha sendiri yang bilang dia nggak pernah mencintaimu. Dia menikahimu cuma demi dapatkan keuntungan dari Keluarga Lorandi. Lebih baik kamu gugurkan kandunganmu dan bercerai dengannya secepat mungkin. Kalau tunggu sampai Yudha mencampakkanmu, kamu nggak akan dapatkan sepeser pun!" Aku tersenyum dan menghubungi nomor ayahku. "Tarik investasi untuk Grup Cengkara! Aku mau cerai."
Maikling Kwento · Romansa
13.3K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Saat Pilihanku Berubah

Saat Pilihanku Berubah

Aku dan sahabat masa kecilku sama-sama mengalami kecelakaan. Saat tersadar kembali, dia yang sudah kucintai selama bertahun-tahun itu justru kehilangan ingatannya. Sementara aku tidak terluka sedikit pun, tetapi di dalam tubuhku … malah dimasuki jiwa nenekku yang sudah meninggal lama. “Dasar bocah sialan! Beraninya berpura-pura amnesia untuk menipu cucuku yang baik. Kalau saja aku masih berkeliaran di dunia orang hidup, pasti sudah kupatahkan kakinya!” Aku melotot kebingungan. Suara Nenek masih terus berteriak di dalam kepalaku. “Di kehidupan sebelumnya, cucu kesayanganku ini dibuat menderita oleh Lisa. Bertahun-tahun bersamanya hidup dalam kesialan hingga terkena serangan jantung dan hampir mati. Tetapi dia malah menemani Josh merayakan ulang tahunnya dengan bahagia. Menyebalkan!” “Sayangku, kali ini kakekmu akan mengurus pernikahanmu. Jangan sampai kamu memilih Lisa. Pilih Vina saja, anak itu sangat lumayan!” Detik berikutnya, kakek bersama beberapa tetua keluarga benar-benar masuk ke ruang rawat. Mereka meletakkan foto para pewaris dari empat keluarga besar di hadapanku dan memintaku memilih salah satunya sebagai calon istri. Tanpa ragu, aku memilih musuh bebuyutanku ... Vina. Aku adalah cucu kesayangan Nenek. Jika Nenek bilang bahwa Lisa tidak mencintaiku, maka aku tidak akan memilihnya lagi.
Read
Idagdag sa library
Sentuhan Malam Tante Tersayang

Sentuhan Malam Tante Tersayang

"Aldo, kamu punya film dewasa nggak? Malam ini aku kesepian banget sampai rasanya tersiksa." Tengah malam itu, tante mendorong pintu kamar tidurku. Dia mengenakan pakaian dalam seksi yang memamerkan lekuk tubuh padat dan kulit putih mulusnya. Aku yang sedang memakai stokingnya untuk memuaskan diri langsung kaget, lalu segera menutupi tubuh menggunakan selimut. "Tante, kok masuk nggak ketuk pintu dulu sih?" Wajahnya memerah. "Aku gatal nggak karuan, om kamu yang payah itu sama sekali nggak bisa muasin aku." "Cepat cariin aku beberapa film yang lebih merangsang, aku mau beresin sendiri." Aku meraba milikku yang sudah mengeras, lalu menjawab sambil terkekeh, "Gimana kalau aku aja yang bantu nyelesain?"
Maikling Kwento · Gairah
1.9K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Kesandung Cinta Si Ulat Buku

Kesandung Cinta Si Ulat Buku

mereka sering mengira Kota itu ramai. Tapi pada kenyataannya Kota itu tak pernah benar-benar ramai, bagi Vania rumah Vania selalu terasa lebih sunyi daripada jalanan di luar sana. Rumah dua lantai dengan pagar hitam tinggi itu berdiri megah, tetapi tak pernah terasa hangat. Dindingnya kokoh, lampunya terang, namun percakapan di dalamnya selalu singkat dan seperlunya. Vania tumbuh di antara jadwal rapat dan dering telepon papahnya yang tak pernah berhenti. Pria itu selalu berangkat sebelum matahari terbit dan pulang ketika malam hampir habis. Jas kerjanya rapi, wajahnya tegas, tetapi waktunya tak pernah cukup untuk duduk sebentar dan mendengarkan cerita putrinya. Di meja makan yang panjang, kursi papah sering kali kosong atau jika terisi, hanya ada keheningan yang menggantung canggung. Bagi Vania. rumah bukan tempat berbagi cerita, melainkan tempat menyimpan luka. Di sekolah, ia dikenal sebagai siswi pendiam. Senyumnya manis tapi siapa yang tahu sorot matanya menyimpan lelah yang tak dimengerti teman-temannya. Ia pernah menemukan tempat bersandar seseorang yang membuatnya merasa didengar, dihargai, dan tidak sendirian. Seseorang yang menjadi dunianya ketika rumah tak lagi terasa utuh. Namun sandaran itu runtuh. Orang yang paling ia percaya justru meninggalkannya dan menghianatinya. Sejak saat itu, Vania belajar menjadi wanita yang lebih tegar. Ia yakin bahwa ia mampu melewati semuanya sendiri. Lorong sekolah, bangku taman, dan sudut perpustakaan menjadi saksi bisu tangis yang ia sembunyikan. Hari-harinya berjalan datar hingga suatu pagi, di tengah riuh langkah siswa dan bel yang menggema, takdir mempertemukan ia dengan seseorang. Seseorang yang mampu mengerti yang terdalam yang tersembunyi di balik dirinya. Dan seseorang yang mempunyai luka yang sama. Dan di sanalah cerita Vania benar-benar dimulai di antara luka yang tak kunjung sembuh, dan harapan yang diam-diam tumbuh kembali.
Romansa
156 viewsOngoing
Read
Idagdag sa library
Aturanmu, Bukan Aturanku!

Aturanmu, Bukan Aturanku!

Aku adalah Isha, putri dari bos mafia nomor satu di Sisilia. Sejak kecil aku selalu memberontak. Ayah takut aku suatu hari bertindak gegabah dan menikah dengan orang yang tidak pantas, jadi dia langsung memberi perintah bahwa aku harus bertunangan dengan Luca, pewaris Keluarga Marino yang sedang naik daun. Meskipun ini pernikahan politik, setidaknya aku ingin memilih cincin yang kusukai. Oleh karena itu, aku menghadiri lelang keluarga mafia. Saat cincin permata penutup acara ditampilkan, aku mengangkat papan penawaran. Palu lelang bahkan belum jatuh ketika suara wanita yang arogan terdengar dari samping belakangku. "Gadis kampungan sepertimu berani ini menyaingiku? Empat miliar! Kalau tahu diri, cepat keluar sendiri." Tempat itu langsung hening selama beberapa detik, hanya terdengar suara rana kamera yang pelan. Aku menoleh dan melihat seorang wanita mengenakan gaun haute couture berwarna emas. Senyum santai menggantung di sudut bibirnya, seolah seluruh ruang lelang adalah panggung pribadinya. Belum sempat aku bicara, juru lelang sudah tergesa-gesa mengetukkan palu. "Terjual! Selamat kepada Nona Sophie yang berhasil mendapatkan cincin utama 'Bintang Abadi'!" Alisku mengerut dan amarahku membuncah. "Belum selesai dilelang sudah bisa diketuk? Tempat ini aturannya buruk sekali." Sophie berbalik dengan tatapan tajam, menilikku dari ujung sepatu hingga puncak kepala. "Aturan?" Dia mengejek, "Sayang, aku ini Sophie, adik angkat Luca, pewaris Keluarga Marino. Di sini, akulah aturan!" Aku tak bisa menahan tawa. Kebetulan sekali, Luca adalah nama tunanganku. Aku segera mengambil ponsel dan menekan nomor yang sudah kuhafal. "Luca,'adik angkatmu’ baru saja merebut cincin pertunanganku. Kamu mau gimana?"
Maikling Kwento · Mafia
28.7K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Pengantin Bos Mafia

Pengantin Bos Mafia

Aku dipilih menjadi tunangan Alexander, pewaris keluarga Mafia. Tapi di sebuah gala keluarga, Alexander terlihat jelas didekati oleh Kiara, putri seorang pedagang senjata. Kiara berbeda dari gadis terpandang yang selalu patuh pada aturan. Ia menerobos jalan-jalan dengan mobil sport yang dimodifikasi, memotong cerutunya dengan pisau tempur militer, dan meneguk wiski paling keras begitu saja. Ada keganasan liar dalam dirinya, sebuah api yang membuat Alexander tak bisa mengalihkan pandangannya. Ia mengeluh pada para tetua keluarga, "Bagaimana mungkin seorang wanita seperti itu bisa menjadi Nyonya Besar kita dan mengatur seluruh keluarga ini?" Kata-katanya penuh cemoohan atas kecerobohan Kiara, tapi matanya tetap terpaku padanya, mengikuti setiap gerakannya saat ia mengangkat gelas. Lalu, di ulang tahun Alexander, ia mengumumkan niatnya menjadikan Kiara selirnya. Kiara menolak. "Wanita di keluargaku adalah istri, bukan selir. Dan hati suamiku hanya boleh jadi milikku." Alexander datang padaku, suaranya ragu. "Alana, ini hanya soal gelar. Aku butuh kamu memberikannya pada Kiara. Tolonglah? Dia tidak mengerti tradisi keluarga kita, dan sekarang dia sedang membuat keributan soal pernikahan denganku. Kita hanya perlu menenangkannya untuk sementara. Meskipun dia nanti menikah denganku, kamu tetap yang akan mengurus urusan keluarga." Saat aku berdiri mencoba gaun pengantin, manik kristal tajam di bagian atas gaun menusuk jariku. Setetes darah mekar di atas satin putih murni. Gaun itu pun rusak, tapi pernikahan harus tetap berlangsung. Jika aku tak bisa menjadi istri pewaris, maka aku akan menjadi wanita Bos Mafia.
Maikling Kwento · Mafia
7.6K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Pilihan yang Menghancurkan

Pilihan yang Menghancurkan

Aku sedang hamil delapan bulan dan menghadiri sebuah gala amal bersama suamiku, Bos Reyhan Dirgantara, ketika keluarga saingan menyerang kami. Kerumunan langsung panik. Seseorang mendorongku hingga aku terjatuh keras ke lantai. Darah berceceran di mana-mana. Reyhan kehilangan kendali, berteriak memanggil tenaga medis, putus asa ingin menyelamatkan bayiku. Namun ketika aku terbangun, mereka sudah pergi. Keduanya. Tidak ada bayi, tidak ada Reyhan. Aku teringat pada suara tembakan, dan Reyhan melindungiku dengan tubuhnya. Rasa takut yang dingin menyelimuti dadaku. Aku memaksa diri duduk di kursi roda dan meluncur cepat menyusuri lorong. Saat itulah aku mendengar percakapan Reyhan dan dokter itu. "Bos, maafkan saya. Kami sudah melakukan segala yang kami bisa. Bayinya … tidak berhasil diselamatkan." Air mata mengalir di wajahku. Mereka membunuh bayiku. Keluarga saingan itu membunuh bayiku. Tapi kata-kata berikutnya menghancurkan duniaku! "Hanya ada satu tim medis. Saya harus membuat pilihan. Selena … dia juga sedang mengandung anakku." Reyhan menghela napas, lalu memberi perintah, "Jangan ada yang memberi tahu Kayla. Dia akan membesarkan putra Selena sebagai anaknya sendiri. Dia akan menjadi satu-satunya ahli warisku." Aku menutup mulut dengan tangan, pandanganku kabur oleh air mata saat berbalik pergi. Pria yang kucintai ternyata penuh kebohongan! Baiklah. Jika dia menginginkan perang, akan kuberikan.
Maikling Kwento · Mafia
10.8K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Akupun Menandatangani Namanya

Akupun Menandatangani Namanya

Perjanjian antar keluarga memaksa tunangan aku, Marvin Kurniawan, untuk menikah dengan aku. Orang tuaku telah meninggal. Sementara dia tergila-gila dengan Irma Fasnitan, putri dari musuh keluarga kami. Pada akhirnya, Marvin menelan seluruh kekaisaran keluargaku dan membuang aku ke dalam bahaya. Ia memamerkan Irma di sisinya, seolah wanita itu adalah trofi atas kemenangan yang berhasil diraihnya. Dua puluh tahun kemudian, aku berada di ambang kematian. Putra kami sendiri, anak aku dan Marvin yang menggenggam racun itu. Dia berkata aku tidak berguna, dan ayahnya butuh kekuatan keluarganya Irma. Lalu saat membuka mata lagi, aku sudah hidup kembali. Kembali ke hari sumpah pernikahan aku. Kali ini, untuk menyelamatkan keluargaku, aku tidak akan menandatangani namaku di perjanjian itu. Aku menandatangani namanya, Irma Fasnitan. Sedangkan aku? Aku membawa lari seluruh harta warisan yang ditinggalkan orang tuaku dan menghilang. Kali ini, aku tidak akan menjadi orang bodoh yang sekarat demi pria yang tak pernah menjadi milikku.
Maikling Kwento · Mafia
5.8K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Istri yang menjadi Gundik

Istri yang menjadi Gundik

Setelah mengetahui bahwa aku hamil, aku dengan gembira pergi ke perusahaan suamiku untuk menambahkan bayi itu ke dalam daftar penerima asuransi. Lalu, aku melihat berkas suamiku. [Pasangan: Vivi Wisnutama.] [Anak-anak: Jovan Hariyono, Salsa Hariyono.] Aku tercengang. Manajer SDM mengatakan bahwa wanita itu adalah istri sahnya, pewaris sebuah grup hotel terbesar di Pantai Timur. Anak-anak mereka sudah berusia tujuh tahun. Saat itu, dunia terasa runtuh. Dia sudah punya istri, lalu bagaimana denganku? Aku ini apa? Kekasih selama lima tahun? Teman tidur gratis? Yang paling lucu adalah aku mengandung anaknya di dalam perutku. Seorang anak yang tidak akan pernah menerima pengakuan dari ayahnya. Anak haram. Aku mengangguk kosong, seluruh tenagaku terkuras. Kupikir suamiku selamanya adalah milikku. Tapi bahkan setelah kematian, marganya juga tidak akan ada di batu nisanku!
Maikling Kwento · Romansa
3.9K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
PREV
1
...
1819202122
...
50
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status