Dermaga Kala
Kala tahu betul bahwa apa-apa yang sudah ditakar, tidak akan tertukar.
Saat seseorang yang paling ia percaya datang hanya untuk mengucap pamit, Kala belajar bahwa melepaskan bukan soal rela—melainkan soal sadar. Sadar bahwa tidak semua yang kita perjuangkan, akan bertahan. Dan tidak semua yang indah, ditakdirkan untuk menetap.
Ini adalah cerita tentang Kala, tentang hati yang belajar melepaskan tanpa harus kehilangan dirinya sendiri.