Jurnal Sang Dokter
ucap Anna.
“Se-sederhana?” tanyaku yang masih belum mengerti.
“Ya, sederhana, berci-uman, berpe-lukan, mere-mas pay-udara, o-ral, bahkan saling meng-gese-kan alat ke-lamin masing masing, itu adalah se-ks sederhana,” ucap Anna. Mendengar hal itu, aku menelan ludah, bulu kudukku pun mulai bergidik, tidak menyangka anak SMP sudah melakukan hal semacam itu.