Lelaki Pilihan Surga
“Kamu ya, paling pintar buat alasan.”
Aara tertawa.
“Kak Kei itu sangat mencintaimu, Ra.”
“Cit, yang terpilih, adalah yang paling sabar dan mau berjuang.”
“Kak Kei kan, sudah berjuang?”
“Iya, berarti sisa kesabaran!”
“Kesabaran apa lagi?”
“Sabar kalau tidak terpilih. Atau sabar menanti, menunggu jawaban.”
“Ya Allah. Ra, aku mohon, kamu jangan hancurkan harapan kak Kei. Perjuangannya sudah sangat luar biasa untuk kamu.”
Bab Populer