KINASIH
Hingga Bayu merasa waktunya sudah tepat, dia mengeluarkan hadiah yang lama disiapkan.
Namun, belum sempat dia memberikannya, Asih kembali berkata, kali ini dengan suara lirih yang masih bisa ditangkap oleh kedua telinganya.
[Maaf, Mas. Aku rasa, kita cukup sampai di sini. Aku ... aku sudah dilamar seseorang, dan kami akan menikah minggu depan.]
Bagai tersambar petir di siang bolong, Bayu terdiam dengan tatapan kosong. Tak lama kemudian, Aryo datang dengan sepeda motor yang kala itu cukup booming di kalangan anak muda.
ตอนยอดนิยม