Warisan Artefak Kuno
Begitu ia melangkah masuk ke arena, pandangannya langsung tertuju pada hamparan tanah berpasir yang luas, dikelilingi tembok-tembok istana yang telah runtuh, seakan-akan tempat ini menyimpan seribu kisah masa lalu.
Di tengah arena itu, sebuah pohon yang rimbun, tinggi, dan sangat besar berdiri megah, seolah menjadi penjaga tempat sakral ini. Semua yang baru datang segera berbisik-bisik, mengagumi kehadiran pohon yang tumbuh subur di padang gurun yang tandus.
“Itulah Pohon Bodhi Suci, yang buahnya disebut Airmata Giok Fenghuang!” seru seorang kultivator muda dengan semangat.
Bab Populer