Cairan itu bukan berwarna hitam melainkan merah pekat.
1…
2…
3…
Byuurr
Aldrich menyiramkan isi ember kepada Hugo yang berada dihadapannya. Seketika cairan merah pekat membasahi tubuh Hugo. Aroma darah yang anyir seketika memenuhi indra penciumannya.
"Surprise!" seru Aldrich.
"What the fuck?" Tangan Hugo sibuk mengusap wajahnya yang tertutupi cairah merah.