Menjadi Rebutan Putra Mahkota dan Anak Mentri
Juga dataran tinggi, hingga tidak ada penghalang Saphire untuk melihat pemandangan detik detik terbenam nya matahari.
Tidak di sadari Saphire, bahwa tangan Elgar sudah nyaman bertengger di pinggang ramping nya itu, entah sudah terbiasa Saphire hanya mengabaikan nya saja, setidak nya untuk saat ini sampai waktu yang entah kapan.
"Langit jingga itu sudah mengalahkan ku hingga semua perhatian mu tertuju pada nya." ujar Elgar, bila Saphire memperhatikan langit sore, maka yang Elgar lakukan adalah menatap ciptaan Tuhan yang menurut Elgar sempurna, ciptaan Tuhan yang ia cintai serta kagumi, ciptaan Tuhan yang dapat membuat Elgar menghabiskan rasa cintanya untuk satu orang ini yaitu Saphire.
Hot Chapters