Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan
Dua batang lilin menyala redup di kanan kiri, apinya kecil, berkedip-kedip seperti nyawa yang telah pergi terlalu cepat.
Ada semangkuk nasi putih yang dirapikan rapi, sepasang sumpit ditancapkan tegak di tengahnya. Di sisi lain, diletakkan semangkuk sup bening yang sudah mendingin, beberapa potong daging kering, serta secangkir arak murah—persembahan terakhir untuk perjalanan yang tak akan kembali. Beberapa lembar uang arwah kertas ditumpuk rapi, sudut-sudutnya terjepit batu kecil agar tak terbang tertiup angin.
인기 회차