Mag-log inMenceritakan tentang sepasang kekasih yang sudah 2 tahun hubungan mereka terjalin, dengan suka dan duka yang di lalui bersama. Hubungan kedua nya cukup membuat iri para murid di Sekolah. Tapi, Sekolah yang di tempati untuk menuntut ilmu bukan lah Sekolah biasa. Melainkan Sekolah Royal yang sangat bergengsi, sehingga memandang murid dari kasta atau seberapa berkuasa Orang Tua nya di negeri ini. Dari hal tersebut, dapat muncul konflik konflik karena kesenjangan sosial yang di rasa, bagaimana pun semua nya kembali mengenai harta dan tahta. Bahkan tidak segan, dan juga sudah tidak aneh bila ada perundungan di sana. Selagi uang ke Sekolah lancar maka semua baik baik saja. Dan sekarang, apa hubungan dari Kekuasaan dengan cinta lalu sepasang kekasih itu? "Setidak nya selama ini aku telah berhasil dengan tidak ada lelaki lain di dalam hubungan kita." "Bagaimana dengan janji kita yang akan terus bersama?" "Merelakan seluruh dunia hanya demi diri mu seorang." Penasaran dengan kisah nya, ayoo langsung baca. cover by pixabay (free) edit cover by canva
view more"Eh.""Kamu baik baik saja?" Segera Saphire berdiri dan merapikan penampilan nya walau tidak membuahkan hasil sama sekali. "Ya, sejauh ini baik baik saja." "Jangan bohong seperti itu, anak kecil saja tau kalau kamu sedang tidak baik baik saja." "Mungkin tadi iya, tapi sekarang sudah tidak apa apa, terima kasih atas perhatiannya Guru."Tatapan prihatin sekaligus kasihan itu di peruntukan untuk Saphire, tidak sekali dua kali sang Guru melihat sesuatu hal yang terjadi pada anak didiknya itu. Kadang kala penampilan nya tidak begitu rapi dengan perundungan yang sebelum nya di alami. Dan entah mengapa tetapi pihak Royal tidak juga untuk membuka mata tentan masalah ini, seakan selalu tertutupi oleh berita yang lebih besar. "Pakai sapu tangan ini, setidak nya untuk menyeka air air yang menetes." "Terima kasih lagi, aku akan menggunakan nya dan di kembalikan secepatnya Guru." "Tidak perlu terburu buru, tidak apa. Itu untuk mu saja, aku memberikan nya." "Baiklah." "Aku tidak bisa berl
Saphire berbalik, cukup terkejut karena bagaimana Elgar mengetahui keberadaan nya di hari kemarin. Apa Elgar juga mengirim seseorang untuk memata matai diri nya? "Kenapa kamu bisa tahu?" tanya Saphire. "Tidak peduli dari mana aku mengetahui nya, yang jelas, jawab pertanyaan ku Saphire." ujar Elgar. Saphire menimang nimang apakah ia harus berbohong atau tidak, kalau ia berbohong pasti Elgar sudah mengetahui kebenaran nya, bila sebalik nya Elgar pasti tidak suka karena Saphire telah berbohong. "Kemarin aku menemani Miguel berlatih." cicit Saphire. Elgar mengeraskan rahang nya. "Dan boleh aku tahu kenapa kamu melakukan nya?" tanya Elgar masih menahan dirinya. "Apa kamu di paksa?" tanya Elgar dengan Saphire yang masih terdiam karena merasa takut. "Ah sudah ku kira, kamu telah di paksa untuk ikut bersama dengan nya." ucap Elgar. "Tidak." "Lalu apa, Saphire." "Aku menemani Miguel karena atas keinginan ku sendiri, tidak ada paksaan dari Miguel ataupun dari orang lain." "Ken
"Saphire." "Ya? kenapa?" "Bisa bantu aku untuk membawa buku di perpustakaan? karena permintaan dari guru selanjutnya.""Baiklah, ayo." Bisa di hitung jari Saphire berinteraksi dengan teman teman se ruangan nya, karena ia yang selalu bersama Maria dan ia merasa cukup dengan Maria saja tidak peduli dengan yang lain, oh atau mungkin bisa di tambah dengan dua teman nya di kegiatan seni tanah liat, dan juga Miguel. Bila mengenai Elgar, itu akan menjadi hal lain yang bagi Saphire. Entah akan menganggapnya sebagai apa yang pasti ada nya Elgar di kehidupan Saphire menjadi pengaruh begitu besar pada saat saat itu. "Ini buku nya Saphire, aku sudah membagi dua nya. Jadi tidak akan berat membawa." "Kemari kan." pinta Saphire untuk bagiannya. Saphire kira perjalanan nya menuku ruangan kembali akan lancar tanpa hambatan apapun, tetapi ternyata di depan ruangan yang Saphire dan teman teman nya tempati ada sekitar tiga orang yang menunggu di sana, entah siapa yang di tunggu. "Oh, ini dia manu
"Apa kamu menunggu lama?" tanya Miguel.Posisi Saphire yang sebelumnya membelakangi Miguel, kini mereka berdua tengah berhadapan. Saphire memperhatikan penampilan yang berbeda dari Miguel, tentunya dengan memakai pakaian Olahraga klub polo nya. "Tidak, mungkin karena aku bersama teman di sini." balas Saphire."Teman?" Miguel tidak salah mendengar bukan? tidak ada siapapun di sekitar Saphire sedari tadi."Kuda mu, Miguel." "Ah, kalian sudah berteman rupanya.""Benar, tadi pun aku sempat untuk memberikan nya rumput." "Rumput? dari mana?" "Ada yang memberikan nya tadi, tidak masalah kan?" "Ya tidak apa apa." Tangan Miguel bergerak membuka pintu kandang kuda milik nya, di raih nya tali pada kuda dan menuntun ke lapangan. "Saphire, kamu bisa menunggu di sana bersama gadis lain. Buat nyaman diri mu, dan duduk di mana saja sesuai dengan keinginan mu." ujar Miguel tadi sebelum terjun ke lapangan. Mendengar penuturan dari Miguel tadi, Saphire menuruti nya. Ia menempati tempat duduk yan
Saat ini Saphire tengah berada di dalam salah satu ruangan di Istana tentunya bersama Miguel, lelaki itu yang lebih dulu mengajak nya entah apa yang akan ia perlihatkan sehingga sampai seperti ini. "Ayo masuk kemari." Miguel membuka kan pintu dan mempersilahkan Saphire untuk masuk lebih dulu, dan ia
Setelah pertemuan nya dengan Elgar, sekaligus di tenangkan Saphire menjadi lebih baik dari pada sebelum nya pada saat setelah bertemu dengan Milya. Ingin sekali berkata kasar pada sosok perempuan itu, tapi kembali lagi apalah daya dia. Dengan pakaian nya yang sebelum nya sebelum menjadi pelayan, Sap
Tak di sangka jika, yang Saphire selamatkan adalah Maria. Sepertinya Maria baru saja datang di pesta teh, ia sangat memuji penampilan cantik dari Maria hari ini.Di hadapan Saphire Maria membulatkan mata, terkejut melihat ada Saphire di sini, karena bukan kah beberapa saat yang lalu Saphire berpamita
Sejauh ini tidak ada yang membuat Saphire terbebani, semua pekerjaan yang di berikan masih bisa ia kuasai tanpa bantuan dari yang lainnya. Dan yang membuatnya heran adalah, keberadaan Maria, kawan nya itu tidak ada di mana pun. Apa Maria merubah pikiran nya untuk tidak menghadiri pesta teh ini?Padah
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.