Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

Diam artinya bahagialah, menangis artinya aku sangat mencintaimu Aku tak akan mati hanya karna ia tinggalkan Jadi berhentilah menatapku seolah aku sedang sekarat Jawabanku akan selalu dengan senyuman saat orang bertanya kabarku Tinggalkan aku sendiri, jangan temui aku Aku tak ingin memulainya kalau tahu kau akan pergi Aahhhgggg,,, PARAHHH,, nada tinggi gaes!! Tanpa diduga, ketika part nyayian balik ke reff, kakak gue sama sekali nggak ngeluarin suaranya. Dia malah ngarahin mic ke arah kita semua, yang artinya ngajak kita para penonton ikut bernyanyi. I ‘m ok, jangan menghiburku, tak perlu kasihan.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as puisi elegi
Read
+Library
Ai (Untuk Leo)

Ai (Untuk Leo)

Kau Maha Adil Sang Pencipta Raga dan jiwaku kau wakilkan Hingga kubisa tenang pada waktunya Tunggulah aku semuanya Susulanku segera kalian terima Hingga waktu itu tiba Leo terkesan dengan dengan sajak puisi yang telah ia baca tersebut. Ia yakin, puisi ini memiliki makna tersendiri dan bukan hanya sekedar karangan. Terpikir dalam pikirannya untuk mencari tahu siapa penulisnya. Maka dibukalah lagi lembaran berikutnya. "Berlarilah karena mimpimu, jangan dengarkan perkataan mereka tentang mimpimu, Biarkan mereka tidak tahu, siapa sebenarnya dirimu."
103.9K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as puisi elegi
Read
+Library
Awas, Bos Jatuh Cinta!

Awas, Bos Jatuh Cinta!

Apakah itu tidak puisi Percy Bysshe Shelley tentang segala sesuatu dalam hidup adalah sementara dan berumur pendek? Selain itu, dilihat dari bagaimana ibunya menggali tanah itu, mengapa terlihat seperti dia mengubur bunga berumur pendek? Begitu ia mencoba untuk mendekati ibunya, pelan-pelan Pomeranian ke arahnya dan mulai menggonggong. Tampaknya anjing itu mengenalinya dan sambil mengibaskan ekornya padanya.
9.3672.7K viewsCompletedAdded to Library 20.9K Times as puisi elegi
Show Reviews (100)
Read
+Library
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak?
Read All Reviews
TRASHY

TRASHY

batinnya lagi dengan helaan napas yang teramat panjang 💔 Acara pensi berlangsung riuh dan meriah. Kalau yang menebak kelompok Dianalah pemenangnya, ya! Betul, mereka menang karena bakat yang ditampilkan sangat berbeda dari kelompok lain yaitu, musikalisasi puisi. Diana menulis puisi, Lia dan seorang gadis bernyanyi, satu perempuan memainkan okulele, dan gadis kurus bernama Putri bertugas membacakan puisi buatan Diana berjudul 'Mimpi dan Ibu', yang isinya sederhana. Begini :
103.3K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as puisi elegi
Read
+Library
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Pagi: “Menulis Puisi Kehilangan” Sesi pagi ini dipandu oleh Mbak Nisa, seorang penyair yang juga pernah mengalami kehilangan mendalam. Ia meminta semua peserta menulis puisi tentang orang yang telah pergi—bukan untuk meratapi, tetapi untuk merayakan cinta yang pernah ada. Anya menulis perlahan, kata demi kata. Puisinya sederhana, tapi penuh kejujuran: Aku pernah menunggumu pulang,
102.3K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as puisi elegi
Read
+Library
Nyonya Elyse, Yang Mulia Kaisar Menginginkanmu!

Nyonya Elyse, Yang Mulia Kaisar Menginginkanmu!

bisik Dyall sebelum lidahnya turun ke surga tersembunyi Elyse, menuliskan puisi basah di atas kulit peka yang kini hanya bergetar dan basah oleh cinta gelap mereka. Setiap sentuhan, ciuman, dan gigitan Dyall adalah deklarasi perang terhadap dunia luar tak ada lagi batas, tak ada lagi aturan, hanya mereka berdua di antara gairah, dosa, dan pengabdian. Ruangan penuh suara liar: desahan Elyse yang semakin kacau, erangan Dyall yang dalam dan primal, dan suara basah tubuh mereka yang saling mencari dan menuntut.
9.885.3K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as puisi elegi
Read
+Library
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Inilah puisi yang akan ia bacakan di depan semua peserta lomba. [Terbangun aku di negeri asing tanpa peta, Di mana napas beraroma racun dan prasangka. Kulihat sepasang mata sehitam jelaga, Menatapku benci, sekaligus merengkuhku dari putus asa. Kau adalah rahasia yang dibawa angin senja, Lekas berubah arah, namun meninggalkan rindu yang begitu nyata....]
1014.4K viewsCompletedAdded to Library 546 Times as puisi elegi
Read
+Library
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

"Tapi saya di sini bukan untuk urusan pekerjaan. Saya... saya hanya butuh udara segar. Pekerjaan di kantor sangat menegangkan akhir-akhir ini." Annelise sedikit rileks. "Saya... saya mengerti." Elara melihat buku puisi yang dibawanya. "Saya lihat Anda sedang menulis. Apakah Anda... menyukai puisi?" Annelise tersipu. "Sedikit. Hanya untuk... mengisi waktu." "Saya juga!" kata Elara, nadanya tulus. "Saya baru saja selesai membaca 'Lament of the Southern Wind' karya Tuan Arion. Saya belum pernah membaca sesuatu yang begitu indah."
1023.2K viewsCompletedAdded to Library 742 Times as puisi elegi
Read
+Library
Satelliciocis Satellite

Satelliciocis Satellite

Hingga telunjuk sampai di ujung kertas kekuningan itu, ada sebuah tulisan dari pena yang jelas bukanlah catatan dari si pengarang puisi berjudul Purgatorium. Di sana, tampaklah tulisan kurus yang agak miring persis seperti tulisan seorang wanita yang kini terbaring di atas ubin sedingin tubuhnya. Catatan itu berkata, "Beberapa luka tak bisa disembuhkan. Beberapa bekas luka tak bisa hilang. Setiap melihat ke arahnya, itu justru membawa sengsara. Mengingatkan pada masa kebodohan tiada tara. Mungkin aku bisa menyembunyikan duka di balik kalvari, tapi yang kupilih adalah purgatori."
103.7K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as puisi elegi
Read
+Library
Elegi Cinta Raka dan Nana

Elegi Cinta Raka dan Nana

Yang senasib, nangis bareng yuk . Yang pertama, aku dijodohin sama juragan sapi di desa sebelah. Namanya Pak Broto, umurnya 39 tahun. Belum terlalu tua sih, tapi dia bau sapi. Hahaha ... ya iyalah bau sapi, orang dia juragan sapi. Kalau juragan jengkol, ya bau jengkol, Markisot!
2.3K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as puisi elegi
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status