Ketika Aku Memilih Dunia Gelap
Semua mata menoleh, menatap pria itu yang nasibnya kini tampak sudah pasti hancur, tinggal menunggu saatnya.
Kresna menggenggam pinggangku lebih erat. "Lanjutkan, Pastor," katanya dengan nada menantang.
Namun, Alessandro tak bisa diabaikan. Dia terhuyung menuruni lorong, akhirnya terjatuh berlutut, memegang buket bunga yang tampak lusuh dan memprihatinkan. "Saskia … aku salah. Aku seharusnya tak pernah mengkhianatimu. Aku … bodoh sekali," ucapnya, suaranya bergetar penuh penyesalan.