Sisa Cahaya di Jalan Gelap
Di dalam hatinya ia terus berdoa, agar malam panjang itu segera berakhir, agar ada cahaya yang datang setelah kegelapan yang terus membekapnya.
“Ssttt… ahhh…” desah panjang keluar dari bibir Galuh, penuh kepuasan. Ia bangkit dari ranjang, tubuhnya berkilat oleh keringat, lalu berjalan santai menuju sofa di sudut kamar. Dengan tawa kecil yang dingin, ia menjatuhkan diri ke dudukannya, merebahkan punggung, dan menyalakan sebatang rokok.
Hot Chapters