Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Salah Kenal di Rumah Hantu

Salah Kenal di Rumah Hantu

“Lia … kamu juga mulai bersemangat, ya?” Saat pergi ke rumah hantu bersama sahabatku dan pacarnya, pacarnya salah mengira diriku sebagai sahabatku, lalu menempel dari belakang. Dalam kegelapan total, tangan pria yang besar dan hangat itu menyusup dari tepi rokku dan perlahan bergerak ke atas. Napasnya di lekuk leher dan telingaku terasa panas. Dan yang paling memalukan, tubuhku justru merespons sentuhannya.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai day 18
Baca
+Pustaka
Penulis Skenario Penggoda

Penulis Skenario Penggoda

Di sudut lokasi syuting yang sepi dan jauh dari keramaian, sutradara menyudutkanku ke dinding. Seluruh tubuhku sudah lemas tak berdaya, sepenuhnya hanya ditopang oleh jari-jarinya yang kekar. "Sebagai penulis skenario, apa yang sebenarnya kamu tulis? Jari terasa kasar dan membuatmu nggak nyaman?" "Sekarang jariku sudah di dalam, coba katakan padaku, bagaimana rasanya?" Telapak tangan sutradara yang panas menempel erat, lalu tiba-tiba menekannya kuat-muat. "Aku ... mau ...."
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai day 18
Baca
+Pustaka
Selamat Tinggal Selamanya, Suamiku

Selamat Tinggal Selamanya, Suamiku

Setelah delapan tahun menikah dengan suami seorang pengacara, dia tidak pernah mau mengungkapkan kepada siapa pun bahwa aku adalah istrinya, dan bahkan tidak mengizinkan putri kami memanggilnya ayah. Dia berkali-kali melewatkan kesempatan untuk bersama putri kami demi teman masa kecilnya, dan bahkan memaafkan teman masa kecilnya yang menyakiti putri kami. Hatiku hancur, dan aku memutuskan untuk bercerai. Aku pergi bersama putriku, menghilang dari dunianya. Namun, dia tidak mau bercerai, bahkan mencariku seperti orang gila ke seluruh dunia. Tapi kali ini, aku dan putriku tidak akan pernah kembali.
45.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai day 18
Baca
+Pustaka
Masalah di Kebun Jagung

Masalah di Kebun Jagung

Di atas motor roda tiga menuju kota, kursi pengemudi yang sempit itu dipenuhi oleh aku, menantuku, dan sahabatnya. Kami bertiga berimpitan. “Sempit banget, bagaimana kalau ... aku duduk di pangkuan Paman Joni saja?” ucap sahabat menantuku itu sambil membalikkan badan dan duduk mengangkang di atas kakiku. Jalanan tanah pedesaan yang bergelombang membuatnya terus mendesah pelan. Tatapannya perlahan mulai sayu, dia menatapku dengan wajah menggoda yang tampak begitu bergairah. Sementara itu, menantuku yang melihat pemandangan ini memalingkan wajahnya dengan malu-malu, namun kedua kakinya tanpa sadar merapat kencang.
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai day 18
Baca
+Pustaka
Dusta Di Kontrakan Bersama Pacar Sahabatku

Dusta Di Kontrakan Bersama Pacar Sahabatku

“Apa? Nggak apa-apa… ah, tunggu sebentar….” Di hari hujan, aku yang basah kuyup hanya sempat menyampirkan selembar handuk, tapi tiba-tiba diriku sudah terperangkap di dalam pelukan pacar sahabatku. Seketika itu juga, tubuhku terekspos sepenuhnya di hadapannya. Napas pria itu terasa panas menyentuh kulit telanjangku dan setiap sentuhannya membuatku gemetar hebat. Di satu sisi, tanganku masih menggenggam ponsel yang tersambung dengan sahabatku. Di sisi lain, tubuhku ditindih oleh pacarnya. Aku hampir gila, entah karena rasa bersalah atau sensasi nikmat yang kurasakan. Sambil mendengarkan suara sahabatku di balik telepon, aku memejamkan mata, tak lagi mampu menahan erangan yang lolos dari mulutku….
673 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai day 18
Baca
+Pustaka
Rahasia Bibi

Rahasia Bibi

"Keponakan yang baik, tolong unduh beberapa film seru untukku. Aku sangat kesepian malam ini." Larut malam, bibiku tiba-tiba membuka pintu kamar tidurku. Dengan hanya mengenakan pakaian dalam seksi, memperlihatkan payudaranya yang penuh. Membuat aku yang sedang klimaks memuaskan diri, terkejut hingga refleks menarik selimut. "Bibi, kenapa Bibi masuk tanpa mengetuk?" Wajah Bibi memerah. "Aku lagi gatal banget. Pamanmu yang nggak berguna itu sama sekali nggak bisa memuaskanku." "Cepat carikan aku beberapa film seru, aku puaskan sendiri." Aku menyentuh alat kelaminku yang keras, berkata sambil menyeringai, "Gimana kalau aku yang bantu Bibi?"
14.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 525 kali sebagai day 18
Baca
+Pustaka
Gadis Pecandu di Rumah Sakit

Gadis Pecandu di Rumah Sakit

"Nggak ... jangan, bagian bawahku sudah nggak muat lagi, huhuhu!" Di atas ranjang pasien, aku menunggingkan bokongku yang putih bersih. Dokter sedang membantuku memeriksa masalah gangguan gairah parah yang kuderita. Namun, dia seolah sedang mempermainkanku. Telapak tangannya tak henti meremas bokong kencangku, bahkan memasukkan jarinya ke dalam. Semakin aku memohon ampun, dia tampak semakin bergairah. Tak tahan lagi, aku menoleh ke belakang. Siapa sangka, dia bukan dokter! Bukankah dia itu dosenku? Detik berikutnya, dia mendesak maju ke arahku dengan kasar!
28.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 803 kali sebagai day 18
Baca
+Pustaka
Kehebatan Ayah Mertua ku

Kehebatan Ayah Mertua ku

"Ayah, jangan, aku ini menantumu..." Setelah suamiku lumpuh karena kecelakaan, aku sering menangis di tengah malam. Ayah mertuaku karena kasihan, dia naik ke tempat tidurku di tengah malam, "Menantuku, kamu akan terluka kalau terus pakai mainan seperti itu. Ayah saja yang bantu ya." Dia kemudian mengangkat kakiku dengan kasar......
138.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai day 18
Baca
+Pustaka
Konser yang lepas kendali

Konser yang lepas kendali

"Aku mohon, Kak. Berhenti, aku nggak kuat lagi." Di konser yang penuh sesak itu, seorang pria berdiri persis di belakangku dan terus menekan bokongku. Sialnya, hari ini aku pakai rok mini sebatas pantat, sedangkan di dalamnya cuma pakai celana dalam model thong. Pria itu bahkan mengangkat rokku dan menempel kuat pada pantatku. Suasana makin heboh, seseorang di depanku menabrakku sampai aku mundur selangkah. Tubuhku mendadak menegang, rasanya seperti ada sesuatu yang tiba-tiba masuk…
10.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai day 18
Baca
+Pustaka
Mimpi Buruk Di Depan Bar

Mimpi Buruk Di Depan Bar

“Jangan buka bagian sana, kita masih di jalanan, aduh memalukan sekali!” Di depan sebuah bar pada tengah malam, aku dan pacarku mabuk berat hingga tersungkur di pinggiran trotoar. Hal yang tak kusangka adalah pacarku tiba-tiba menindih bokongku dan mulai menarik celana dalamku. Aku mengenakan rok pendek dan hanya ada selapis kain tipis di dalamnya. Jika sampai terlepas, bukannya semuanya akan terlihat oleh orang-orang? Baru saja hendak menolak, tapi saat aku menoleh ke belakang, barulah sadar bahwa ternyata pria ini bukan pacarku. ….
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai day 18
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1718192021
...
39
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status