TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU
“Ya Allah, Mas. Jadi kamu siapkan semuanya?”
“Sudah Mas bilang, Mas janji akan jadi suami siaga untuk kamu dan anak-anak kita. Tidak perlu menunggu besok. Tapi mulai detik ini. Detik di saat kamu sudah mau menerima Mas kembali. Terima kasih, ya, Sayang.”
Aku masih menatapnya takjub.
“Yuk, Mas antarkan sampai depan kamar. Ini berat kalau di bawa naik tangga,” ucapnya mengerling menggoda.