Short
Mimpi Buruk Di Depan Bar

Mimpi Buruk Di Depan Bar

By:  RichyCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
7Chapters
3views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

“Jangan buka bagian sana, kita masih di jalanan, aduh memalukan sekali!” Di depan sebuah bar pada tengah malam, aku dan pacarku mabuk berat hingga tersungkur di pinggiran trotoar. Hal yang tak kusangka adalah pacarku tiba-tiba menindih bokongku dan mulai menarik celana dalamku. Aku mengenakan rok pendek dan hanya ada selapis kain tipis di dalamnya. Jika sampai terlepas, bukannya semuanya akan terlihat oleh orang-orang? Baru saja hendak menolak, tapi saat aku menoleh ke belakang, barulah sadar bahwa ternyata pria ini bukan pacarku. ….

View More

Chapter 1

Bab 1

Namaku Rachel, mahasiswa baru di sebuah kampus seni.

Sejak punya pacar, aku selalu pergi ke bar setiap akhir pekan.

Setiap kali alkohol mulai terasa, gairahku menjadi semakin kuat.

Perlahan-lahan, aku pun tenggelam dalam suasana seperti itu.

Akhir pekan ini pun tiba lagi. Aku dan pacarku, bersama beberapa teman pergi minum di bar dekat kampus.

Di dalam bar, banyak sekali pria tampan dan wanita cantik.

Demi menjaga gengsi pacarku, aku sengaja mengenakan kemeja berpotongan V yang dalam, menonjolkan bagian dadaku yang montok dan bulat, memperlihatkan lekukan yang dalam.

Suasana di bar sangat terbuka, atmosfer yang panas langsung membuat hatiku terasa gelisah.

Beberapa pria di sofa diam-diam melirik ke arah dadaku.

Tatapan mereka yang tajam membuat hatiku bergejolak.

Setelah minum beberapa gelas, sikap dan perilaku semua orang jadi lebih lepas.

Salah satu pria di sana yang katanya seorang dosen dari kampus sebelah bernama Calvin.

Dia berceletuk, “Mahasiswiku semuanya sangat genit, semuanya berlomba-lomba ingin dipermainkan olehku.”

Perkataannya membuatku merasa agak jijik dan agak berlebihan.

Kemudian, seorang perempuan di sampingnya bertanya,

“Benarkah? Untuk apa mereka itu sampai berlomba-lomba untuk dipermainkan kamu?”

Calvin tertawa dan menjawab,

“Karena mereka belum pernah melihat yang sebesar milikku.”

Begitu kata-kata itu keluar, semua orang di sana langsung terkejut dan kagum.

Bahkan ada gadis yang menjulurkan tangan untuk mencoba meraba ukurannya.

Bahkan hatiku pun agak goyah. Jakun Calvin sangat besar dan ciri maskulinnya sangat jelas.

Pria seperti itu biasanya juga memiliki kemampuan yang kuat dalam hal tersebut.

Sebaliknya, meskipun berwajah polos, pacarku tak mampu memuaskanku.

Setiap kali aku belum merasakan apa-apa, dia sudah memakai celananya kembali.

Perbandingan ini membuatku merasa agak gelisah.

Setelah minum cukup banyak, kami mulai merasa pusing.

Begitu keluar dari bar, dunia sudah terasa seperti berputar.

Di bawah pengaruh alkohol, tubuhku terasa seperti sawah yang kekeringan, sangat membutuhkan hujan musim semi untuk membasahinya.

Aku hanya ingin segera pergi ke hotel bersama pacarku untuk melampiaskannya.

Namun, baru berjalan dua langkah, tiba-tiba kepalaku terasa sangat pusing.

Kakiku lemas dan seluruh tubuhku tersungkur di pinggiran trotoar.

Sialan! Aku ini primadona kampus yang polos. Menginap di pinggir jalan saat malam hari, kalau sampai terlihat orang bisa gawat.

Bagaimana aku bisa mempertahankan citraku di kampus?

Namun yang lebih tak kusangka, pacarku juga mabuk berat. Dia tiba-tiba memelukku dan kedua tangannya terus-menerus meraba ke dalam rokku.

Ini di jalan raya! Tenaganya sangat besar, aku sama sekali tak bisa melepaskan diri.

Aku hanya bisa berseru dengan lemas,

“Ini bukan hotel, jangan lepas bajuku di sini. Bagaimana kalau ada yang lihat?”

Namun, pacarku seolah tak mendengar, gerakan tangannya tetap tak berhenti.

Sebuah tangan besar sudah menyelinap masuk ke dalam rokku, meremas bokongku yang bulat dengan kuat.

Aneh, sejak kapan telapak tangan pacarku jadi setebal dan sekuat ini?

Remasannya membuat seluruh tubuhku menegang, tapi anehnya terasa cukup nyaman.

Aku menoleh ke sekeliling. Untungnya sudah sangat malam, tak ada orang di sekitar.

Jadi, aku membiarkan pacarku meraba-raba tubuhku.

Bagaimanapun, sensasi nikmat seperti ini jarang terjadi. Aku tak ingin menyia-nyiakan kesempatan bagus ini.

Melihat aku tak melawan, pacarku menjadi semakin berani.

Dia menindih tubuhku, menempel padaku dengan aroma alkohol yang menyengat.

Aku bahkan bisa merasakan hembusan napas beraroma alkohol dari hidungnya.

Yang lebih parahnya lagi, kedua tangannya melingkar dari belakang punggungku, meremas kedua dadaku dengan kuat.

“Uhh… jangan di sini… masih ada orang. Bukankah lebih baik kalau kita ke hotel saja? Biar aku yang bayar kamarnya.”

Pacarku tetap diam dan tangannya malah menyelinap masuk dari dalam kemejaku!

Karena aku memakai baju kerah rendah, dia cukup mudah untuk mengulurkan tangan ke dalam.

Buah dada yang padat itu berubah-ubah bentuk di bawah remasan telapak tangannya.

Remasannya membuat seluruh pori-pori tubuhku terbuka, menimbulkan sensasi nikmat yang belum pernah kurasakan sebelumnya.

Sejak kapan teknik pacarku menjadi sehebat ini? Remasannya membuat tulang-tulangku terasa lemas.

Terutama bagian pentilnya, itu memang sangat sensitif.

Dia menggunakan jarinya untuk memelintir dan mempermainkannya dengan sangat cepat.

Bagian pentil pun langsung mengeras.

Aku berusaha sekuat tenaga menahan rasa geli di tubuhku, menutup mulutku agar tidak ada rintihan yang lolos.

Mungkin karena pakaian yang ketat membatasi gerakan jarinya, detik berikutnya, dia tiba-tiba menarik kemejaku dan menyentaknya ke bawah dengan kuat….

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
7 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status