Pesan Kotor Di Laptop Anakku
“Titip aku juga boleh. Nggak usah ke rumah Dinda, deh. Kamu ngerti kan, kalau mamanya itu galak dan suka marah-marah? Aku aja, nggak berani main ke rumah dia. Palingan dia aja yang ke sini. Soalnya, mamanya si Dinda paling nggak suka ada yang main ke rumah mereka. Dinda bilang sih, orangtuanya emang super pelit. Makanan aja dijatah buat Dinda dan adik-adiknya. Parah, ya?”
Aku tertegun mendengarkan ucapan Kikan. Klop! Ini betul-betul hoki tersendiri buatku. Kikan yang baik hati dan sulit menolak permintaan, sedangkan Dinda si baik hati nomor dua dan datang dari latar belakang keluarga yang medit. Mereka berdua sepertinya akan sangat mudah untuk kuajak bekerja kepada Daddy. Kikan maupun Dinda