Jurnal Sang Dokter
Itu seperti sebuah penghinaan, terhadap wanita yang seharusnya sangat dihargai dan dihormati.
Devina mulai sadar dan memiliki tekat untuk berhenti, apalagi dia melakukan semua itu tanpa bayaran sepeserpun, hanya demi mendapat nilai baik, sebagai tanda bahwa Devina pernah menjadi mahasiswa terbaik, kebanggaan, bukan sebagai tanda dia pernah belajar dan menyerap semua pengetahuan yang ada.