Gadis Terhina Menjadi Terhormat
Setelah keduanya pergi, aku menjatuhkan tubuhku di atas kasur, rasanya tubuh ini tidak ingin kubangunkan lagi, andai ada pintu rahasia ingin rasanya kabur dari rumah dan pergi sejauh mungkin.
Aku merasa berada dalam situasi penghinaan tertinggi dalam hidupku, bukan karena lelaki yang ingin melamarku itu tua dan duda, tapi aku merasa keluargaku tidak menghargaiku sama sekali, mereka sedikit pun tidak memikirkan perasaan hatiku.
Pernahkah mereka sedikit saja menghargai perasaan dan hati wanita yang tidak beruntung ini, haruskah aku memohon dan bersimpuh untuk mendapatkan semua itu, tapi apakah aku harus melakukan hal seperti itu?
Hot Chapters