Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Half You

Half You

Rubby berpikir keras dan saat yang bersamaan Keyond mengintrupsi mereka. Keyond melihat lampu warna merah di ruang bawah tanah itu menyala. "Ada yang datang. Matikan lampu nya sekarang !" Kenan langsung mematikan lampu ruangan bawah tanah itu. Dan Veila berlari mematikan saklar rumah. Sementara Aldric dengan cepat melihat layar ponselnya. Dari sistem ponsel nya dia bisa tahu cctv sekeliling rumah eliot.
1010.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 358 Beses bilang detective conan: quarter of silence
Read
+Library
Detektif

Detektif

Dia mengerjakan catatan sambil berpikir, mungkin ini adalah petunjuk penting yang bisa membuka jalan untuk mengungkap misteri ini. Ketika **Rizal**, detektif lapangan yang sudah berada di TKP sejak pagi, tiba di ruang tamu, dia membawa secangkir kopi dari kedai favorit di dekat kantor. Rizal adalah orang yang berpengalaman dan terkenal dengan ketajaman instingnya dalam menangani kasus-kasus sulit. “Dimas, aku bawa kopi untukmu,” kata Rizal sambil menyodorkan cangkir kopi. “Aku tahu betapa pentingnya kopi pagi ini.”
101.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 26 Beses bilang detective conan: quarter of silence
Read
+Library
Kesendirian

Kesendirian

Aku berusaha tahan nafas untuk tidak mencium baunya, tapi tetap saja tidak bisa. Maka dari itu aku muak sekali dan tidak bisa terlelap untuk tidur siang ini. Tetangga sebelah memang tidak tahu ya, kalau aku tidak tahan akan baunya. Aku keluar dari kosan dan duduk santai di teras depan. “Hai, Nak melamun aja, nih.” Ucap Pak Satpam. “Ya, Pak. Pak mencium sesuatu yang menyengat tidak?”
102.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 59 Beses bilang detective conan: quarter of silence
Read
+Library
Catatan Detektif Kematian

Catatan Detektif Kematian

Ervin segera membalas, menatap Edith yang kini berbalik dan dalam beberapa saat punggung perempuan itu menghilang di balik pintu kayu kamar Ervin. Setelah kepergian sang kakak, lelaki itu segera membuka salah satu dari surat-surat yang baru saja diberikan oleh perempuan tersebut. Salah satu surat yang paling mencolok di sana, amplop kulit berwarna coklat tua. Tampak begitu misterius namun mencerminkan kesan eksentrik di antara surat-surat yang ada. Tanpa berpikir dua kali, Ervin segera membuka benda itu, mengeluarkan secarik kertas lusuh dari sana sebelum membaca tiap coretan tinta yang tertera pada benda tersebut.
1.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 40 Beses bilang detective conan: quarter of silence
Read
+Library
Marga Kuromori

Marga Kuromori

“MINRA PUTRIKU, SUMIYE! MINRA PUTRI KANDUNGKU! KAU APAKAN PUTRI KANDUNGKU?! JAWAB!” “Hei! Lebih baik kau ceritakan tentang dosamu membunuh anak itu!” desak Pak Daichi. Ichida dan Toru hanya terdiam, tidak ribut seperti yang dilakukan oleh teman-temannya sebab mereka berdua masih baru masuk ke dalam dunia konspirasi yang dibuat Atsutshi. Dengan tenang, Atsutshi melempar pisau kunai, lesatnya pisau itu hampir mengenai pipi kiri Pak Orochi. Mereka terkesiap dengan tindakan pemuda itu yang terlalu gegabah. Sedangkan Ichida memperhatikan pisau kunai yang telah tertancap di dinding. Kunai itu sangat familier bagi Ichida.
103.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 128 Beses bilang detective conan: quarter of silence
Read
+Library
MISTERI DI PULAU DEWATA

MISTERI DI PULAU DEWATA

Di ruang bawah tanah yang gelap itu, sebuah siluet muncul, memecah keheningan dengan suara langkah kaki yang berat. "Jadi akhirnya kita bertemu," ujar Detektif Muda dengan suara yang tenang, tetapi penuh dengan ketegasan. Siluet itu mengangguk, memancarkan aura kepercayaan diri yang tidak diragukan lagi. Mereka saling menatap, seperti dua penjelajah dalam lautan kegelapan yang mengetahui bahwa hanya satu dari mereka yang akan keluar dari konfrontasi ini sebagai pemenang. "Kau tahu apa yang harus dilakukan, serahkan dirimu," tambah Detektif Muda, matanya memancarkan tekad yang tak tergoyahkan.
2.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 92 Beses bilang detective conan: quarter of silence
Read
+Library
Secret Night

Secret Night

ucap Kenny pelan yang hanya dijawab dengan gumam tidak jelas. Kenny menatap lekat wajah Calvin dalam remang gelap yang terlihat sangat mempesona. Tanpa sadar tangannya telah terulur untuk menyingkirkan rambut yang menutupi kening. Dia terkejut ketika mata Calvin terbuka dan mendapati dirinya, seperti pencuri yang ketangkap basah, dia segera menarik tangannya. “Ada apa denganku? Kepalaku terasa berat?” gumam Calvin serak.
1017.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 553 Beses bilang detective conan: quarter of silence
Read
+Library
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status