Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MY TOXIC Husband

MY TOXIC Husband

“Jangan terlalu senang mempermainkan hati yang benar-benar jatuh cinta kepadamu karena suatu saat nanti setelah ia memutuskan untuk pergi, kamu akan menyesalkan hal itu.”Quensa Valery Tzana “Kita sering melihat sesuatu itu lebih berharga, saat kita mengetahui ia sudah hilang dan dimiliki oleh orang lain.” Aksara Emiliano Addison “Cinta sejati bukan tentang menemukan orang yang sempurna, tetapi tentang melihat orang yang tidak sempurna dengan sempurna.” Kaiden Rexza Pranaja
Romansa
101.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Aku meninggal di hari aku memenangkan Penghargaan Doktor Medis Global. Tiga jam setelah kematianku, orang tua, kakak laki-laki, dan tunanganku baru saja pulang dari pesta ulang tahun ke-16 adik perempuanku. Ketika adikku mengunggah foto keluarga kami saat merayakan ulang tahunnya di media sosial, aku sedang terbaring di ruang bawah tanah yang tertutup rapat dan berlumuran darah. Aku mencoba menggunakan lidahku untuk menggeser layar ponsel dan meminta bantuan. Di antara kontak darurat, hanya tunanganku yang menjawab panggilanku. Artinya orang tua dan kakakku telah memblokir nomorku. Begitu telepon diangkat, tunanganku hanya mengucapkan satu kalimat, “Karin, pesta ulang tahun Lina yang ke-16 itu sangat penting. Jangan pakai alasan nggak masuk akal untuk cari perhatian kami dan bersikap manja lagi!” Dia menutup telepon dan memutus harapan terakhirku untuk bertahan hidup. Jantungku berhenti berdetak karena nada sibuk telepon. Ini adalah ke-100 kalinya mereka memilih adikku, ke-100 kalinya mereka mengabaikanku, mengecewakanku, dan ini juga yang terakhir. Aku terbaring di dalam genangan darahku sendiri, merasakan napasku perlahan berhenti. Mereka mengira aku kabur dari rumah lagi sebagai alasan untuk melampiaskan ketidakpuasanku. Mereka pikir bahwa selama mereka memberiku pelajaran, aku akan kembali dengan patuh seperti 99 kali sebelumnya. Sayangnya, itu tidak akan terjadi kali ini. Karena aku tidak pernah meninggalkan rumah, aku terus terbaring di ruang bawah tanah rumahku.
Short Story · Realistis
14.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Aku Tak Punya Siapapun Lagi

Aku Tak Punya Siapapun Lagi

Dokter berkata, aku hanya sisa tiga hari. Gagal hati akut. Satu-satunya harapan adalah uji klinis yang sangat berisiko, peluang terakhir dan paling tipis bagiku untuk bertahan hidup. Namun, suamiku, David, malah memberikan kuota yang tersisa kepada adik perempuan angkatku, Emma, yang juga merupakan ibu baptis putriku. Kondisi penyakitnya masih dalam tahap awal. Dia bilang itu adalah “pilihan yang tepat” karena dia “lebih pantas untuk hidup.” Aku pun menandatangani dokumen untuk menghentikan pengobatan dan meminum obat pereda nyeri berdosis tinggi yang diresepkan oleh dokter. Ganjarannya adalah organ dalamku akan gagal berfungsi dan aku akan kehilangan nyawa. Ketika aku menyerahkan perusahaan perhiasan dan rancangan desain yang telah aku kerjakan dengan susah payah kepada Emma, ayah dan ibu memujiku karena menjadi “kakak perempuan yang baik”. Ketika aku setuju untuk bercerai dan membiarkan David menikahi Emma, David mengatakan “akhirnya aku bersikap perhatian”. Ketika aku membiarkan anakku untuk memanggil Emma dengan sebutan ibu, anakku bertepuk tangan dengan gembira dan berkata, “Emma adalah ibu yang lembut dan baik.” Ketika aku memberikan semua hartaku kepada Emma, seluruh keluargaku menganggapnya wajar dan tidak melihat sesuatu yang aneh pada diriku. Aku sangat penasaran, apakah mereka masih bisa tertawa setelah mendengar berita kematianku?
Short Story · Realistis
11.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Lepas dari Keluarga, Hilang di Laut

Lepas dari Keluarga, Hilang di Laut

Untuk ke-99 kalinya tunanganku, Javier, menutup teleponku. Aku menyeret diriku menuju gereja keluarga sambil menggenggam erat hasil diagnosis gagal ginjal stadium akhir di tanganku. "Pastor, aku ingin melepaskan diri dari Keluarga Pramudya dan membatalkan pertunanganku dengan Javier Laksmana." Belum sempat kata-kata itu benar-benar meninggalkan bibirku, orang tuaku tiba-tiba menerobos masuk bersama adik angkatku, Tasya. Ayahku, seorang penasihat mafia, tidak ragu sedikit pun. Dia menamparku keras, tepat di depan pastor. "Tunanganmu adalah seorang pewaris Mafia yang dihormati di dunia kita, dan kamu memilih untuk menghina dia!" "Kamu mencoreng nama keluarga kita di depan seluruh organisasi!" Ibuku merebut hasil diagnosis dari tanganku, lalu mencibir setelah sekilas melihatnya. "Berpura-pura sakit demi menarik perhatian lagi, ya? Apa yang kamu inginkan kali ini?" Adik angkatku, Tasya, berpegangan pada lengan kedua orang tua kami. Suaranya tersendat oleh tangis. "Aku minta maaf, Kak… Kakak boleh mengambil tempatku di gala. Tolong… jangan buat Ibu dan Ayah susah lagi!" Aku mengusap darah yang menetes dari hidungku, lalu dengan tenang mengulangi perkataanku kepada pastor, "Aku bukan lagi putri Keluarga Pramudya. Aku tidak layak menjalin pertunangan dengan Keluarga Laksmana." "Aku akan mati dalam tiga hari. Aku ingin pertunangan ini dibatalkan sebelum itu."
Short Story · Mafia
9.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Yang Paling Menakutkan adalah Cinta yang Tak Padam

Yang Paling Menakutkan adalah Cinta yang Tak Padam

“Nona Lenny, ini dokumen donasi jenazah Anda. Apa Anda yakin ingin menyerahkan tubuh Anda setelah meninggal untuk dijadikan media pembelajaran medis?” Lenny mengangguk dan menandatangani dokumen itu tanpa ragu. “Ya.” “Saya akan meninggal paling lama satu bulan lagi. Sebelum itu, saya akan menghubungi Anda untuk menangani jenazah saya. Maaf sudah merepotkan Anda.” Setelah berkata demikian, ia mengambil surat donasi itu dan berjalan keluar dari fakultas kedokteran. Di belakangnya, sekelompok dokter berbaju putih berdiri dengan mata yang sedikit memerah, lalu dengan penuh hormat membungkuk kepadanya. Saat kembali ke rumah Keluarga Wijaya, baru saja melangkah masuk, Lenny sudah mendengar suara erangan samar yang penuh keintiman. Di atas sofa, Raven sedang menindih seorang gadis bertubuh ramping, mencium lehernya. Gadis itu terengah, lalu dengan berkata gemetar, “Tuan Raven, ini adalah rumah pernikahanmu dan Nyonya Lenny. Anda bawa saya ke sini … untuk memaksa Nyonya Lenny bercerai?” Raven bersandar dengan santai dan tertawa pelan. “Memaksanya bercerai? Mana mungkin. Apa tidak ada yang memberitahumu bahwa dia adalah cinta idamanku? Aku mencintainya hingga rela mati deminya.” Gadis itu terkekeh, mengira Raven hanya sedang menyindir, lalu semakin erat melingkarkan lengannya di leher pria itu.
Short Story · Romansa
5.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Suamiku Ternyata Milyarder Penyamaran

Suamiku Ternyata Milyarder Penyamaran

Alya menikah dengan Arkan, seorang supir pribadi yang gajinya pas-pasan. Mereka menikah karena cinta meski keluarga Alya menentang keras. Setelah dua tahun menikah, Alya mulai merasa malu dengan status suaminya dan sering bertengkar soal uang. Suatu hari, Alya tanpa sengaja melihat Arkan keluar dari mobil mewah dan disambut hormat oleh puluhan orang berbaju jas. Ternyata Arkan adalah pewaris tunggal Dinastri Group, konglomerat terbesar di Indonesia! Selama ini Arkan menyamar untuk mencari cinta sejati yang tidak mengincar hartanya. Sekarang Alya harus menghadapi kenyataan pahit: dia sudah menyakiti suami yang sangat mencintainya. Arkan yang kembali ke dunia aslinya kini dikelilingi banyak wanita cantik dan berkelas. Akankah Arkan memaafkan Alya? Atau pernikahan mereka akan berakhir saat Alya baru menyadari siapa sebenarnya pria yang selama ini dia remehkan?
Romansa
405 viewsOngoing
Read
Add to library
Ah! Mantap, Sayang

Ah! Mantap, Sayang

Ibunya dibu-nuh secara misterius dan jasadnya jatuh ke jurang tidak pernah ditemukan. Ayahnya menikah lagi tak lama setelah ibunya meninggal. Dia terusir, rumahnya dikuasai ibu dan adik tirinya, hidupnya terlunta-lunta, sedangkan ayahnya tidak peduli. Hazel Adeline—memendam benih dendam selama belasan tahun. Kesempatan pun tiba, dia nekat menjebak kekasih adik tirinya—Hexa Cash River—pada malam panas penuh gairah. Hexa murka di pagi harinya begitu mendapati dirinya tanpa busana—satu ranjang pula dengan calon kakak ipar tirinya. “Sial! Kau mejebakku, huh?” “Hm,” jawab Hazel santai. Ia kemudian menunjuk perutnya yang tak terlapisi apapun, “Aku ingin benihmu tumbuh di sini.” Sebuah takdir penuh keterpaksaan memaksa mereka tinggal dalam satu atap yang sama, menjalani kontrak pernikahan tanpa cinta, tanpa kasih sayang. Hingga suatu ketika, semua berubah begitu saja. Hexa mulai membuka mata dan juga hatinya. Keadaan itu lantas memaksanya untuk memilih, bertahan atau ... lepaskan.
Romansa
104.4K viewsOngoing
Read
Add to library
Nyawaku Untuk Obatmu

Nyawaku Untuk Obatmu

Saat suamiku mengancam akan menceraikanku untuk keseratus kalinya, demi memintaku berkorban demi adikku... Aku tidak menangis atau membuat keributan dan menandatangani surat cerai tanpa banyak bicara. Aku menyerahkan pria yang telah kucintai selama sepuluh tahun kepada adikku. Beberapa hari kemudian, adikku membuat pernyataan keterlaluan di sebuah pesta, dan menyinggung keluarga yang berpengaruh. Aku sekali lagi dengan sukarela memikul tanggung jawab itu, menanggung semua konsekuensinya demi adikku. Bahkan ketika mereka kemudian memintaku menjadi subjek uji coba obat untuk penelitian adikku, aku pun menerimanya tanpa ragu. Ayah dan ibu berkata, akhirnya aku menjadi anak yang penurut dan pengertian. Bahkan suamiku yang biasanya dingin pun berdiri di samping ranjang rumah sakit, dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama, membelai pipiku dengan lembut dan berkata, "Jangan takut, eksperimennya tidak akan membahayakan nyawamu. Setelah kamu keluar, akan kubuatkan makanan enak untukmu." Tapi dia tidak tahu, mau eksperimennya berbahaya atau tidak, dia tidak akan pernah bisa menungguku lagi. Karena aku mengidap penyakit mematikan, dan sebentar lagi aku akan mati.
Short Story · Romansa
21.5K viewsCompleted
Read
Add to library
Suami yang Jahat, Ayah yang Buruk

Suami yang Jahat, Ayah yang Buruk

Setelah dijadikan bank darah oleh cinta pertama suamiku, aku sakit hingga meninggal di rumah kontrakan yang disedekahkan oleh suamiku yang merupakan konglomerat. Hari ini adalah hari ketiga setelah kematianku. Putraku yang berusia enam tahun akhirnya menyadari ada yang tidak beres. Dia bermain mainan dan jarinya terluka, aku tidak menenangkannya. Dia membuka biskuit dan menyuapkan makanan ke mulutku, aku tidak menghentikannya. Dia berbaring dalam pelukanku, mencengkeram bajuku dan memanggil pelan "Mama," aku juga tidak memberi respons. Dengan panik, dia menemukan ponselku dan menelepon suamiku yang konglomerat itu. "Papa, kenapa Mama masih tidur?" Pria itu malah mengirimkan sebuah foto dirinya sedang menyantap makan malam tahun baru bersama cinta pertamanya, lalu berkata dengan dingin, "Cuma tidur, bukan mati. Hari ini malam tahun baru, aku sangat sibuk." "Katakan pada ibu kamu yang nggak tahu diri itu, kalau dia sudah mau mengakui kesalahannya, baru datang mencariku." Telepon ditutup. Anak itu tertegun lama. Dia memungut biskuit terakhir di rumah dari tempat sampah, mematahkannya menjadi dua, lalu menyuapkannya ke mulutku. "Mama, kita juga makan."
Short Story · Romansa
2.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Jebakan Istri Lugu

Jebakan Istri Lugu

Di mata Shakir, Fara adalah istri yang harus selalu dia lindungi. Fara sering dihina dan dipandang sebelah mata oleh ibunya. Bahkan, sang ibu meragukan Fara sedang mengandung cucunya. Tanpa Shakir sadari, Fara adalah sosok yang berbeda jika sedang jauh darinya. Dia merokok, mencuri, bahkan tergabung dalam kelompok penipu profesional yang memiliki rencana untuk mengambil alih perusahaan Shakir. Fara juga harus meninggalkan Shakir setelah misinya selesai. Antara cinta dan rahasia, siapa yang akan menang pada akhirnya? Shakir atau Fara? *** IG: @prasidafai
Romansa
102.6K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
3435363738
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status