Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

Kehidupan Wa Lang di Bumi berakhir sia-sia. Miskin, sendirian, dan terlupakan. Kematiannya pun tak mulia. Namun, ternyata menjadi awal mimpi buruk baru. Ia terbangun di dunia kultivasi yang kejam, bukan sebagai protagonis berbakat, melainkan sebagai budak dengan sisa hidup sepuluh hari. Sepuluh hari sebelum jiwa dan raganya digunakan sebagai pupuk spiritual untuk menyuburkan tanaman obat para kultivator jahat. Terjebak di antara kematian kedua dan kehidupan sebagai bahan mentah, Wa Lang hanya punya satu senjata: akal sehatnya sebagai manusia modern. Dengan sisa-sisa pengetahuan kimia, fisika, dan psikologi dari Bumi, ia harus meramu, memanipulasi, dan mengakali jalan keluar dari tempat yang seharusnya tak tertembus. Ini bukan kisah tentang menjadi yang terkuat. Ini kisah tentang bagaimana seekor belalang yang cerdik dapat merobek akar pohon ek yang paling sombong.
Fantasi
10818 viewsOngoing
Read
Add to library
Penghargaan yang Diterima Saat Sang Istri Dilahap Api

Penghargaan yang Diterima Saat Sang Istri Dilahap Api

Setelah mendaftarkan pernikahan selama lima tahun, suamiku yang seorang pemadam kebakaran selalu berkata dia tidak punya waktu untuk menggelar acara pernikahan. Akan tetapi, sekarang tiba-tiba dia mengatakan ada waktu. Namun pada hari upacara, aku sama sekali tidak bisa menghubunginya. Sampai akhirnya aku melihat sebuah video di grup keluarga .... Seorang adik junior perempuan menggandeng lengannya dan menerima langsung medali "Pahlawan Pemadam Kebakaran" yang dianugerahkan oleh wali kota. Grup keluarga pun dipenuhi rasa iri. [ Pasangan Kapten Daniel memang cantik, nggak seperti istriku yang cuma bisa mengurus rumah sampai wajahnya kusam. ] [ Iya, anggun dan tenang sekali. Pasti istri yang bijak di balik kesuksesan Kapten Daniel. ] Dengan tangan kasar yang gemetar, aku hendak berkata bahwa akulah istri Daniel. Namun, tiba-tiba terdengar dentuman keras. Terjadi ledakan gas di dapur. Sambil menahan rasa sakit seperti dipanggang suhu tinggi, aku meneleponnya untuk meminta tolong. Telepon itu malah direspons dengan nada tidak sabar, "Ribut apa sih? Aku bilang mau mengadakan pernikahan cuma supaya kamu nggak datang bikin drama." "Ayah Rania gugur demi menyelamatkanku. Aku membiarkannya menerima penghargaan sebagai istriku, itu nggak berlebihan, 'kan?" Aku tertegun sejenak. Lalu, telepon itu diputus tanpa ragu.
Short Story · Romansa
2.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Siapa yang Mengerti Hatiku?

Siapa yang Mengerti Hatiku?

Oria Juanda adalah dewi kampus polos yang terkenal di Universitas Zimbra karena kesuciannya yang memesona. Di hati sekian banyaknya mahasiswa pria, dia adalah cinta pertama yang tak tergapai. Sampai hari ini, forum kampus tiba-tiba membocorkan foto-foto pribadinya. Dalam semalam, reputasinya hancur, hak beasiswa pascasarjananya dicabut, bahkan saat berjalan di jalan pun ada orang yang menanyainya, "satu malam berapa harganya". Tapi ... hanya satu orang yang punya foto itu, yaitu pacarnya: Zerian Canadi! Semangat Oria hancur, dia berlari ingin menemui pria itu untuk meminta penjelasan. Namun tepat saat hendak mendorong pintu, terdengar suara sahabat Zerian dari dalam, "Kak Zerian, jurus kamu ini benar-benar kejam. Begitu foto-foto pribadi itu dirilis, reputasi Oria segera hancur, hak beasiswanya juga lenyap. Lihat nanti apa dia masih berani bersaing dengan Chelsea soal apa pun."
Short Story · Romansa
2.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Baginda, Tuan Putri Merayumu

Baginda, Tuan Putri Merayumu

Dikhianati dan diusir suaminya, Yasmin mengalami kecelakaan—namun bukannya mati, ia terbangun dalam tubuh Yasmina Sofia Vasnel, putri tiran paling dibenci dalam sebuah novel yang ditakdirkan dieksekusi oleh tunangannya sendiri, Panglima Erion. Demi bertahan hidup dan menemukan jalan pulang, ia berusaha mengubah citra sang putri, tetapi kecurigaan Erion terus membayanginya. "Bukannya kau meminta bukti," bisik Yasmin tenang sambil membuka kancing gaunnya. "Bukti itu ada di balik gaunku!"
Zaman Kuno
105.7K viewsOngoing
Read
Add to library
Bukan Bonekamu Lagi

Bukan Bonekamu Lagi

Malam ketika Adriel diangkat menjadi bos Keluarga Mahendra, aku memberinya keperawananku. Dia adalah pewaris yang sudah dijodohkan denganku bahkan sebelum aku bisa bicara. Kami berciuman di depan jendela besar yang menjulang dari lantai sampai langit-langit, tubuh kami saling terjerat dalam panas lembap senja itu. Sentuhannya yang kasar dan tergesa-gesa membuatku sakit, tapi aku tidak menjauh. Bahkan rasa sakit itu terasa suci, seperti pengorbanan yang rela aku lakukan demi cinta. Tenggelam dalam panasnya momen itu, dia berjanji akan memberiku sepasang sepatu kristal paling indah, supaya aku bisa berdansa waltz pembuka bersamanya di upacara penobatannya keesokan hari. Tarian pertama selalu dipersembahkan untuk bos baru dan calon pengantinnya. Aku menangis bahagia, yakin bahwa tahun-tahun penantian diam-diamku akhirnya akan berakhir seperti dongeng. Tapi aku salah. Teramat salah. Keesokan paginya, aku memaksa tubuhku yang masih nyeri untuk keluar membeli ekspresso kesukaannya. Saat aku kembali, aku mendengar para lelaki bercanda. "Jadi kamu akhirnya tidur dengannya? Bagaimana rasanya bersama Vivian di malam pertamamu sebagai bos?" Suara Adriel terdengar malas penuh ejekan. "Wajahnya seperti malaikat, tubuhnya seperti iblis. Di ranjang, dia benar-benar seperti ular kecil yang menggoda." Ruangan itu langsung riuh oleh siulan-siulan genit. "Jadi, kamu benar-benar akan menikahinya, Bos Muda?" "Serius kamu pikir begitu?" Adriel mencibir. "Vivian cuma pemanasan. Setelah aku cukup berlatih, aku akan menaklukkan si putri es Keluarga Santoso. Kalau nanti aku bosan, aku selalu bisa kembali padanya dan menikahinya." Aku berdiri terpaku di ambang pintu, pandanganku mulai kabur, cangkir kopi di tanganku bergetar. Sebelum dunia gelap di mataku, aku sempat mengirim pesan sandi untuk Bos Indra Wijaya. [Om Indra, untuk promosi yang akan berlangsung tiga hari lagi, tolong pindahkan aku. Sejauh mungkin dari Adriel.]
Short Story · Mafia
12.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Meninggalkan Orang yang Kucintai Sejak Masa Mudaku

Meninggalkan Orang yang Kucintai Sejak Masa Mudaku

Saat aku bangun dari tempat tidur Ashton, dia dengan malas menyerahkan celana dalam kepadaku dan berkata, "Aku sudah ganti kata sandi pintu. Kelak, jangan datang lagi kecuali benar-benar perlu." Aku terkejut dan secara naluriah bertanya, "Kenapa?" Dia tersenyum sambil menjawab, "Dia setuju untuk jadi pacarku kemarin. Aku takut dia melihatmu dan akan marah. Aku sudah mengejarnya begitu lama."
Short Story · Romansa
3.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Cinta yang Tak Bisa Kembali

Cinta yang Tak Bisa Kembali

Di ruang tamu rumah tergantung sebuah lukisan. Lukisan itu menggambarkan suami, anak, dan adik perempuan Jasmine. Sampai akhirnya, dia mendengar anaknya sendiri berkata, "Kalau ada orang keempat di lukisan ini, pasti itu adik perempuan yang dilahirkan oleh Tante untukku." Sejak saat itu, Jasmine tak lagi memiliki alasan untuk bertahan. Dia mengajukan diri untuk menjadi mata-mata di tempat paling gelap dan paling berbahaya. Mulai hari itu, Jasmine dan mereka ... tidak punya hubungan apa-apa lagi!
Short Story · Romansa
14.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Campus Free Labor Turned Head Judge

Campus Free Labor Turned Head Judge

When I see someone asking for help in an assignment related to the entrepreneur course on the college forum, I join the group chat using a student account. I even help refine several financial models and market strategies because of my job's nature. Everyone in the group chat is excited, to say the least. Every day, they keep calling me a genius while urging me to improve the details of the whole assignment. Two months later, the assignment's quality is very close to perfection. But the group chat suddenly goes silent. I scroll through the chat history out of curiosity, only to find out that the students have already created another group chat. "That senior isn't an official teammate of ours. Let's not tell her about us using this assignment for an upcoming competition." "Precisely! Our names are the only ones on the list! She'd better not steal the credit during tomorrow's finals!" "With one less person involved, we each get an additional tens of thousands of dollars' worth of rewards!" As I look at the screen, I just let out a soft chuckle. It appears that this isn't an assignment at all. But unfortunately for these students, I happen to be one of the judges sitting at the judging station tomorrow.
Read
Add to library
I Don't Need Fake Matebond

I Don't Need Fake Matebond

I saw a trending post on a werewolf forum: "How to get your mate to break the bond with you?" The poster said he was going to lie to his mate about going on a wilderness trial, but he was really planning to run off with his "true love." I silently scoffed. What a shameless scumbag. But the next day, my Alpha mate came home, smelling of another she-wolf. "For the future of our pack, I have to go on a lone wolf trial in the wilderness," he said. "We should temporarily break our mate bond." I looked at his phony face and nodded calmly. "Okay. Whatever you say. We'll break the bond tomorrow." Later, he took the family money and his lover and disappeared. But with his parents' support, I became an executive at the family company. He blew through all the money, ditched his lover, and came crawling back to the country, trying to win me over. But by then, I was already at my engagement party with another, far better Alpha. I said it from the beginning. He was the one who chose to abandon his family. Even if he wanted to come back, this place would be nothing but his personal hell.
Short Story · Werewolf
4.6K viewsCompleted
Read
Add to library
The Day My Intern Tried to Ruin Me

The Day My Intern Tried to Ruin Me

Right after finishing a meeting, I opened a forum and saw a warning post. The location tag was our company. The title read: “Red flag! What a cheap company. Anyone who joins is a total sucker. They can’t even afford a decent coffee break.” The photo attached showed the expensive coffee and five-star desserts I had just asked my assistant to distribute to everyone. I frowned and tagged the entire group chat, asking if anyone had suggestions about the afternoon tea. A Gen-Z intern who had just joined, Julian Hayes, instantly replied with a voice message: “Boss, no offense, but these assembly-line desserts are full of trans fats. Nobody would eat them.” “A truly humane company hires a Michelin chef to cook and slice everything fresh on site. That’s what real respect for employees looks like.” I laughed in disbelief. Our company’s daily coffee break budget was thirty dollars per person—already considered top-tier in the industry. So I replied, “Since it’s impossible to satisfy everyone’s taste, we’ll cancel afternoon tea from now on and convert the budget into cash for everyone instead.” Less than five minutes later, that post was updated: “Guys, can you believe this? I made a perfectly reasonable suggestion and the lame boss immediately canceled the whole coffee break perk! This is the true face of corporate greed—can’t handle even a little bit of honesty!”
Read
Add to library
PREV
1
...
1819202122
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status