SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES
bisik Yunki masih dengan tatapan penuh kelembutan yang memuakkan.
“Aish! Kenapa aku membayangkan hal menyebalkan itu!” rutuknya menyesali sambil memasukan satu per satu pakaiannya dengan bibir mengerucut sebal. “CEO, tampan, kaya dan menjadi budak cinta. Hal-hal seperti itu, apa hanya ada di novel saja? Suamiku memang CEO, kaya dan … sedikit tampan, ta-tapi dia itu seperti kucing. Ya. Kucing salju yang dingin, menyebalkan. Astaga … mengingat wajahnya saja membuatku emosi.” Jihye kembali menggerutu dan mengutuk pria yang sudah sah menjadi suaminya itu.
Sial, seolah belum cukup buruk ... Jihye menghela napas berat tatkala menemukan salah satu roda di kopernya rusak, ditambah besi pegangannya
Bab Populer