Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mata Ketiga

Mata Ketiga

teriak Pak Bachtiar. Untungnya rumah itu berada di pojok jalan yang kelihatannya rumah di sebelah dan depannya juga kosong. Cyntia langsung masuk ke dalam rumah sambil terisak menangis. “Pak .... kamu nggak apa-apa?” tanya Cyntia khawatir. “Aku baik-baik saja bu ..... tapi mayat itu mau dikubur dimana bu??” tanya Pak Bachtiar yang kelihatan panik sekali.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai episode kagura mati
Baca
+Pustaka
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

Sebenernya kenapa sich Hangga dan Saga? Lalu apa kabar Inem? Apakah Inem masih akan mendapatkan karma-karma lainnya? Nikmati di next episode, bab 64
9.379.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai episode kagura mati
Baca
+Pustaka
Mencintai Pacar Sahabatku

Mencintai Pacar Sahabatku

Ucap Akira lirih. “Gak sama sekali sayang. Aku senang kita bisa bertemu. Kamu kenapa? Kok sedih?” Anggara meraih tangan Akira lalu mengusapnya. “Aku harap ini pertemuan kita yang terakhir.” Ucap Akira getir. Dia mencoba menahan agar air matanya tidak jatuh. *****
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai episode kagura mati
Baca
+Pustaka
Mayat Berkepala Terbalik

Mayat Berkepala Terbalik

Semua gara-gara kematian Syafira yang tidak wajar. Elang mengangkat kakinya dan melihat beberapa cacing panjang bergelantungan di atas sepatunya. Sangat menjijikan tapi hal ini tak serta merta menyurutkan niat Elang untuk mendekati gundukan hitam besar yang tinggal beberapa langkah dari tempat Elang berdiri.
913 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai episode kagura mati
Baca
+Pustaka
Surgaku Yang Hilang

Surgaku Yang Hilang

Mama keburu tidur nanti. "Iya, Mama. Ya udah, Haris matiin dulu, ya. Assalamualaikum..." ucap Haris, lalu mengarahkan kemera ponselnya itu ke wajah Qila yang sedari tadi masih duduk anteng di tengah-tengah Bapak dan juga Haris. "Dada, Oma," bisik Haris ke telinga kecil milik Aqila yang sangat menggemaskan itu.
1039.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai episode kagura mati
Baca
+Pustaka
Marga Kuromori

Marga Kuromori

“Minra meninggal.” Lemas—tenaga Eguchi seperti terkuras habis mendapati kabar duka ini. Masih tidak percaya, Eguchi menuju rumah Pak Orochi. Terlihat, tubuh kaku berbaring dilantai dan Eguchi mengenali. Matanya tak sengaja juga melihat Pak Orochi yang duduk bergeming—tatapannya kosong, tidak ada air mata mengalir sekalipun. Sedangkan Eiko dan Pak Zukida mencoba menyadarkan beliau. “Eguchi.” Seseorang menepuk pundaknya dari belakang sambil berbicara pelan, sepertinya tidak mau mengganggu keluarga yang di landa belasungkawa.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai episode kagura mati
Baca
+Pustaka
Linked Evolution

Linked Evolution

“Entahlah. Aku belum menanyakan game itu kepada mereka. Kemungkinan Jirou sudah main duluan, dia kan maniak game” Mereka pun kembali lanjut makan sarapan yang telah di siapkan oleh ibu. Televisi yang masih menyala dan menunjukan rating dari game terpopuler , tiba-tiba saja berubah menjadi saluran berita mendadak. Seorang pria pembawa berita dalam acara itu pun memberikan kabar yang cukup mengejutkan. “Selamat pagi seluruh warga Jepang. Nama saya adalah Motoharu Kuga, pembawa acara untuk kalian di pagi ini. Kami baru saja mendapat laporan mengenai kasus orang-orang yang hilang secara misterius.”
1011.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai episode kagura mati
Baca
+Pustaka
KAUM TERAKHIR

KAUM TERAKHIR

"Mati." Satu kata itu meluncur bebas dari bibir Kyana. Dengan gerakan cepat tak terduga, gadis itu telah berpindah tempat di depan seorang wanita yang tadi membicarakan ayahnya sebagai pembawa kekacauan. Dengan sekali cekikan kuatnya, sang wanita melolong kecil mencoba meminta pertolongan sebelum akhirnya tubuhnya menjadi abu tak tersisa. Kyana terkekeh pelan, puas telah melenyapkan salah satu hama tak berguna.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai episode kagura mati
Baca
+Pustaka
Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

jawab Kagura "Dia mungkin pergi menuju tempat Dewa dilangit" kata Siryu "Aku tidak tahu" kata Kagura "Sepertinya Aku harus mencainya sendiri" kata Siryu. "Ini untukmu" kata Kagura mnyerahkan 12 Mutiara berwarna-warni "Apa ini?" tanya Siryu "Itu 5 mutiara elemen dan 7 Mutiara Naga " kata Kagura "Aku tidak dapat menerimanya" kata Siryu "Simpanlah Aku menitipkannya" kata Kagura "Darimana kau mendapatkannya? tanya Siryu "Aku mendapatkannya dari seseorang" kata Kagura
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai episode kagura mati
Baca
+Pustaka
Kinan

Kinan

"Apa tak ada seorang pun pria yang telah berhasil membuat jantung berdebar?" Kinan telah selesai mendandani dirinya. "Ada," katanya tampak berpikir. "Siapa?" tanya Andini penuh harap. "Anjing milik tetangga baru kita," balas Kinan seraya melangkah ke luar kamar. Ia tertawa saat mendengar suara teriakan kesal Andini dan menghampiri ibu yang sepertinya tengah mengobrol di luar. "Ibu?"
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai episode kagura mati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status