Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
IBUKU TERNYATA HANTU

IBUKU TERNYATA HANTU

Yang tertinggal hanya wangi melati. *** Di suatu pagi yang cerah, lima orang bapak-bapak berniat memancing bersama. Mereka memarkir motor di dalam semak di pinggir jalan. Saat itu udara sedikit mendung hingga mereka merapatkan jaket karena dingin ya cukup menyiksa. Mereka dengan semangat masuk kedalam semak, karena sungai yang mereka tuju berada cukup jauh dan itu harus melewati semak belukar di sepanjang perjalanan.
9.66.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai cerpen memancing bersama teman
Baca
+Pustaka
Pesona Istri Dadakan Presdir Tampan

Pesona Istri Dadakan Presdir Tampan

ucap Mirza dengan senyum penuh kelegaan. “Jika ada waktu, kita bisa memancing bersama. Ternyata itu menyenangkan meski hanya duduk seharian menunggu umpan dimakan,” balas Aksa. Mirza tertawa, lalu membalas, “Boleh, kita bisa mengagendakannya. Sudah lama kita tidak pergi bersama juga.”
9.8295.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.2K kali sebagai cerpen memancing bersama teman
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
Aililea (din din)
Kakak, aku ada buku baru, kisah Arlo Radjasa, anaknya Alina dan Aksa, bisa dibaca bukunya di judul, Pernikahan Kontrak : Menjadi Istri Kesayangan Presdir Tampan. jangan lupa beri dukungan ke sana juga, ya. Makasih banyak (⁠ʘ⁠ᴗ⁠ʘ⁠✿⁠)
YayasanKebunAnggur
Curiga endingnya kaya Drama Short China, karakter utama perempuan memalsukan kematiannya supaya terbebas dari penderitaan dan siksaan suaminya. 5 tahun kemudian bertemu kembali, si mantan suami mengejar mantan istri mati²an, dan taraaa, mereka pun rujuk kembali dan berbahagia bersama anak² mereka ...
Baca Semua Ulasan
Hampir Dijebak Teman

Hampir Dijebak Teman

Namaku Daren Feidi, seorang pengusaha yang sudah bercerai. Selama bertahun-tahun ini aku menghasilkan banyak uang, tetapi aku kekurangan pendampingan wanita. Hidupku selalu terasa sepi. Hasrat biologis yang menumpuk, membuatku merasa sangat tersiksa. Hari ini, Norman Saga, teman SMA yang sudah lama tidak bersua, tiba-tiba menghubungi dan mengajakku makan malam.
8.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai cerpen memancing bersama teman
Baca
+Pustaka
Hanya Kau Milikku

Hanya Kau Milikku

" Franz ke sungai yang mengalir tenang dan terdapat anak-anak yang memancing ikan. "Bisa pinjam pancingan dan umpan?" tanya Franz tersenyum ramah anak tersebut menganggukkan dan memberi pancingan beserta umpan. Franz melambaikan tangan agar Dilah mendekatinya. Dilah pun mendekati Franz dan duduk disampingnya. "Kita pancing ikan agar kita bisa makan," Franz melempar mata pancingannya dan mulai memancing. "Semoga dapat banyak ikan. Aamiin," gumam Dilah berdoa dan ditanggapi senyum oleh Franz sambil berdoa dalam lubuk hatinya.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai cerpen memancing bersama teman
Baca
+Pustaka
Kakak Iparku Mencintaiku

Kakak Iparku Mencintaiku

Cocok sekali untuk menjadi pemandu, seperti sedang mendengarkan dongeng. Akhirnya mereka memutuskan untuk membagi menjadi dua kelompok. Richard dan Harvey akan kayaking, sementara Lillian dan Amara tetap di kapal belajar memancing ikan yang berkeliaran di sekitar teluk. "Seumur - umur aku tak pernah paham kenapa orang suka memancing," keluh Amara sambil memandangi pancingnya yang belum bergerak sejak setengah jam yang lalu. Sementara itu matanya yang ditutupi kacamata hitam diam - diam mengikuti kayak yang dikendarai oleh Richard. Laki - laki itu sengaja melintas tak jauh dari kapal untuk memamerkan keahliannya.
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai cerpen memancing bersama teman
Baca
+Pustaka
ART Kesayangan Tuan Rain

ART Kesayangan Tuan Rain

Haru mendekat, ikut mendengarkan cerita-cerita mereka dengan senyum kecil di wajahnya. "Papa ngajakin aku mancing lagi minggu ini," kata seorang temannya dengan antusias. "Katanya kita bakal pergi ke danau yang lebih besar. Katanya ikannya gede-gede!" "Seru banget! Aku juga diajak Papa ke bioskop nanti. Ada film baru yang seru katanya," sahut temannya yang lain dengan nada penuh semangat.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai cerpen memancing bersama teman
Baca
+Pustaka
Cinta Rahasia Sang Dokter

Cinta Rahasia Sang Dokter

Seperti kayu bakar, ember, alat pancing, dan masih banyak lagi. Emery dan Ruben berbagi tugas. Emery yang menyiapkan peralatan memasak, sedangkan Ruben yang akan memasang tendanya. Setelah tenda siap, Ruben akan memancing ikan di sungai untuk santapan makan malam mereka. “Memangnya kamu bisa memancing ikan?” Emery meragukan kemampuan Ruben. “Bisa dong! Aku pernah melakukannya beberapa kali dengan ayahku,” kata Ruben dengan bangga.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai cerpen memancing bersama teman
Baca
+Pustaka
Dikelilingi Lima Wanita, Aku Pilih Semua

Dikelilingi Lima Wanita, Aku Pilih Semua

Suaranya membuat suasana terasa damai. Entah kenapa berada di tempat seperti ini membuat kepalaku jauh lebih ringan dibanding saat berada di pabrik. Setelah umpan terpasang, kami mulai melempar kail masing-masing ke sungai. "Yang paling sedikit dapet ikan nanti traktir kopi!" teriak Abas. "Siap!" sahut Fahmi. Aku tersenyum kecil sambil fokus memperhatikan pelampung pancingku.
1013.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 531 kali sebagai cerpen memancing bersama teman
Baca
+Pustaka
Suamiku seorang Mata-Mata

Suamiku seorang Mata-Mata

Di waktu lain, mereka juga suka bermain di tepi sungai yang mengalir di bawah bukit, menangkap ikan kecil atau hanya sekadar merendam kaki di air yang jernih dan dingin. "Bayu, lihat! Aku menangkap ikan!" teriak salah satu temannya sambil memegang seekor ikan kecil yang berkilauan di bawah sinar matahari. Bayu tersenyum dan memberi selamat, menikmati momen kebersamaan dengan teman-temannya.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai cerpen memancing bersama teman
Baca
+Pustaka
Menjaga Adik Sahabatku

Menjaga Adik Sahabatku

Akhirnya, gadis ini berani bertanya dan menatap mereka tanpa menaruh curiga berlebihan seperti di awal, ke-tiganya sama-sama antusias dengan pertanyaan adik dari sahabat yang mereka kenal baik dan tulus. Firman mengangguk lebih dulu seraya menukar senyuman, kemudian diikuti oleh dua temannya yang lain. "Jelas dong, kita sering hange out bareng berlima, motoran, makan malam, basket, panahan dan banyak hal lainnya."
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai cerpen memancing bersama teman
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status