Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dihamili Suami Saudara Kembarku

Dihamili Suami Saudara Kembarku

Tangannya yang tadi pagi diperban oleh Valeria sudah mengering, tapi nyeri itu tetap terasa — bukan dari luka fisik, melainkan dari pikiran yang tidak berhenti berputar. Ia menatap jalan di depannya dengan tatapan kosong, sampai matanya menangkap sesuatu di sisi kanan jalan, sebuah toko bunga besar, dengan etalase kaca yang dipenuhi warna-warna cerah — mawar merah, putih, dan kuning, semuanya disusun dalam bentuk buket indah. Di atas pintu kaca bertuliskan “Maison de Fleur – Love Speaks in Petals”.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai ucapan papan bunga grand opening
Baca
+Pustaka
Kegelapan dibalik Kedamaian

Kegelapan dibalik Kedamaian

Ledakan! Berbagai kembang api dihidupkan dan meluncur menghiasi langit dengan bunga api yang indah. Semua orang terpukau dengan indahnya kembang api, terutama kembang api yang membentuk kata sambutan yang tertulis. "SELAMAT TAHUN BARU 1 JANUARI TAHUN PERTAMA. MENYAMBUT ERA BARU SETELAH 5000 TAHUN PERJALANAN PANJANG UMAT MANUSIA!"
10747 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai ucapan papan bunga grand opening
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Bos Suamiku

Sentuhan Panas Bos Suamiku

titah Dita lagi sambil menandatangani tanda terima, tapi tidak ada nama pengirimnya di sana. Beberapa orang pun langsung memasukkan papan bunga ke pintu masuk venue acara dan meletakkannya di tempat yang ditunjukkan oleh Dita, tempat yang sangat terlihat dan jelas dibaca. Dita sendiri masih tertawa bangga, sampai saat papan bunga itu berhasil dipasang dan senyuman Dita pun mendadak menghilang. Begitu juga dengan semua orang yang sudah membelalak membaca tulisan di papan bunga itu, apalagi Elvan dan Dita yang langsung menahan napasnya sejenak.
9.9239.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.1K kali sebagai ucapan papan bunga grand opening
Baca
+Pustaka
Berawal dari Pernikahan Tanpa Cinta

Berawal dari Pernikahan Tanpa Cinta

Saat ini, mereka sedang berada di lokasi florist yang baru diisi oleh meja dan kursi serta ember-ember kosong sebagai tempat bunga. Mereka pun mulai berbincang mengenai banyak hal. Mbak Ria, sosok yang banyak bicara dan humoris, jadi tidak sulit untuk bisa akrab dengannya. “Berarti kita udah fix ya kalau grand opening nya minggu depan. Nanti kamu cari nama yang cocok buat florist kita, Meylinda Florist juga boleh…” ujar Ran memberi usul saat hanya tinggal mereka berdua saja.
107.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai ucapan papan bunga grand opening
Baca
+Pustaka
Rahasia Nara

Rahasia Nara

Dan setelah 10 langkah dari area parkiran, kutemukan toko bunga yang dimaksud. Sebuah toko sederhana dengan papan nama berwarna kuning cerah. Tertulis di bagian atas di bawah atap bagian depan, ‘Toko Bunga Shangrila’. Di samping kiri dan kanan, terdapat pondasi dari besi yang dililitkan tumbuhan berupa sulur berwarna kehijauan. Pintu toko terbuka setengah. Menampakkan suasana bagian dalam yang juga penuh warna. Kaktus mini, mawar, anggrek, melati, bunga matahari, dan tanaman hias lain yang populer dan penampakannya sering terlihat di linimasa sosial media.
965 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai ucapan papan bunga grand opening
Baca
+Pustaka
Perfect Wife (Dangerous)

Perfect Wife (Dangerous)

Ucap Anita yang penuh perhatian. "Hm." Jawab Leanne yang langsung menutup sambungan telepon. Leanne menghampiri seorang pelanggan wanita paruh baya itu. "Selamat datang di Flower's House." Sapa Leanne menyambut ramah pelanggan pertamanya. "Apa di sini ada bunga yang seperti melambangkan cinta dan kasih sayang?" Tanya wanita paruh baya itu. "Tentu ada. Mawar putih salah satunya. Berapa tangkai yang anda perlukan, Nyonya?" Tanya Leanne.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai ucapan papan bunga grand opening
Baca
+Pustaka
BUNGA ABADI

BUNGA ABADI

sapa Azalea sambil menundukkan kepala. "Lingga bagaimana hari ini Nak?" tanya Raden Wisnu. "Baik Romo, semua berjalan dengan lancar," jawab Lingga. "Romo bangga padamu!" puji Raden Wisnu. "Ibu juga bangga padamu Le!" puji Ibu Pramesti juga. "Sugeng rawuh Kakang mas, Mbak," sapa Paman Pram sambil memeluk mereka. "Mari kita kesana, sebentar lagi acara pembukaan akan segera di mulai!" ajak Paman Pram dengan mengarahkan keluarga Kartanagara menuju panggung pembukaan.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai ucapan papan bunga grand opening
Baca
+Pustaka
Cinta Zuddilla: Izzuddin and Arsyilla

Cinta Zuddilla: Izzuddin and Arsyilla

Ujarnya tegas dan dijawab anggukan patuh dari wanita-wanita itu, sambil menjawab; "Siap, King." Tepat pukul 10 pagi, taman depan mansion besar bak istana itu, sudah disulap menjadi tenda cantik yang dipenuhi bunga sakura dan mawar segar beraneka warna yang didatangkan dari Eropa dan Jepang tadi pagi. Mawar-mawar dan bunga sakura itu sudah mengelilingi tenda dengan tema cerry blossom rose's wedding outdoor, diujung sana terdapat podium yang di tengahnya terdapat dua buah kursi kebesaran kerajaan yang di import langsung dari Inggris.
1010.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 283 kali sebagai ucapan papan bunga grand opening
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Aku menekan tombol zoom. Di tengah peta, muncul ikon baru berbentuk bunga dengan lima kelopak: MAGNOLIA GATE. Kursor di layar bergerak sendiri, menyorot ikon itu, lalu membuka jendela pop-up. ACCESS DENIED “Hanya penulis yang dapat melewati portal.” Aku terdiam. Lalu, dengan impuls bodoh yang terasa seperti takdir, aku mengetik satu kalimat:
717 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai ucapan papan bunga grand opening
Baca
+Pustaka
Ibu Susu Bisu Bayi Kembar Tuan Penguasa

Ibu Susu Bisu Bayi Kembar Tuan Penguasa

Benar saja, pada hari Senin, Sydney mendapati ruang kerjanya di kantor cabang Poseidon Exports penuh dengan berbagai warna bunga mawar. Bunga berwarna merah dengan ukuran yang paling besar, dipajang di belakang meja Sydney. “Jangan bilang ….” Sydney buru-buru mengambil kertas ucapan yang terselip dalam bunga. Sydney membacanya dengan pelan, “Maaf atas kelancanganku, Sydney. Dari, Tristan Caldwell.” Sydney memutar bola matanya malas. Wanita itu melempar kartu ucapan sembarangan dan langsung berlari ke toilet terdekat.
10359.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.6K kali sebagai ucapan papan bunga grand opening
Tampilkan Ulasan (39)
Baca
+Pustaka
prasidafai
Halo, Teman-Teman. Cerita ini sudah tamat dan sedang ada giveaway yang sedang berlangsung di Bab Epilog sampai akhir Oktober 2025. Terima kasih banyak atas dukungan dan kebersamaannya sejauh ini sampai buku ini meraih Juara 2 dalam lomba "Penguasa dan Aku" yang diselenggarakan oleh GoodNovel :)
Agnez GeraLdine
alur cerita yg sangat menarik ... suka sekali sama karakter Sydney yg jadi tangguh sekali,, dijatuhkan tetapi sabar hingga takdir berkata lain akhirnya dia menemukan kebahagiaan yg sejati.. saling melengkapi dg sang tuan penguasa ............ the best pokoknya suka sekali ... salam dari Jayapura kak ...
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status