Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TERLAHIR KEMBALI SEBAGAI LEGENDA

TERLAHIR KEMBALI SEBAGAI LEGENDA

Menjelang tengah hari, keduanya mengunjungi kota tua. Di depannya berdiri sebuah rumah tua yang megah, dengan dinding merah dan ubin hijau, dan seekor singa emas duduk di tengah. Di atasnya tergantung sebuah papan dengan empat karakter megah yang tertulis di atasnya. Kediaman Panglima Timur! Di sini, tampaknya menjadi tokoh yang sangat penting di partai penguasa dan oposisi, Kediaman Panglima Kiri Shogun bor.
1044.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai foto kanglim shinbi house
Baca
+Pustaka
RUMAH EYANG

RUMAH EYANG

Aku sangat terkejut, ternyata aku juga punya teman masa kecil di sini. Aku memandang rumah ini. Benar-benar klasik interior bagian dalamnya, termasuk perabotan di dalam rumah. Semuanya bernilai seni tinggi. Hampir semua perabotan terbuat dari kayu yang berkualitas dengan ukiran jepara klasik. "Ini kamar, Eyang." Bi Lasmi membuka pintu sebuah kamar. "Non sama Mas, masuk saja. Bibi akan siapkan makan malam," kata Bi Lasmi lagi seraya meninggalkan kami.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai foto kanglim shinbi house
Baca
+Pustaka
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

Kael menyumbat telinganya dengan noise-canceling headphone, sementara Manda berkali-kali melatih gerakan jarinya di atas udara, membayangkan duel biola yang akan dia lakukan bersama Kenji. Yoyogi: Raksasa yang Mengintimidasi Begitu bus memasuki area Shibuya dan berhenti di depan Yoyogi National Gymnasium, napas Jihan seolah tertahan. Bangunan karya Kenzo Tange itu berdiri megah dengan atap melengkung yang ikonik, tampak seperti perisai raksasa yang siap menelan siapa pun yang masuk ke dalamnya. "Gila... ini mah sepuluh kali lebih gede dari Istora," gumam Bagas sambil menatap kerumunan orang yang mulai memadati area luar.
894 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai foto kanglim shinbi house
Baca
+Pustaka
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Semua peserta mendapatkan sebuah peti yang berisikan satu gulungan kertas mengenai aturan dan hadiah yang akan didapatkan pemenang turnamen. Bara menatap rumah yang akan dia gunakan sebagai tempat tinggal sementara di Kerajaan Probo Lintang selama Turnamen berlangsung. Dia cukup salut dengan bentuk bangunan joglo yang bercorak Jawa kuno serta halaman rumah yang dipenuhi bunga dan rumput hijau segar. Bahkan di sebelah rumah sedang itu dibangun kolam kecil yang berisikan ikan dengan air jernih bagai cermin. Jarak rumah satu dengan yang lain terbilang cukup jauh dan mereka saling terhalang sekat tak terlihat. Saat peserta berusaha menerobos sekat tak terlihat itu dengan paksa menuju ke rumah pe
8.962.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai foto kanglim shinbi house
Baca
+Pustaka
Pacarku Ganteng, tapi Konyol

Pacarku Ganteng, tapi Konyol

Komen yang banyak terus sampe ratusan, biar Shin semangat ngerjain cerita ini Kalo penasaran sama visualnya Kianna sama Gior, kalian bisa main-main ke Instagramm Shin yah, @Akubebbyshin semirip apa muka Kianna sama kue mochi wkwkwkkw
1027.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 633 kali sebagai foto kanglim shinbi house
Baca
+Pustaka
Pembalasan Mantan Istri CEO

Pembalasan Mantan Istri CEO

Dia menduduki kursi yang dipakai Ibu tadi sambil matanya berkeliling menyusuri tiap sudut ruang. “Sama. Aku juga juga pengen tinggal di Ubud dan punya penginapan yang mengacu pada back to nature. Bangunanannya menggunakan bahan lokal, halamannya luas, ada kebun sayur dan binatang seperti kelinci, ayam dan…” Kumi berbicara dengan antusias dia melupakan rasa pening yang mendera kepalanya. “Ikan, kambing.” Shaka tertawa kecil meneruskan kata-kata Kumi dengan mata berbinar-binar. Dia duduk dengan relaks. Kedua tangannya di letakkan di belakang kepalanya.
1043.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai foto kanglim shinbi house
Baca
+Pustaka
Kain Basahan Basah Di Kamar Mandi

Kain Basahan Basah Di Kamar Mandi

Kain Basahan Basah di Kamar Mandi Part 14: Bersua dengan Vita [Jangan pernah meninggalkan rumahmu dalam keadaan kosong. Ada seseorang yang mengintai keberadaan rumahmu ini,] sebuah pesan chat dari nomor tidak kukenal. 'Siapa lagi yang berani mengirim pesan chat ini,' batinku kembali. "Ada apa, Nes? Kok wajahmu berubah menjadi pucat pasi."
33.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 742 kali sebagai foto kanglim shinbi house
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

“Karena langit tidak pernah menolak siapa pun. Dan bumi selalu bersedia menjadi papan tulis.” Jun Hoo memejamkan mata sejenak, lalu membuka sebuah map usang. Di dalamnya, sebuah foto tua: seorang wanita tua berkimono Korea dengan mata seperti lautan yang menyimpan musim gugur. “Itu ibuku,” katanya. “Nenekmu, Lintang. Ia tinggal di Gangwon-do, di lembah yang dinginnya memeluk tulang. Ia pernah berkata, suatu hari cucunya akan membawa cahaya ke tempat salju tak lagi percaya pada matahari.”
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai foto kanglim shinbi house
Baca
+Pustaka
Kekasih Di Balik Kabut

Kekasih Di Balik Kabut

60 Rombongan pimpinan Chyou tiba di depan rumah besar berarsitektur khas zaman dulu. Batu hitam menghiasi sisi bawah dinding, sedangkan bagian atasnya di-cat putih. Shin Fung mempersilakan semua orang memasuki ruangan. Dia penasaran, karena tidak ada seorang pun yang membuka kain penutup di wajah mereka. Selain itu, nyaris tidak ada yang berbincang. Selain Yìchèn, Qianfan, dan beberapa pengawal berselempang kain merah.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai foto kanglim shinbi house
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status