Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Bab 11: Tembok Ratapan Seowon Gerbang Perbatasan Sektor 4 berdiri seperti raksasa besi yang menelan cakrawala. Tembok beton setinggi lima puluh meter itu bukan hanya berfungsi memisahkan kemegahan Seowon dari busuknya Sektor Hitam, tetapi juga menjadi simbol keangkuhan Penasihat Kael. Di balik dinding itu, kehidupan berjalan steril dan sempurna, sementara di sisi sini, manusia membusuk dalam bayang-bayang.
953 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai fourth wall
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Jembatan Cahaya mulai memancarkan warna yang belum pernah dilihat sebelumnya—warna 'Transparansi'. "Nara, ini bukan lagi tentang dimensi lain," kata Arka dengan suara yang hampir berbisik. "Ini adalah 'The Wall of the Fourth Reality'—Dinding Realitas Keempat. Ia mulai runtuh." Dinding antara Nuranipura dan dunia nyata mulai menghilang secara fisik. Di jalanan Neo-Nexus, mulai muncul benda-benda dari kamar Anda. Mungkin ada sebuah cangkir kopi, sebuah buku, atau bahkan bayangan dari benda-benda di sekitar Anda.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai fourth wall
Baca
+Pustaka
Four Moons

Four Moons

Keesokan harinya, suasana di antara mereka masih terasa canggung, bahkan tidak ada yang berani keluar terlebih dahulu dari kamarnya masing-masing. Untungnya, hari ini adalah hari terakhir liburan, jadi nanti siang mereka akan kembali pulang dan kembali ke kehidupannya masing-masing. “Cklek…” terdengar suara pintu terbuka, dan semua orang yang masih terjaga di kamarnya langsung mencuri dengar siapakah yang akhirnya memutuskan untuk keluar kamar itu.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai fourth wall
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

"Kalian telah melihatku berdarah, kalian telah melihatku mencinta, dan kalian telah melihatku merangkak dari lumpur Jakarta. Tapi kalian melakukan kesalahan fatal: kalian lupa bahwa setiap kali kalian melihatku, kalian juga memberikan bagian dari 'Kesadaran' kalian ke dalam duniaku!" Surya mengangkat tangan kanannya yang menggenggam potongan The Master Pen. Dominasi mentalnya mencapai puncaknya saat ia memulai teknik "The Fourth Wall Breach". Ia tidak mencoba menutup lubang realitas; ia justru merobeknya lebih lebar, menarik paksa esensi dari para penonton itu masuk ke dalam hukum gravitasi dan rasa sakit yang ia kuasai.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai fourth wall
Baca
+Pustaka
Four Adventures

Four Adventures

-Four Adventure- Para tahanan istana, yang tak lain dan tak bukan adalah Negia, Corny, Celestia, dan para prajurit inti mereka tengah di tahan di halaman depan gedung itu. Mereka semua berwajah datar, menyadari bahwa mereka benar-benar tidak mendapat apa-apa. Mereka tahu bahwa akhir dari negeri ini terselamatkan. Jemima memandangi teman-temannya dengan rasa belas kasihan, tapi ia juga tidak bisa melakukan apa. Hingga pandangan gadis berkulit cokelat itu beralih ke gerbang istana karena mendengar suara sorak sorai yang begitu ramai.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai fourth wall
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status