GARA - GARA KAKAK IPAR
Laura memutar matanya, wajahnya memerah karena emosi yang sudah ia tahan.
"Kamu benar-benar tidak tau malu, ya? Berani-beraninya datang ke sini dan mengusik hidupku. Kamu tahu, Desya? Kamu itu hanya perempuan perebut yang tidak punya harga diri sama sekali. Bahkan lebih mahal harga permen karet di supermarket dari pada dirimu. Oh, atau mungkin kamu, memang benar-benar tidak ada harganya sama sekali," oceh Laura dengan segala bentuk celetukannya.
Bab Populer