Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Kedua Mafia Lumpuh (Second Wife Mr. Mafia)

Istri Kedua Mafia Lumpuh (Second Wife Mr. Mafia)

NWC
WARNING!!! 21+++ TERDAPAT ADEGAN KEKERASAN, UMPATAN, DAN ADEGAN DEWASA. PEMBACA HARAP BIJAK. . “Aku juga istrimu, David. Aku juga mencintaimu. Telah kulakukan segalanya untuk menjadi dia, hanya untuk terlihat di matamu. Tapi, kalau hanya dia yang kau mau, aku akan menyerah. Aku bukan dia. Dan tidak akan bisa menyakitimu sedalam dia.” —Alexa Valerie Albern. “Andai ada kesempatan, aku akan mencintaimu dengan lebih baik, dan memberimu seluruh cintaku, Lexa. Dan tidak akan pernah kulepaskan wanita sebaik dirimu.”—David Reagan Orlando . Tidak pernah disangka oleh seorang Alexa, ia berhasil bebas dari rumah pelacuran setelah seorang mafia lumpuh membayarnya untuk menjadi istri keduanya. Dan semua akan mudah bagi Alexa, jika ia tidak pernah jatuh cinta pada seorang David yang cintanya habis pada istri pertamanya. . Tak ada hal yang dapat terlintas dari David selain kata benci untuk istri keduanya. Jika bukan untuk menemukan dalang dibalik kecelakaan yang merenggut fungsi kaki, istri pertamanya, dan calon anaknya, David tidak akan pernah mau bertemu Alexa yang membawanya pada lubang penyesalan terhebat. . Apakah Alexa akan mau menerima David kembali yang selalu menatapnya dengan penuh kebencian? * Ikuti kisahnya hanya di Second Wife Mr. Mafia (Istri Kedua Mafia Lumpuh). Hope you like it. Mohon dukungannya :) . ©Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.
Rumah Tangga
1.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!

Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!

Di tahun ketiga pernikahannya dengan Adrian Pranadipa, Shanaya Wirajaya akhirnya mengetahui siapa wanita yang sebenarnya dia cintai. Wanita itu adalah kakak iparnya. Di malam kematian sang kakak, Adrian sama sekali tidak peduli pada Shanaya yang berdiri di sampingnya, dan malah menjadi tameng hidup untuk kakak iparnya menerima tamparan telak. Shanaya sadar, alasan Adrian menikahinya hanyalah karena dia cukup penurut dan tahu diri. Dan kenyataannya, dia memang sangat tahu diri. Tahu diri sampai-sampai urusan perceraian pun tidak sampai mengusik Adrian sedikit pun. Adrian tidak tahu bahwa dia sudah memegang surat cerai. Adrian tidak tahu bahwa dia hampir menikah dengan pria lain. Di hari ketika Shanaya berhasil mengembangkan obat mujarab untuk kanker, seluruh dunia bersorak memujinya. Hanya Adrian yang berlutut dengan satu kaki, mata memerah penuh penyesalan memohon, "Shanaya, aku salah... bisakah kamu menoleh sekali saja kepadaku?" Dia dulunya adalah pria sempurna, lembut dan terhormat, mana mungkin dia bisa salah? Shanaya melangkah mundur. Di saat yang sama, pria yang dikenal sebagai sosok paling berkuasa, dingin, tak tersentuh, dan sulit didekati, menarik pinggangnya dengan mantap. Suara beratnya menggema, tegas dan penuh otoritas. "Maaf, dia sudah mau menikah. Dengan aku."
Romansa
9.21.0M DibacaOngoing
Tampilkan Ulasan (119)
Baca
Tambahkan
Shinta Arsya
kok jadi ga seru lagi sih, kenapa harus diulur2 trs waktunya Lucien tau itu anaknya,, mau dibikin brp bab lagi,, 2 bab tambahan brp hari ini cuma jadi cerita utk memperpanjang bab aja ,, cerita yg ga penting,, kalo masih mau panjang dibikin season 2 nya aja dari pada ini tarik ulur tarik ulur trs
Sera
Alurnya bagus, tapi saat Shanaya diculik lagi ini sepertinya mengaburkan gambaran kekuasaan Lucien, masa sih Arkan kecolongan lagi, ini sedikit mengecewakan, berharap Author bisa muncul dipermukaan dgn next Bab yang lebih membahagiakan. Syg aj krn novel sebagus ini posisi larisnya malah makin turun.
Baca Semua Ulasan
Mengejar Cinta Sang Dosen Populer

Mengejar Cinta Sang Dosen Populer

"Dia siapa, Ma?" Entah kenapa aku gugup sendiri saat tanya itu mencuat. Aku belum berani melihat jelas wajahnya. Sampai Bu Tya memperkenalkanku padanya. "Ning, kenalkan ini anak sulung saya, Zen Maulana. Zen, ini Ning yang mau bantu mama bersih-bersih rumah. Dia juga mau kerja di kantin kampus." Aku yang baru saja menginjakkan kaki di anak tangga terakhir terlonjak kaget. Nama itu, tidak asing bagiku. Apa hanya sebuah kebetulan nama lengkapnya sama. Aku memberanikan diri melihat wajah anak sulung Bu Tya. Seketika kotak yang kupegang jatuh membuat isinya berhamburan. Rasa-rasanya kepalaku bagai dihantam palu. Aku tidak menyangka akan bertemu laki-laki masa lalu di rumah besar ini. Nasib yang menurutku baik bertemu Bu Tya ternyata disertai kejutan besar bertemu orang yang membuatku tidak tenang di tiga tahun terakhir hidupku. "Zen? Dia benar-benar Zen yang sama, Zen Maulana." Tanganku mendadak tremor. Bulir keringat sebesar biji jagung bermunculan. Bahkan tenggorokan terasa tercekat. Aku dilanda ketakutan seperti seorang penjahat yang menanti eksekusi hukuman. Pandangan mulai mengabur dan gelap. Lutut lemas seolah tak bertulang, aku terhuyung. Sebelum kesadaranku hilang, sayup-sayup telingaku menangkap suara. Nama panggilan yang biasa Zen sebut untukku. "Han!" Simak ceritanya, yuk.
Romansa
1024.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
MENIKAH DENGAN SULTAN

MENIKAH DENGAN SULTAN

“Aku mau beli semuanya!” ucap lelaki itu lagi. “T—tapi, Bang … yang ini pada rusak!” ucap Rinai canggung. “Meskipun bentuknya hancur, rasanya masih sama ‘kan? Jadi aku beli semuanya! Kebetulan lagi ada kelebihan rizki,” ucap lelaki itu kembali meyakinkan. “Makasih, Bang! Maaf aku terima! Soalnya aku lagi butuh banget uang buat biaya Ibu berobat!” ucap Rinai sambil memasukkan rempeyek hancur itu ke dalam plastik juga. “Aku suka perempuan yang menyayangi ibunya! Anggap saja ini rejeki ibumu!” ucap lelaki itu yang bahkan Rinai sendiri belum mengetahui siapa namanya. Wira dan Rinai dipertemukan secara tidak sengaja, ketika lelaki keturunan konglomerat itu tengah memeriksa sendiri ke lapangan tentang kecurigaan kecurangan terhadap project pembangunan property komersil di salah satu daerah kumuh. Tak sengaja dia melihat seoarng gadis manis yang setiap hari berjualan rempeyek, mengais rupiah demi memenuhi kebutuhannya dan sang ibu. Mereka mulai dekat ketika Rinai menghadapi masalah dengan Tasya---saudara tirinya yang seringkali menghina dan membullynya. Masa lalu orang tua mereka, membuat Rinai harus merasakan akibatnya. Harum---ibunda Rinai pernah hadir menjadi orang ketiga dalam pernikahan orang tua Tasya. Tasya ingin menghancurkan Rinai, dia bahkan meminta Rendi yang menanangani project pembangunan property komersil tersebut, untuk segera menggusur bangunan sederhana tempat tinggal Rinai. Dia tak tahu jika lelaki yang menyamar sebagai pemulung itu adalah bos dari perusahaan tempat kekasihnya bekerja. Wira dan Rinai perlahan dekat. Rinai menerima Wira karena tak tahu latar belakang lelaki itu sebenarnya. Hingga pada saatnya Wira membuka jati diri, Rinai benar-benar gamang dan memilih pergi. Dia merasa tak percaya diri harus bersanding dengan orang sesempurna Wira. Wira sudah frustasi kehilangan jejak kekasih hatinya. Namun tanpa disangka, takdir justru membawanya mendekat. Rinai yang pergi ke kota, rupanya bekerja menjadi ART di rumah Wira. Bagaimanakah kisah keduanya? Akankah Rinai kembali melarikan diri ketika tahu jika majikannya adalah orang tua Wira?
Romansa
9.9258.2K DibacaTamat
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
Tambahkan
Novan Sulistiawan
Sangat bagus, menginspirasi dan banyak sekali pesan pesan moralnya. Ceritanya nggak bertele-tele dan Semoga kedepannya author makin sukses dengan kisah2 positif lainnya. Terimakasih banyak atas karya nya ...
Mang Tarja
ceritanya seru dan menarik.. saya suka dgn alur cerita yg tidak monoton terutama bisa buat jantung kaya naik roller coster terimakasih sudah mengisi waktu luang saya dgn cerita sebagus ini saya ikuti terus cerita2 yg lain dari author ini sampai selesai.
Baca Semua Ulasan
Menjadi Istri Mantan Bos

Menjadi Istri Mantan Bos

Onynaga
"Hei, ini hanya tali!" Anak lelaki itu sudah berkeringat dingin ketika gadis cilik itu telah membuka tali tambang plastik di pergelangan kaki. Wajahnya pucat pasi seperi mayat, tubuhnya gemetar dan napasnya memburu persis seperti seseorang yang sedang berlari jauh. Gadi kecil telah berhasil membuka ikatan di kedua kakinya. "Ini hanya tali bukan ular! Tali ini tidak akan menggigitmu." Gadis cilik bergaun putih dengan pita di surai panjangnya menunjukkan tali tambang plastik tepat di wajah anak lelaki yang sedang ketakutan. Sontak ia beringsut, keringat sebesar jagung mengalir deras di pipi. Wajahnya semakin pucat. "Jangan takut dan tetap diam. Aku akan membuka ikatan di tanganmu," ucapnya menenangkan anak lelaki. Gadis cilik itu beralih ke balik tubuh anak lelaki dan dengan cekatan membuka ikatan di tangan. Tampaknya ikatan itu tidak terlalu kencang, tetapi membuat bekas di pergelangan tangan terutama pada pergelangan kaki. Mungkin karena anak lelaki itu menggerakkan kaki agar bisa terlepas dari ikatan, tapi usahanya justru mengeratkan tali dan membuat bekas di pergelangan kaki. "Siapa namamu?" "Panggil aku Tari." "Tari maukah kau jadi pengantinku?" Ikuti kisah selanjutnya hanya di good novel. Sekecil apapun dukungan yang kamu berikan sangat berarti untuk Author. Salam hangat.
Romansa
103.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Kesempatan Ke 2 Hidup Wanita Teraniaya

Kesempatan Ke 2 Hidup Wanita Teraniaya

Seorang wanita yang terluka parah terbaring di kubangan berlumpur dan punggung tangannya ditindih oleh kaki seorang wanita. Hidupnya sudah berada di ujung tanduk. Dia yang telah berlumuran darah, namun matanya masih bersinar, dipenuhi dengan kebencian. Pemandangan kini menjadi sangat menakutkan di malam yang hujan badai yang deras itu. Wanita itu ketakutan setengah mati, tetapi segera memulihkan semangat balas dendamnya. Mereka siap melemparkannya ke dalam lubang, seolah-olah dia hanyalah benda sekali pakai. Namun setiap inci tubuhnya menolak untuk menyerah kepada takdir. Saat dia mulai kehilangan kesadaran, seluruh hidupnya melintas di depan matanya. Dia tidak pernah membayangkan hal ini bisa terjadi, tetapi sekarang dia tahu dan semuanya sudah terlambat. Andai saja dia tidak jatuh cinta pada orang yang salah. Andai saja dia tidak menyia-nyiakan enam tahun hidupnya, dipermalukan di penjara, hanya karena seorang pria yang berjanji akan menikahinya dan membahagiakannya. Andai saja dia tidak memutuskan hubungan dengan keluarganya tanpa ragu-ragu. Jika dia tidak melakukan semua ini, mungkin ayahnya tidak akan pernah mengalami serangan jantung, mungkin ibunya tidak akan mengalami luka bakar. Dan saudaranya tidak akan diracuni, dinyatakan mati otak, dan dikutuk untuk tetap berada dalam kondisi cacat selama sisa hidupnya!
Romansa
8.437.0K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Pernikahan Lelucon: Cinta Tulus Lenyap Bersama Abu

Pernikahan Lelucon: Cinta Tulus Lenyap Bersama Abu

Menikah selama tiga tahun, hal yang paling sering Clara lakukan adalah membantu Rendra menutupi skandalnya. Sampai suatu kali, setelah kembali membantu menyelesaikan satu lagi skandal Rendra, Clara mendengar Rendra dan orang lain mentertawakan pernikahan mereka. Saat itu, Clara tidak ingin bertahan lagi. Dia menyiapkan surat perjanjian cerai dan menyerahkannya kepada Rendra, tetapi Rendra malah berkata dengan dingin, "Clara, di Keluarga Adresta nggak ada perceraian. Kalau berpisah, itu cuma bisa karena dipisahkan maut." Dalam sebuah insiden, Rendra menyaksikan sendiri Clara terbakar hingga menjadi abu. Sejak itu, Clara menghilang dari dunia ini. .... Dua tahun kemudian, karena pekerjaan, Clara kembali ke Kota Ardivo. Dia membalas uluran tangan Rendra dan memperkenalkan diri, "Namaku Calla dari Keluarga Widjaja di Kota Gianora." Melihat wanita yang wajahnya sama persis dengan mendiang istrinya, Rendra yang pernah bersumpah tidak akan menikah lagi hampir kehilangan akal sehat dan mulai mengejarnya secara gila-gilaan. "Calla, malam ini kamu ada waktu? Kita makan bersama." "Calla, perhiasan ini cocok sekali untukmu." "Calla, aku merindukanmu." Clara tersenyum tipis. "Kudengar, Pak Rendra bersumpah nggak akan menikah lagi." Rendra berlutut dengan satu kaki, mengecup lembut punggung tangan Clara, dan berucap, "Aku salah. Tolong beri aku satu kesempatan lagi, boleh?"
Romansa
1043.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Tak Mau Lagi Menjadi Bayang-bayang Semu

Tak Mau Lagi Menjadi Bayang-bayang Semu

Karena satu kalimat yang terucap setelah pacarnya demam, Keisha berlutut menaiki 999 anak tangga di Gunung Forel demi memohon sebuah jimat keselamatan yang diyakini bisa mengusir segala bencana untuknya. Tanpa peduli lututnya yang lecet hingga berdarah karena gesekan dengan batu, dia tetap membawa jimat itu dan bergegas kembali ke rumah sakit sepanjang malam. Namun, sebelum sempat melangkah masuk ke ruang rawat, dia sudah mendengar suara tawa terbahak-bahak dari dalam. "Memang kamu yang paling jago, Kak Presley. Cuma asal bicara kalau jimat keselamatan bisa mengusir bencana, Keisha si bodoh itu benar-benar pergi berlutut!" "Semua prosesnya sudah kuabadikan dengan drone. Ckckck ... punggung Keisha yang teguh itu bahkan membuatku terharu. Kalau digunakan untuk menipu orang tuamu, pasti nggak akan ada masalah!" Di dalam ruangan, Presley yang semula bersandar di ranjang rumah sakit, langsung duduk tegak. Dia menerima ponsel itu dan menontonnya dengan saksama. Sepasang matanya yang dalam menatap layar tanpa berkedip. Mendengar suara kening membentur anak tangga yang tercampur dengan derai hujan dalam video itu, kedua kaki Keisha bergetar tanpa kendali. Napasnya terengah. Dia menatap ke arah sekelompok orang di dalam ruangan itu melalui celah pintu dengan ekspresi tak percaya.
Baca
Tambahkan
Kamu Pura-Pura Amnesia dan Tolak Nikah, Aku Nikahi Sang Konglomerat

Kamu Pura-Pura Amnesia dan Tolak Nikah, Aku Nikahi Sang Konglomerat

Empat tahun menjalani hubungan rahasia, akhirnya tiba di hari yang Ziana nantikan. Hari di mana Farel akan mengumumkan hubungan mereka. Namun, Farel justru mengabaikan nyawa Ziana demi wanita lain. Pria itu sengaja membuat kecelakaan mobil dan berpura-pura amnesia. Saat Ziana terbaring terluka di rumah sakit, Farel justru merangkul kekasih barunya. Dia juga bertaruh dengan teman-temannya bahwa Ziana akan tetap mengejar cintanya meski sudah disakiti. Farel tidak tahu, sejak Ziana menyadari bahwa amnesia itu palsu, wanita itu sudah memutuskan untuk pergi selamanya. Farel tidak tahu, saat dia memamerkan kemesraan dengan orang lain, Ziana telah membuang barang kenangan mereka. Farel tidak tahu, saat dia mendorong Ziana ke pelukan orang lain, wanita itu sedang dipojokkan dengan penuh godaan oleh pria lain. Farel tidak tahu, saat dia menunggu Ziana merendahkan diri untuk memohon padanya, wanita itu justru sedang memilih gaun pengantin. Ketika Ziana mencapai puncak kariernya dan menjadi miliarder wanita termuda di daftar orang terkaya, Farel dengan penuh percaya diri berlutut dengan satu kaki untuk melamarnya. "Ziana, ingatanku sudah pulih. Menikahlah denganku." Ziana membelai cincin berlian sepuluh karat di jarinya. Sebelum dia sempat menjawab, seorang pria dari belakang merangkul pinggangnya dengan sangat posesif. "Pergi! Kakak Iparmu nggak sudi melihat barang kotor sepertimu!"
Romansa
9.17.4K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Cinta yang Kamu Katakan, Datang Terlambat

Cinta yang Kamu Katakan, Datang Terlambat

Pacarku meninggal karena sakit. Sebelum menghembuskan napas terakhir, dia menitipkan satu-satunya adik lelakinya, Dilan Pratama, kepadaku. Aku membiayai kuliahnya hingga lulus, bahkan membantunya mendirikan perusahaan. Namun, suatu malam, setelah dia pulang dari jamuan dan mabuk berat, kami justru berakhir di ranjang yang sama. Saat aku masih diliputi kebimbangan tentang hubungan kami, pandanganku terhenti pada sebuah foto diriku yang dia pajang di meja kerja. Di sampingnya, tergeletak sebuah cincin pertunangan. Hatiku bergetar hebat. Dengan perasaan penuh harap, aku mendorong pintu ruang istirahat untuk mau membicarakan hubungan kami. Namun, begitu pintu terbuka, sebuah kamisol putih jatuh tepat di kakiku. Aku tertegun di tempat. Sementara Dilan buru-buru menyelimuti tubuh asisten wanitanya yang panik. "Riana, nggak bisakah kamu mengetuk pintu dulu?" Wajahku mendadak pucat. Aku melangkah mundur dengan kikuk, tetapi langkahku tertahan oleh suara pelan sang asisten. "Kak Riana, bisa tolong ambilkan pakaianku?" Aku tidak memedulikan sorot permusuhan di matanya. Sambil berusaha menutupi kegugupanku, aku melemparkan pakaiannya ke tempat tidur, lalu buru-buru melarikan diri. Begitu keluar dari gedung perusahaan, ponselku berdering. Peneleponnya adalah Dilan. "Kak Riana, lain kali jangan seenaknya membuka pintu kamarku." Aku hanya tertawa kecil dan mengiyakan. Sejak hari itu, aku tidak pernah lagi melangkahkan kaki ke dalam dunianya.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
2122232425
...
27
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status