Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SEBELUM BERPISAH

SEBELUM BERPISAH

Elvira dan Hendy, terikat pernikahan tanpa cinta karena perjodohan. Hidup dalam realitas yang rumit. Di balik senyum bahagia yang dipamerkan kepada dunia, mereka hidup seperti orang asing di bawah atap yang sama. Elvira, seorang desainer busana muslimah yang tekun. Sedangkan Hendy seorang dokter anestesi. Menjalani harinya dengan dingin, seolah keberadaan Elvira hanya menjadi pelengkap saja. Dua bulan yang lalu, Elvira nyaris melarikan diri dari pernikahan. Namun, tekanan keluarga membuatnya menyerah pada takdir. Sekarang terjebak dalam kehidupan rumah tangga yang absurd. Hendy dengan tubuh atletis dan kebiasaan seenaknya di rumah membuat Elvira jengah. Di balik segala sindiran tajam, ketidakpedulian, dan canda yang tidak sengaja, ada momen-momen sunyi di mana hati Elvira mulai mempertanyakan. Benarkah dia tak merasakan apapun terhadap pria itu? Ataukah kebenciannya hanyalah kedok untuk sesuatu yang lebih dalam? Apa yang sebenarnya diinginkan Hendy dari Elvira? Apakah pernikahan ini hanyalah perang dingin tanpa akhir, atau justru panggung bagi sebuah cerita cinta yang tak terduga? Lalu apa arti kehadiran dokter Herlina bagi Hendy? Keduanya se-frekwensi, sedangkan dengan Elvira berasal dari dunia yang berbeda.
10167.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai gambar orang senyum
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Ummu Syarifah
Finally, happy ending. Terimakasih kak Lis sudah menghadirkan novel yang teramat manis, sampai kadar insulin naik. Elvira akhirnya bahagia bersama dengan pak dokter Hendy. Setiap tokoh memliki karakter yang kuat, plot twist disajikan dengan apik. Recommended... siap kawal karya berikutnya
Dinlea
bom bnyak episode donk thor.. bagus bgt ceritanya suka mewek kalau sdh sampe rizal - Elvira. begitu menyakitkan di posisi rizal.. lope bgt deh rizal ini maksudnya judul novelnya sebelum berpisah dgn yg mana thor? rizal apa hendy
Baca Semua Ulasan
Penyesalan Abang dan Calon Suami

Penyesalan Abang dan Calon Suami

Pada kehidupan sebelumnya, demi sahabat baikku, abang dan calon suamiku bersekongkol untuk menghancurkan perusahaanku. Ketika melihat aku yang gulung tikar berdiri di tengah hujan deras, mereka berdiri di samping sahabat baikku sembari mentertawakanku. “Rose, kamu seperti seekor anjing saja!” Saat aku membuka mataku kembali, aku kembali ke acara tender proyek pada tiga tahun silam. Awal berdirinya perusahaan pada kehidupan sebelumnya, abang dan calon suamiku memperingatiku. Mereka tidak mengizinkan aku memanfaatkan kekuatan Keluarga Tiara dan Keluarga Qindara. Katanya, perbuatanku tidaklah adil bagi orang lain. Namun di balik itu, mereka justru menggunakan berbagai alasan untuk memberikan proyek kepada sahabat baikku demi mengembalikan senyum manisnya. Saat aku terlahir kembali, aku melihat mereka berdua sama seperti kehidupan sebelumnya, diam-diam mengambil proyek yang seharusnya menjadi milikku kepada sahabat baikku. Akhirnya aku pun telah patah semangat. Sewaktu mereka mengetahui kabar aku hendak ke luar negeri, abang dan calon suamiku memasang kembang api semalaman demi merayakan akhirnya terbebas dari beban sepertiku. Namun pada acara tender Grup Arkava pada tiga tahun berikutnya, aku menggunakan statusku sebagai istri presdir berpidato di atas panggung. Kedua mata mereka berdua malah memerah.
13.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai gambar orang senyum
Baca
+Pustaka
Marry You

Marry You

Selina Cho
"Dimana rumahmu, aku akan mengantarmu,” kata Aksa. Karina terdiam, “Seperti yang kamu lihat, aku kabur di hari pernikahanku. Aku tidak ingin menikah dengan pria yang bahkan belum aku kenal dan aku tidak mencintainya,” ucap Karina. “Jadi bagaimana bisa aku kembali kerumah,” lanjutnya sambil tertunduk lesu. Aksa tersenyum miris, “kita sama,” kata Aksa membuat Karina mendongakkan kepalanya kearah Aksa. “Aku juga kabur dari acara pertunanganku,” sahutnya sambil tersenyum. Karina terpaku melihat senyum Aksa padanya. Hening. Keduanya terdiam. Sampai Aksa memecah keheningan itu. “Kita harus mencari tempat menginap untuk malam ini.” Karina mengerjapkan kedua matanya pelan, perlahan ia menyilangkan kedua tangannya menutupi dadanya, ia menatap takut Aksa yang ada didepannya. Berawal dari pertemuan tidak terduga Karina dan Aksa, keduanya sama-sama tidak ingin di jodohkan dengan pasangan yang telah ditentukan kedua orang tuanya. Sampai akhirnya mereka menjadi dekat, namun disisi lain ternyata keluarga mereka adalah musuh dimasa lalu sampai saat ini hubungan mereka tidak terlalu baik. Mendapati kenyataan anak mereka bersama dalam pelarian. Kedua keluarga kembali bersitegang. Apakah ini adalah takdir yang menguntungkan bagi keduanya atau takdir yang salah untuk mereka??
5.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai gambar orang senyum
Baca
+Pustaka
Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion

Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion

​Bagi Aurora, perjodohan ini adalah bencana. Namun saat Rasya menantangnya bermain peran, Aurora meladeni. ​"Aktingmu hebat, Tuan Pradana." Aurora memangkas jarak, merapikan kerah kemeja pria itu, dan berbisik seduktif. ​ "Bisa bayangkan serunya sandiwara kita ke depannya... Sayang?" ​Senyum main-main di wajah Rasya seketika lenyap, tangannya mengepal erat. Aroma manis Aurora bukan hanya menggoda, tapi membangunkan insting primitif Rasya yang selama ini terkekang.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai gambar orang senyum
Baca
+Pustaka
Please, Ceraikan Aku!

Please, Ceraikan Aku!

YOZA GUSRI
Aku tak menyangka jika Mas Anjas — Suamiku, ternyata memiliki istri kedua. Lebih menyakitkan saat mengetahui jika istri kedua suamiku adalah Ana — Sahabatku. Mas Anjas selalu berkata jika aku lah perempuan yang dicinta, dia tak pernah mencintai Ana. Namun, senyum manisnya pada perempuan itu sudah menunjukan jika dia berdusta. Tak perlu bertanya, tak perlu penjelasan. Aku memilih pergi!
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai gambar orang senyum
Baca
+Pustaka
TEMAN SEKAMAR

TEMAN SEKAMAR

Savitri
"Ayo tinggal bersama…" Pemuda itu memandang wanita di hadapannya dengan tatapan tak percaya seolah-olah gadis di hadapannya ini sudah gila. Tapi wanita ini kelihatannya sangat serius dengan ucapannya barusan. "Aku suka apartemen ini. Kau juga suka dengan apartemen ini kan? Kita tinggal bersama, kita bagi uang sewanya, kita buat perjanjian dengan Pak Evan untuk mengatakan pada semua orang kalau kita adalah sepupu dan membuat ia berjanji untuk tidak menaikkan uang sewa selama 1 tahun. Setelah 1 tahun, kita bisa putuskan apakah kita mau tetap di sini atau tidak?" Wanita itu menatapnya sekali lagi dengan lebih serius. "Bagaimana?" Raut wajah pemuda itu tampak gusar tapi setelah beberapa menit, ia merasa kalau semua ucapan wanita ini masuk akal juga. Terutama untuk masalah berbagi uang sewa. Win – win solution! Dompetnya benar-benar tipis sekarang! "Ok. Deal…" Mereka berdua lalu berjabat tangan sebagai tanda persetujuan. "Tapi aku juga ada persyaratan khusus." kata pemuda tersebut dengan tatapan menggoda. Agnes mengankat alisnya, "Apa itu?" "Kau tidak boleh sampai jatuh cinta padaku…" Seulas senyum mengejek tersungging di wajah Agnes. "Jangan kuatir. Aku aseksual…."
9.88.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai gambar orang senyum
Baca
+Pustaka
Married? Insya Allah

Married? Insya Allah

Ayu Zuhriansyah
Zia Mysha Muntazar, gadis lumpuh yang juga seorang penulis novel bertemu dengan seorang pemuda dan menjalin kedekatan hati dengannya. Galendra Kasyafani nama pemuda itu. Yang menarik dari kisah rasa ini adalah bagaimana cara keduanya memahat perasaan hari demi hari dengan saling menulis sepucuk surat. Bukan dengan saling menatap lalu, bertukar senyum dengan jarak yang begitu dekat.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai gambar orang senyum
Baca
+Pustaka
Menghitung PELAKOR Di Hati Suamiku

Menghitung PELAKOR Di Hati Suamiku

#TERINSPIRASI KISAH NYATA [Rated 21+] Aku menemukan foto dan video mesum para wanita cantik di ponsel suamiku. Ada mantan dan ada juga pemain baru. Berusaha untuk kuat karena tidak semudah itu untuk membalas atau mempermainkan suamiku, meski ia berulang kali berkhianat. Satu hal lagi, tidak semudah itu bagiku untuk mengatakan kalimat "AKU MINTA CERAI!" Banyak pihak mengatakan aku bodoh dan kelewat sabar. Penakut karena tidak mau hidup mandiri. Ah, seandainya mereka mengalami apa yang aku alami. Mampukah mereka menjadi aku? Bertahan demi kebaikan buah hatiku yang berkebutuhan khusus, dan demi kesehatan orang tua. Sekali lagi, tidak semudah itu bagiku 'tuk pergi. Biarlah seisi dunia mengatakan aku pandir. Namun, aku pun tidak hanya diam. Aku berjuang dalam sabarku. Bertekad membalikkan keadaan, dan berada di atas mereka yang menyakitiku. Inilah jalan hidupku, khusus kuceritakan padamu. Untuk kalian para wanita kuat di antara deraan nestapa. Kisah ini adalah tentangmu, tentangku, tentang kita. Perjuanganku sebagai seorang ibu, seorang istri, dan seorang anak. Ya, kita para wanita dengan segala sisi manusiawi, ketakutan, dan kelebihan. Benarlah bahwa wanita adalah makhluk terkuat di muka bumi. Hatinya bisa hancur menjadi ribuan keping, tetapi senyum indah tetap terlukis di wajah. Adakah kebahagiaan menanti kita di ujung pelangi? *****
1013.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 538 kali sebagai gambar orang senyum
Baca
+Pustaka
Zahira (Bukan Inginku Jadi Madu)

Zahira (Bukan Inginku Jadi Madu)

"Menikahlah dengan Mas Farhan!" "Tak pernah sekali pun aku bercita-cita menjadi madu. Jadi, kutolak permintaan Mbak Nayla," sahutku tanpa ragu. "Kalau begitu, bercinta dengan suami wanita lain adalah cita-citamu, Mbak Zahira!" Kalimat itu seketika membuatku tercekat. Senyum yang sejak tadi menghiasi wajahku pun luntur, berganti dengan dentuman keras di dalam dada. Kugenggam erat tanganku yang terasa dingin dan gemetaran. Bagaimana dia bisa tahu?
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai gambar orang senyum
Baca
+Pustaka
ENAK, PAK DOSEN!

ENAK, PAK DOSEN!

“Apa yang bisa saya lakukan supaya nilai saya bagus, Pak?” Diana bersandar di kursinya, menatap penuh arti pada pria yang dikenal sebagai dosen killer itu. Dosen dengan reputasi dingin bernama Damar Setyawan itu menaikkan satu alis. Senyum tipis melintas di wajahnya yang lebih mirip ejekan daripada keramahan. “Kamu sudah gagal empat kali, Diana. Kamu tahu artinya? Gelar sarjanamu bisa lenyap. Masa depanmu habis.” Diana pura-pura menggigit bibir bawahnya, lalu mencondongkan tubuhnya pada pria itu. “Kalau begitu … saya harus cari jalan lain, ‘kan?” suaranya terdengar manja, sengaja dibuat lirih. “Saya tahu Bapak bisa bantu. Saya bisa … membalas dengan cara lain.” Diana berhenti sebentar, menahan senyum nakal di bibir. “Saya bisa kok jadi sugar baby Bapak,” lanjutnya, pelan tapi jelas. “Anggap saja … kompensasi tutup mulut atas malam itu.” Tatapan Damar mengeras, seakan menimbang keseriusannya. Tapi Diana tidak bergeming. Ia justru semakin berani, bibirnya mendekat ke telinga pria itu. “Saya serius, Pak,” bisiknya dengan mata berkilat menantang. “Kapan kita mulai?”
9.9265.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.8K kali sebagai gambar orang senyum
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Suka baca karya orang lain, selain seru buat belajar juga. Ini ceritanya bagus.🤍 baca juga karya Zizizaq 1. Nikah kontrak berbuah cinta 2. Antara mencintai dan melupakan 3. Wanita ketiga duda kaya
OTHOR CENTIL
Hallo, Kak. Maaf kalau ceritanya tidak sesuai ekspektasi Kakaknya, ya. Di bab awal itu sudah jelas, Diana butuh uang karena uang sakunya dibatasi. Soal password kartu ATM itu, Damar juga bilang kok kalau sandinya nanti dikasih tahu lewat pesan.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
3738394041
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status