Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
Pesugihan Kandang Bubrah

Pesugihan Kandang Bubrah

tanya Lila lembut, menyuapi potongan kecil roti ke mulut anaknya. Jatinegara menoleh dan memperlihatkan kertasnya. Di sana tergambar sebuah rumah kecil dengan atap cokelat, sebatang pohon besar, dan dua orang dewasa berdiri sambil menggandeng seorang anak. Namun di sebelah kanan gambar, terdapat bayangan besar yang samar. Tidak berbentuk jelas, tapi cukup menonjol. “Yang itu siapa?” tanya Lila, menunjuk bayangan.
103.0K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 111 veces como gambar pemandangan jalan
Leer
+Biblioteca
Istri Rahasia Tuan Brian

Istri Rahasia Tuan Brian

tanya Lita yang menolehkan kepalanya, memandang ke arah Brian yang masih fokus pada jalanan panjang yang ada di depannya. Sudah satu jam, tapi mereka belum juga sampai. Namun apa yang tak pernah Lita bayangkan kini terbentang di hadapannya. Jalanan lengang di depan sana seolah sedang menyambutnya yang baru saja datang. Dia merasa takjub ketika melihat pemandangan yang terbentang luas di samping kirinya. Dengan cepat, Lita membuka kaca mobil dan melongokkan kepalanya keluar. Tanpa berkedip, ia terus menatap keindahan itu seraya mengeluarkan tangannya dari sana. Merasakan embusan angin pantai yang kini menerpa pipinya.
101.5K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 40 veces como gambar pemandangan jalan
Leer
+Biblioteca
Ranjang Panas Istri Kedua

Ranjang Panas Istri Kedua

Tampak di sana, si kembar tidur dengan pulasnya. "Kita mau pergi kemana?" Senja kembali bertanya. "Jangan banyak bertanya. Nikmati saja pemandangan alam yang disuguhkan. Apa pemandangannya cantik?" Bagas menjawab sembari fokus menyetir. Perjalanan mereka ditemani dengan banyak pohon pinus di sisi kanan dan kiri jalanan. Jalanan juga terlihat makin menanjak. "Mas, kita mau kemana?" Senja bertanya lagi.
1014.0K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 364 veces como gambar pemandangan jalan
Leer
+Biblioteca
NODA

NODA

93. Usaha Megan POV Megantara Kabut tebal di depan sana membuat penglihatanku sedikit terganggu. Meskipun demikian, aku masih bisa melihat sebuah jalan setapak membentang di hadapanku saat ini. Kaki ini terus melangkah menapaki jalan setapak yang menurutku sangat indah meski tertutup kabut tebal. Netraku dapat melihat bahwa di depan sana ada sebuah taman dengan berbagai macam bunga lengkap dengan permainan untuk anak-anak menyerupai sebuah taman bermain anak yang berada di taman bunga. Entah tempat apa ini, yang pasti sangat indah dan keindahannya begitu memanjakan indera penglihatanku.
9.9178.3K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 5.2K veces como gambar pemandangan jalan
Show Reviews (34)
Leer
+Biblioteca
ayoe rahayoe
Ku kejar dikau kemana² kak demi cerita ini. awal baca di apk merah, loncat ke ijo isi koin banyak² biar gk tertinggal bab kek di merah ternyata di ijo ceritanya mandeg beberapa hari,ada yg usulin apk ini dan sekaranglah daki disini demi dirimuhh kak novita .........
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Perjuangan untuk Memiliki Mu

Perjuangan untuk Memiliki Mu

kata Gema kembali serius menatap jalanan yang sedang dilaluinya. Tak terasa perjalanan selama satu jam itu telah mereka lewati. Mereka berdua turun dari mobil. Berjalan sepuluh menit menyusuri jalanan, terpampanglah pemandangan yang sangat sedap dipandang mata. Di sana terbentang danau yang luas, terdapat bunga di kiri kanannya. Danau tersebut sangatlah indah. Suasana danau yang tentram membuat siapa saja yang datang akan nyaman berada di sana. Bree yang baru melihat tempat seindah itu langsung menjadi kagum dan terpana melihat pemandangan yang tersaji di depannya. Gema yang memperhatikan Bree yang terpana langsung tersenyum bahagia. Gema merasa tidak sia-sia sudah jauh-jauh membawa Bree kes
104.8K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 168 veces como gambar pemandangan jalan
Leer
+Biblioteca
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

"Bagus." Perjalanan berlanjut dalam keheningan yang canggung. Aku terus menatap keluar jendela, melihat pemandangan kota yang perlahan berubah menjadi jalan tol, lalu menjadi jalan provinsi dengan pemandangan pegunungan dan sawah. Deg!
9.8111.9K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 2.9K veces como gambar pemandangan jalan
Leer
+Biblioteca
Titipan Cinta Bentara

Titipan Cinta Bentara

Sudah beberapa pagi Lara melihat pemandangan itu, tetapi dia masih takjub saja, pemandangan pagi yang tidak akan mungkin pernah didapatkan di kota tempatnya tinggal. Lara duduk di teras lantai atas rumah itu, pandangannya lurus ke depan, tepat ke arah jalan. Beberapa pucuk gunung mulai terlihat di balik embun-embun itu. Hijau dan nampak gagah. Lara segera meraih ponselnya, memotret pemandangan pagi yang indah itu. Dia segera mengirimkan gambar hasil jepretan kamera ponselnya yang sama sekali tidak memiliki estetika yang tinggi itu. Sebenarnya dia sedikit minder jika mengirim suatu gambar kepada Mas Gala, karena Lara tahu Mas Gala juga ahli dalam fotografer.
3.4K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 89 veces como gambar pemandangan jalan
Leer
+Biblioteca
Selubung Memori

Selubung Memori

“Cuma hutan.” Setidaknya, itu benar. Tidak ada hal penting lain yang terlihat. Satu citra itu memang hanya menampilkan hutan alam liar normal. Penuh pohon dan warna hijau di ketinggian berbeda-beda. Ada yang terlihat lebat. Ada yang biasa saja. Kalau pun ada yang mencurigakan, barangkali jurang yang terlihat cukup banyak. Dan satu hal.
1018.8K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 712 veces como gambar pemandangan jalan
Leer
+Biblioteca
Dikhianati Mantan, Jatuh Pada Duda Tampan

Dikhianati Mantan, Jatuh Pada Duda Tampan

Sedikit demi sedikit, dunia di sekitar mereka mulai terbentuk dengan lebih jelas. Aspal jalan. Pepohonan di sisi kiri. Langit biru yang terlalu sempurna. Dan suara kendaraan yang samar di kejauhan. Gilang mengerutkan kening. Ini terasa nyata. Terlalu nyata untuk sekadar ilusi. “Apa ini…” gumamnya. Hanum tidak langsung menjawab. Ia memperhatikan sekeliling dengan waspada. “Aku tidak yakin,” katanya pelan.
103.6K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 126 veces como gambar pemandangan jalan
Leer
+Biblioteca
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Emily mencondongkan tubuh lebih dekat, memiringkan kepalanya untuk memeriksa peta yang ia gambar: "Jadi Anda sedang membajak tanah sekarang?" "Mereka sedang mengaspal jalan." Ia sedikit mengernyit, penanya bergerak maju mundur di peta, sesekali berhenti untuk melingkari suatu tempat, lalu mengerutkan kening saat ia menghapus dan menggambar ulang. Cahaya api memantulkan cahaya samar di matanya, seolah cetak biru tak terlihat di benaknya perlahan mulai terbentuk.
9.67.8K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 304 veces como gambar pemandangan jalan
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
5678910
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status