Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Kampungan Yang Disembunyikan CEO Arogan

Istri Kampungan Yang Disembunyikan CEO Arogan

Sesaat ia menatap ke bawah sana, tampak cairan kental milik Ziko yang masih menempel hingga ke pahanya. Ia meringis menahan sakit dan perih di bagian sensitifnya. Terlihat juga bercak darah menghiasi sprei berwarna putih itu, membuat Senja menangis melihat pemandangan di bawah sana. Kesucian yang selama ini ia jaga, kini telah di direnggut oleh lelaki yang tertidur pulas di sampingnya. Hari sudah semakin larut malam, namun Senja harus segera kembali ke rumah. Ibunya pasti akan sangat mengkhawatirkannya saat ini. Pikirnya.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai cerita senja
Baca
+Pustaka
Bukan Pernikahan Biasa

Bukan Pernikahan Biasa

"Jujur saja aku menyesal meninggalkan Senja karena memang dari awal tidak bermaksud melukai hatinya. Aku hanya mencoba untuk tetap bisa berhubungan baik dengannya. Dan memastikan kalau dia baik-baik saja." Citra tersenyum getir. "Tentunya Mas Arga mengenal baik bagaimana Mas Sabda bukan? Jangan pernah memungkiri bahwa Senja sudah berada di tangan pria yang tepat. Lihatlah dia bahagia! Dia sekarang hamil buah hati mereka. Semakin lama Mas seperti ini, bahkan seumur hidup Mas tak akan pernah move on darinya."
10404.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.5K kali sebagai cerita senja
Tampilkan Ulasan (92)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, DNA ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Endah Ariyani
kak Lis, kalau boleh tahu asli darimana yaa? Blitar kah? Jatuh cinta nta sama karya kakak Bukan Pernikahan Biasa, bener bener bagus...... ga ada rencana buat season 2 kak? aku baca maraton, sampai beberapa kali top up...
Baca Semua Ulasan
Dendam Titisan Ashura

Dendam Titisan Ashura

“Santai saja, nak. Aku mendengar banyak cerita tentangmu dari Sena. Setiap kali dia mengabariku dari surat, selalu saja ada cerita tentangmu. Sepertinya kau ini-“ “Ayah!” Sena tiba-tiba menyela dengan wajah memerah padam. “T-tidak perlu diceritakan soal itu, kan?!” lanjutnya gugup. “Ahahahaha….Sena. Tidak perlu sungkan. Kupikir anakku ini sedang berimajinasi dengan cerita di suratnya. Tetapi setelah aku melihat keberanianmu tadi, sepertinya cerita tentang Raksha yang gagah berani itu benar adanya.” Yasa tertawa santai seraya merangkul Raksha.
1011.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai cerita senja
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Sang Selir

Jerat Cinta Sang Selir

lanjut Ylfa. “Aku keluar dari sana dengan lutut gemetar,” sela Elisabet. “Tak pernah tebersit sedikit pun untuk melarikan diri. Aku terlalu takut.” “Tak ada yang bisa melarikan diri dalam keadaan hidup, Elisabet. Percayalah! Aku melihat prajurit itu membawa senjata lengkap.” Ylfa beralih ke Fjola yang memperhatikan, “Bayangkan! Senjata lengkap! Seolah-olah kami adalah pemberontak yang tertangkap.”
1024.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 913 kali sebagai cerita senja
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
D'sparage Je
Banyak pelajaran yang bisa kita dapat dari karakter Fjola ini. Cuman sedikit saran aja, ikuti perjalanan Nando merebut kembali Permata seribu dari tangan raja Lacodra dalam cerita The Destinable Of Light
IyoniAe
Hai, semua. Makasih udah baca novel ini. Ini merupakan novel pertama dari seri Fjola. Novel kedua, alias kelanjutannya sudah dapat di baca di GoodNovel dengan judul: Pesona Sang Peri. Lebih seru dan menegangkan.
Baca Semua Ulasan
Rahasia Senja

Rahasia Senja

"Gara-gara gua kesel sama si Gafi, semua materi yang gua terima di depan tadi lenyap kayak debu. Nih ya, Nja. Dia kayaknya ga ikhlas ngajarinnya. Makanya di serap lagi ilmunya yang dia kasih ke gua!" Senja terkekeh "Teori dari mana?ada-ada aja lu, udah kerjain lagi. Kalo ada yang lu enggak paham liat punya gua aja," jelas Senja. Gadis berlesung pipi itu menyodorkan buku tulisnya yang sudah penuh dengan rumus-rumus. Membuat perut Asta mual. Tanpa mereka berdua sadari, laki-laki dengan wajah datarnya itu memperhatikannya.
9.97.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai cerita senja
Baca
+Pustaka
Seruni Senja

Seruni Senja

Teriak Irsab “Ahhhh.” Jawab Ira dan mendekati Irsab “Kamu dari tadi kah Ir?” Tanya Ira “Tidak aku baru aja sampai kok, oh ya ini aku udah pesankan kamu jus kesukaan mu jus alpukat.” Kata Irsab “Terimakasih.” Kata Ira “Ra gimana kamu dengan sekolahan kamu?” Tanya Irsab “Kamu jahat sekali Ir? Walaupun kamu sekolahya jauh tapi jangan terus melupakan aku dong, kenapa baru bertanya sekarang padahal sudah akan naik kelas dual oh ini.” Kata Ira
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai cerita senja
Baca
+Pustaka
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

Bagaimana bisa temannya ini yang jelas jelas duduk berdekatan tidak mendengarkan siswa itu berkenalan sama sekali. “Kurasa tadi telingaku sedang berlibur ke Paris” jawab Raina sembari memakan nasi gorengnya yang mulai dingin. “Ke Paris hanya beberapa detik saja? Ayolah dapat apa disana kalau hanya sekilas saja” kata Clara. Raina hanya menggeleng gelengkan kepalanya lalu tertawa kecil. “Siswa itu bernama Raynal Anggara, panggilannya Raynal” kata Clara.
18.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 621 kali sebagai cerita senja
Baca
+Pustaka
Kasih Abadi

Kasih Abadi

Sela Senja "Oh iya gue kan harus ngisi acara ya. Gimana dong nggak ada persiapa apa apa nih gue." "Santuy Kas, ibaratnya nih lu lihat motor mogok aja bakal jadi puisi wkwk." Kata Sedia yang disambut dengan tawa Senja. "Nah iya juga sih. Tapi di, ngga tau kenapa tiap gue lihat muka lu yg ada manipulasi."
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai cerita senja
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

“Kemana perginya hati. Kemana hilangnya rasa. Engkau kan menghilang diri, Sayang, untuk insan yang kau puja. Kutakkan berkecil hati. Kutakkan rasa kecewa. Walaupun perih pilu di hati. Kau kuiring senyum mesra. Ingatlah, kau, duhai Jelita, hati ini untukmu saja. Dhai kasih, sanjungan kalbu, engkau pergi tanpa relaku. Hatiku kau curi kini, kau bawa pergi bersama. Kering kini taman sanubari, tiada lagi senyum indah.”
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai cerita senja
Baca
+Pustaka
Senja itu belum redup

Senja itu belum redup

"Gak papa kan?" "It's oke." jawab Nana dengan senyuman. Mereka keluar dari gerbang sekolah dan terpisah disana. Dela langsung memasuki mobil Senia berwarna hitam yan merupakan mobil ibunya. Ternyata ibunya sudah menunggu. "Bye Na," ucap Dela sembari melambaikan tangannya. Kirana membalasnya dengan senyuman dan lambaian tangan. Lalu ia meneruskan perjalanannya menuju halte Bus.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai cerita senja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status