TEMAN WANITA AYAHKU
Bintu Hasankunci ternyata belum siap akutuhan tolong aku ku tak dapat menahan rasa di dadakumengapa belum siap aku kehilangan dirimukarena kamu aku rela menunggu
Grace menatapnya sambil menyipitkan mata, nada suaranya hangat bercampur gurau.
May terkekeh, mengibaskan tangan seolah menepis pujian itu, tapi senyumnya justru semakin lebar. “Kamu yang makin cantik. Body bagus, glowing pula. Ih, insecure aku.”
“Aelah, bisa aja. Malah aku pengen item dikit,” balas Grace dengan dengkusan pura-pura kesal lalu mengangguk ke arah motornya. “Yuk, naik. Udah gak sabar jalan sama kamu. Kebetulan banget aku lagi libur.”