Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pernikahan Penuh Dusta

Pernikahan Penuh Dusta

Menjelang hari pernikahan, aku mengalami kecelakaan mobil hingga terluka parah dan koma. Tunanganku langsung membatalkan pernikahan dan menikahi sahabat masa kecilnya. Ibuku mencari tunanganku untuk menuntut keadilan, tapi di tengah jalan dia mengalami kecelakaan dan meninggal dengan tragis. Di saat genting, teman masa kecilku berlutut dengan satu kaki di depan pintu rumah sakit, memberikan uang dua miliar sebagai mas kawin dan mengurus pemakaman ibuku. Aku berhasil dioperasi, meskipun harus mengalami cacat seumur hidup. Namun, teman masa kecilku berjanji akan merawatku seumur hidup. Tersentuh oleh ketulusannya, aku pun menikah dengannya. Namun, lima tahun kemudian, aku mendengar percakapannya dengan sang sekretaris. "Pak Johan demi membuat Nona Shenina bisa menikahi pria yang dia cintai, Anda menyuruh orang menabrak Nyonya hingga cacat seumur hidup. Anda nggak takut dia akan mengetahuinya?" "Demi Shenina, apa yang nggak bisa kulakukan? Aku sudah menyerahkan sisa hidupku untuk menebus Lina, masih belum cukupkah?" Aku menutup mulut dan menahan isak tangis. Barulah sekarang aku mengerti, ternyata pernikahan kami selama ini hanyalah sebuah kebohongan. Jika seperti itu, lebih baik aku menghilang dan menyerahkan tempatku kepada wanita yang dia cintai.
Short Story · Romansa
5.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Suamiku, seorang komandan resimen, akhirnya setuju aku ikut ke kesatuan, dengan satu syarat… Anak kami tak boleh memanggilnya ayah. Delapan tahun kami menjalani pernikahan rahasia. Delapan tahun pula aku tinggal di desa, merawat kedua orang tuanya. Setelah kedua mertuaku meninggal dunia, aku dan anakku memohon padanya agar kami bisa ikut bersamanya ke kesatuan. Dia setuju… Tapi dengan satu syarat! “Setibanya di kesatuan nanti, status kalian hanyalah kerabatku dari kampung,” ucapnya dingin. Saat itulah aku mengerti… Ternyata, di kesatuan sana, dia sudah memiliki keluarga lain. Akhirnya, aku membawa anakku pergi tanpa menoleh sedikit pun. Dan pria yang dikenal dingin itu… Justru tampak panik.
Short Story · Romansa
7.5K viewsCompleted
Read
Add to library
Lima Tahun Menikah, Suamiku Melelang Malam Pertamaku

Lima Tahun Menikah, Suamiku Melelang Malam Pertamaku

Lima tahun menikah, tiap kali aku tidak sengaja menyentuh kulit suamiku, dia pasti menghukumku berlutut di dalam air disinfektan sambil menghapal Aturan Keluarga. Sampai suatu hari, aku melihat bekas merah mencurigakan di tulang selangkangnya, bekas cupang. Tanpa sadar, aku mengulurkan tangan buat menyentuhnya. Meski dia marah besar sampai membanting pintu, anehnya kali ini dia tidak menyuruhku menjalani hukuman berlutut. Aku yang terlalu lugu mengira dia perlahan-lahan mulai bisa menerima sentuhanku. Tapi besoknya, malam pertamaku justru dipajang di acara lelang kaum elite ibu kota dan akan resmi dijual dua hari lagi. Teman-teman Kenzo dengan tatapan mesum, mulai menghitung berapa harga yang mau mereka tawarkan, sementara dia tetap tidak acuh dan terus menyemprotkan disinfektan berkali-kali. "Bagian yang udah dicium Gisel pun berani dia sentuh, dia pikir dia itu siapa? Melihatnya aja aku udah jijik."
Short Story · Romansa
2.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Nafsu Sesaat Dibayar Penyesalan

Nafsu Sesaat Dibayar Penyesalan

Menjelang hari pernikahan, Ashley mengalami kecelakaan saat berusaha menyelamatkan Noah. Tubuhnya terpental akibat tertabrak mobil, mengalami patah tulang di banyak bagian, dan wajahnya rusak parah akibat bergesekan dengan aspal. Meski wajah Ashley hancur, Noah sama sekali tidak merasa jijik atau menjauhinya. Dia tetap menikahinya dan setelah pernikahan pun, dia memperlakukan Ashley dengan penuh kasih sayang dan perlindungan seperti sebelumnya. Semua orang berkata bahwa Noah mencintainya setengah mati. Cintanya pada Ashley telah melampaui nilai-nilai duniawi dan penampilan fisik. Dulu, Ashley pun percaya akan hal itu. Namun, setengah bulan yang lalu, dia menemukan bahwa Noah berselingkuh dengan pembantu rumah tangganya sendiri.
Short Story · Romansa
8.347.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku

Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku

Pada hari pernikahanku, orang tuaku tiba-tiba datang ke rumahku bersama tunanganku, lalu berkata bahwa pengantin wanita hari ini akan diganti. "Kakakmu mengidap penyakit mematikan. Satu-satunya keinginannya adalah menikah dengan James." "Kamu adalah adik kandungnya. Bersikaplah lapang dada dan bantulah kakakmu." Tunanganku juga menyahut, "Tenang saja, ini hanya sekadar menggelar pernikahan. Setelah dia meninggal, kita masih bisa menikah secara resmi." Aku menolak dan orang tuaku langsung mengikatku. "Setelah pernikahan selesai, kami akan melepaskanmu." Namun, tidak lama setelah mereka pergi, aku dibunuh dengan kejam oleh seorang penjahat yang menerobos masuk ke dalam rumah. Ketika akhirnya mereka teringat padaku, yang mereka temukan hanyalah jasadku yang telah membusuk.
Short Story · Romansa
5.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Pena Ibu, Perengut Hidupku Selama 9 Tahun

Pena Ibu, Perengut Hidupku Selama 9 Tahun

Aku dan adikku adalah anak kembar, tetapi aku lebih berat 800 gram darinya. Sejak kecil, adikku lemah dan sering sakit, sedangkan aku aktif dan lincah. Saat berusia empat tahun, dia didiagnosis penyakit darah. Ibu menyalahkanku. Dia mengatakan aku merebut nutrisi milik adikku saat di kandungan, jadi aku harus mengembalikannya. Saat pertama kali diambil darah, jarumnya sangat besar, aku sangat ketakutan. Ibu menyuruhku tidak perlu takut. Dia memberiku sebuah pena ajaib. Katanya, keinginan yang ditulis dengan pena itu akan menjadi kenyataan. Aku menulis "tidak sakit". Saat jarum kembali ditusukkan, Ibu membelikanku permen lolipop yang manis dan sepertinya benar-benar tidak terasa sakit. Namun kemudian, saat berusia lima tahun, aku menggambar kue stroberi dengan pena itu. Alhasil, darahku malah diambil satu liter. Minggu itu, adikku pun sudah bisa duduk dan bermain. Usia tujuh tahun, aku menulis ingin pergi berlibur. Keesokan harinya, aku malah didorong ke ruang operasi untuk diambil sel pembentuk darah, sementara pipi adikku untuk pertama kalinya tampak merona. Saat berusia delapan tahun, aku menulis ingin tetap menjadi peringkat satu tahun depan, tetapi sehari sebelum ujian, sumsum tulangku diambil. Di sisi lain, adikku akhirnya keluar dari rumah sakit, mengenakan gaun baru yang belum pernah kumiliki. Pada usia sembilan tahun, tubuhku sudah sangat terkuras. Dengan tangan gemetar, aku menulis satu kalimat yang miring dan tidak rapi. [ Semoga di kehidupan berikutnya, aku tidak menjadi anak Ibu. ]
Short Story · Realistis
2.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Rahasia di Dalam Bus

Rahasia di Dalam Bus

Aku mencari sensasi dan memanjakan diriku di dalam bus. Di tengah tubuh yang gemetar hebat, aku menyadari bahwa sopir bus tengah mengincarku. Semua orang di bus jarak jauh itu telah terlelap karena kelelahan. Hanya aku yang duduk di barisan depan, menggigit bibir dengan peluh yang membanjiri sekujur tubuh. Aku menderita sebuah gangguan psikologis yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Begitu penyakit itu kambuh, aku akan berubah menjadi raga tanpa rasa malu, yang tersisa hanyalah gairah yang meluap-luap.
Short Story · Gairah
2.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Aku yang Tuli Dikhianati Suami dan Putri

Aku yang Tuli Dikhianati Suami dan Putri

Di pesta, putriku sengaja berkata dengan lantang kepada suamiku, "Papa, Bibi Davina lagi hamil anakmu. Apa itu berarti kita akan tinggal bersamanya mulai sekarang?" Suamiku meletakkan seporsi steik di depanku sambil menjawab pelan, "Aku dan mamamu pernah buat perjanjian, siapa pun yang berkhianat duluan harus lenyap dari dunia orang yang satunya lagi untuk selamanya." "Aku nggak sanggup tanggung konsekuensi itu, makanya aku merahasiakannya dengan baik. Setelah bayi itu lahir, aku juga nggak akan biarkan mereka muncul di depan mamamu." Seusai berbicara, suamiku menggunakan isyarat tangan untuk memberitahuku bahwa dia akan selalu mencintaiku. Namun, dia tidak memperhatikan mataku yang memerah. Suamiku tidak tahu bahwa telingaku telah sembuh dari seminggu yang lalu. Dia juga tidak tahu aku sudah menemukan perselingkuhan mereka. Dia lebih tidak tahu lagi bahwa aku telah diam-diam membeli tiket pesawat untuk mengajar di Thaken. Setelah semua dokumennya selesai diurus dalam tujuh hari, aku akan menghilang sepenuhnya.
Short Story · Romansa
4.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Kukira Cinta, Ternyata Hanya Kepura-puraan Semata

Kukira Cinta, Ternyata Hanya Kepura-puraan Semata

Setelah mengalami kecelakaan mobil, aku dan ibuku berada di ambang kematian dan membutuhkan biaya operasi yang sangat besar. Mendengar kabar itu, pacarku meninggalkan kami dan tak lama kemudian menikahi orang lain. Hanya sahabat masa kecilku yang rela menjual saham perusahaannya dan mengeluarkan 14 miliar demi biaya pengobatan kami. Meskipun pada akhirnya ibuku tidak berhasil diselamatkan dan meninggal dunia. Aku juga kehilangan penglihatanku karena operasi itu. Namun, dia tetap tidak meninggalkanku. Dia bukan hanya membantu mengurus pemakaman ibuku, tapi juga memberiku sebuah pernikahan yang megah. Setelah menikah, kami hidup rukun dan saling mencintai. Kami menjadi pasangan yang paling diidamkan oleh semua orang di lingkungan kami. Tak disangka, setelah sebuah pesta hari itu, temannya bertanya kepadanya, "Apa yang akan kamu lakukan kalau suatu hari Yuni tahu kamulah yang kasih kornea matanya ke Sally dan malah membuat ibunya meninggal hanya demi menyelamatkan Tante Mira?" Hugo bergumam pelan, "Aku memang sudah menyakitinya, jadi aku akan menebusnya seumur hidupku." "Tapi, aku mencintai Sally. Demi dia, aku rela terjerumus dalam dosa dan nggak bisa mendapat pengampunan selama-lamanya."
Short Story · Romansa
2.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Tunangan Dan Sahabat yang Mengacuhkan Kematianku

Tunangan Dan Sahabat yang Mengacuhkan Kematianku

Hari ketiga setelah aku meninggal, tunanganku menerima telepon untuk mengidentifikasi jenazah. Dengan nada tidak sabar, dia berkata, "Kalau sudah mati, ya mati saja. Kuburkan dulu, baru kabari aku." Polisi tak berdaya, lalu menelepon orang kedua yang tercantum sebagai kontak darurat, yaitu teman masa kecilku. Dia tertawa dingin. "Benaran mati? Tapi soal mengurus mayat, bukan urusanku juga, 'kan? Langsung saja dibakar, terus abunya dibuang." Sampai akhirnya, foto jenazahku tersebar di internet. Dalam semalam, rambut tunanganku dan teman masa kecilku sama-sama memutih.
Short Story · Romansa
1.4K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
2021222324
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status