분야별
업데이트 중
모두연재 중참여
정렬 기준
모두인기순추천평점업데이트됨
Cinta yang Terlambat: Karma 99 Permainan

Cinta yang Terlambat: Karma 99 Permainan

Demi menemukan kalung pusaka keluarga kekasihku, aku rela bertahan di tengah demam 40 derajat celcius, merangkak di tengah hujan selama lima jam penuh. Dengan sisa tenaga yang ada, aku berniat segera pulang untuk beristirahat setelah berhasil menemukannya. Namun, karena khawatir pada kekasihku, aku kembali lagi. Akan tetapi, pemandangan di depan mataku menghancurkan segalanya. Aku melihat kekasihku membuang kalung itu ke tempat sampah dengan santai, lalu tertawa terbahak-bahak bersama teman-temannya. "Kak Gading keren! Demi membalas dendam pada kakaknya Sekar Danantya, kamu sampai tega menyiksa adiknya seperti itu. Kalau kakaknya tahu, dia pasti bakal mati saking marahnya!" "Sekar itu juga bego banget sih, sudah dikerjain 90 kali lebih masih saja nempel kayak perangko. Dia nggak sadar apa, kalau cuma Manda Hapsari yang ada di hati Kak Gading?" "Lagian salah kakaknya Sekar sendiri sih, cari gara-gara sama Gading Bramantyo. Tunggu saja sampai genap 99 kali. Begitu video-video ini dikirim ke kakaknya, wah, fiks bakal kena mental tuh orang!"
보기
보관함에 추가
Petaka Semalam di Kamar Adik Ipar

Petaka Semalam di Kamar Adik Ipar

‘’Mas, jangan!’’ teriakan Valerie terputus dengan bekapan Leo pada mulutnya. Leo seperti tak memiliki hati, bahkan semakin buas melakukan kekejian itu meski Valerie terus memberontak tiada henti. Saat itu, Valerie merasakan harga dirinya sebagai seorang Mahendra lenyap tak bersisa. Perlawanannya selama satu jam telah berakhir sia-sia. Air mata Valerie jatuh berderai— menyadari perih tak tertahankan berasal dari robeknya kehormatan yang susah payah ia jaga. Dan isakan itu sama sekali tak mempengaruhi Leo untuk berhenti dan malah melanjutkannya lagi, lagi dan lagi. Valerie memejamkan mata, berharap bahwa semua yang terjadi hanyalah sebuah mimpi. Tapi sayang, rasa sakit di selangkangannya menyadarkan Valerie bahwa hal terkutuk itu benar-benar terjadi. *** Dunia Valerie hancur ketika sang calon kakak ipar tak sengaja memasuki kamarnya. Padahal Leo akan segera menikah dengan kakak kandung Valerie. Lalu bagaimana dengan nasib pernikahan tersebut saat keluarga mengetahui siapa yang telah membuat Valerie berbadan dua? Bagaimana dengan Vania jika tau bahwa Leo memperistri adiknya sendiri?
Rumah Tangga
9.726.4K 조회수참여
보기
보관함에 추가
Una segunda oportunidad en la vida

Una segunda oportunidad en la vida

Me enviaron atrás en el tiempo, al mismo día en que mi hermana y yo tuvimos que elegir a nuestros esposos mafiosos. Esta vez, sin embargo, descubrí que podía oír los pensamientos de la gente. En mi vida anterior, mi hermana se casó con Caspian, un bruto violento. Vivía aterrada, atrapada en una pesadilla de la que jamás podría escapar. Yo, en cambio, me casé con Arnold, el caballero que todos admiraban, viviendo una vida que otros envidiaban. Sin embargo, mi hermana también había regresado en el tiempo y, esta vez, ella fue un paso adelante. Eligió a Arnold, el «esposo perfecto» que siempre había deseado. En ese momento, sus pensamientos resonaron con claridad en mi mente: «Elysia sufrirá en mi lugar. Esta vez, me aseguraré de elegir primero al buen esposo». Su malicia era inconfundible. Mi querida hermana, ¿de verdad creías que había sido feliz en mi vida anterior? Ya que deseas esa vida con tanta desesperación, te la concedo yo misma.
보기
보관함에 추가
La Dulce Amargura del Ramo de Lágrimas

La Dulce Amargura del Ramo de Lágrimas

El día de mi compromiso, él quiso irse solo porque Violeta Mendizábal quería comer empanadas caseras hechas por él. Intenté detenerlo, pero me respondió con una bofetada. —Solo es un compromiso, lo podemos hacer otro día. ¿Y si Violeta se queda con hambre? Incluso mi hermano me regañó, como si yo fuera la culpable: —Tú eres mayor que Violeta, ¿no puedes ceder un poco? No respondí. Solo me di la vuelta y lo dejé ir. Pensando que era solo una rabieta mía, no le dieron importancia, y cancelaron todos sus compromisos para poder pasear con Violeta por montañas y playas. Recién medio mes después se acordaron de mí. Cuando por fin intentaron contactarme, se enteraron de que ya había ingresado a un programa confidencial del Estado, un proyecto de investigación de armas estratégicas que duraría diez años… Y que no pensaba volver jamás. Entonces sí, el pánico los invadió.
보기
보관함에 추가
27 Hari Menanti Janji Palsu

27 Hari Menanti Janji Palsu

Ibuku sakit kritis dan ingin melihatku menikah sebelum dia meninggal dunia. Selama 27 hari, aku memohon kepada pacarku, Rayhan, sebelum akhirnya dia setuju untuk buat akta nikah denganku. Aku menunggu di Kantor Catatan Sipil hingga jam tutup, tapi dia tidak pernah datang. Pada hari yang sama, Mira, teman masa kecil Rayhan, mengunggah akta nikahnya di media sosial. "Waktu berlalu begitu cepat. Tiga hari lagi, pernikahan kita genap sebulan." Baru saat itu aku sadar bahwa pada hari pertama aku memohon kepada Rayhan, dia sudah menikah dengan teman masa kecilnya. Pada saat itu juga, aku menerima pesan permintaan maaf dari Rayhan. [Nadia, Mira dipaksa menikah oleh keluarganya. Aku nggak bisa diam saja melihat dia menikah dengan orang sembarangan.] [Kami bisa cerai tiga hari lagi.] [Tiga hari lagi, aku akan menikahimu.] Tiga hari kemudian, Rayhan datang dengan setelan jas rapi di pintu masuk Kantor Catatan Sipil. Tapi dia menerima pesan dariku. [Rayhan, selamat tinggal selamanya.]
보기
보관함에 추가
Mi Prometido Me Dejó Por Su Prima Viuda

Mi Prometido Me Dejó Por Su Prima Viuda

En medio de la fiesta de compromiso, cuando la torre de champán ya iba por la mitad, el celular de Marcos Harrison sonó. Me miró fijo y soltó, serio: —Tengo que irme. Lilia se desmayó en el aeropuerto. —Si te vas, lo nuestro se acaba —le respondí con firmeza. De todos modos, se fue... justo frente a doscientas personas. Cargó a Lilia Harrison en brazos —llevaba el abrigo que yo le había regalado— y se fue en mi auto. Al día siguiente recibí un correo: "Lilia se mudará a mi departamento. Me necesita. Ojalá lo entiendas. Cuando se recupere, tú y yo nos casamos. Confía en mí." Me quedé mirando la pantalla y, sin darme cuenta, solté una carcajada. Al final, no era a "quien lo amaba" a quien quería, sino a "quien lo necesitaba". Y yo, por ser tan autosuficiente, no le servía. Esa noche busqué un número en la agenda: el de alguien a quien jamás tomé en serio, pero que me había esperado por veintitrés años. Llamé. —Mañana a las siete, en el restaurante frente al mar.
보기
보관함에 추가
Pembalasan Sang Miliarder Setelah Dicampakkan

Pembalasan Sang Miliarder Setelah Dicampakkan

Setelah ayahku bangkrut, aku memutuskan Rayden, pria paling tampan di sekolah kedokteran yang sudah kubiayai selama tiga tahun, dengan alasan bahwa aku sudah bosan padanya. Malam itu, dia berlutut di tengah hujan deras. Matanya merah saat memohon padaku selama delapan jam penuh. Sementara itu, aku baru mengetahui bahwa aku sudah hamil empat bulan. Lima tahun kemudian, si pria miskin itu berubah menjadi miliarder. Di saat dia masuk ke dalam daftar orang terkaya, seorang wartawan bertanya padanya, "Pak Rayden, Anda hanya butuh lima tahun untuk bangkit dari mahasiswa miskin menjadi miliarder. Apa rahasianya?" Pria itu tersenyum sinis dan tatapannya penuh ejeken. "Cari pacar yang mata duitan, lalu diputuskan dengan kejam olehnya." Kerumunan langsung gempar. Sore itu juga, berita tentang miliarder yang dikhianati pacarnya langsung naik ke trending seluruh kota. Sementara itu, aku baru saja menyelesaikan pekerjaan kedelapan hari ini. Namun, aku mati mendadak karena kelelahan di jalan saat menjemput anakku pulang. Saat terbangun lagi, aku sudah melayang di udara. Di tengah keputusasaan, aku tiba-tiba menyadari. Rayden, yang pernah bersumpah akan membuatku menyesal seumur hidup, telah menemukan taman kanak-kanak tempat anakku bersekolah.
보기
보관함에 추가
Senja di Matamu

Senja di Matamu

[Pa, aku setuju berimigrasi ke Prancis untuk menikah. Cepat, atau aku akan menyesal.] Pak Agus, ayah Tania Sane, langsung menjawab: [Putriku sayang, paling lama sebulan lagi semua prosedur selesai!] Tania diam-diam menyeka air matanya dan menyimpan ponselnya. Satu jam yang lalu, dia masih di dalam Bentley, mendesah pelan karena ciuman Chaz Limex. Ketika ponsel Chaz berdering, dia menjawab dalam bahasa Georgia, "Ngapain nelpon sekarang?" Orang di ujung sana tertawa. "Kenapa? Emangnya kau lagi sibuk dengan apa? Yang ini seberapa mirip dengan Nina Lopez?" Chaz membelai wajah Tania yang lembut dan berkata dengan acuh tak acuh, "70%. Kalau nggak ada yang penting, aku tutup ya!" Pria itu buru-buru berkata, "Jangan! Nina akan balik besok dengan pesawat! Rencananya akan merintis karir di sini. Baik kan aku infokan padamu? Cinta pertamamu sudah akan balik, penggantinya bisa nggak disinggirkan?" Chaz berkata dengan dingin, "Nggak ada yang nggak bisa diselesaikan dengan uang." Kepala Tania setengah terkulai di kursi, air mata mengalir di wajahnya. Chaz sama sekali tidak tahu bahwa dia mengerti bahasa Georgia. Ternyata cinta tulusnya selama tiga tahun sama sekali tidak berarti di mata Chaz.
보기
보관함에 추가
When Grief Replaced Love

When Grief Replaced Love

Eight years into marriage, and Fabian's mom finally gave me and my son her stamp of approval. Invited us to spend Christmas in his hometown. My son—Luca--and I were hyped. We picked out a gift for her and hit the road with Fabian. Right as we pulled into the village, Fabian's old friend called—crying, claiming she'd crashed her car. Fabian panicked. Left me and Luca in some random snowy mountain town and sped off. It was pitch black. Snow dumping down. Then Luca screamed. He'd stepped on a trap and dropped into a pit. Blood everywhere. I called Fabian, totally panicked. He goes, "Stella, Roxana's in a wreck. I need to be with her. Stop making everything a competition." Then he hung up. Blocked me. No time to fall apart. I wiped my face, called an ambulance. Too far out. By the time they got there, Luca was already gone. Cold. Broken. Gone. I held him and screamed until my lungs gave out. Meanwhile, Roxana's posting in the social media. All smiles in Fabian's arms. His face soft. Loving. [Highway jam turned into truth or dare. One word—"accident"—and he came flying. So happy.] I exhaled. Tagged Fabian. [Let's get a divorce.] This joke of a marriage should've ended forever ago.
보기
보관함에 추가
Lamaran yang Hilang Arah

Lamaran yang Hilang Arah

Ketika pacarku, Simon, berlutut untuk melamarku untuk ke-66 kalinya, aku akhirnya tersentuh oleh keteguhannya dan menerima lamarannya. Namun di hari menjelang pernikahan, dia tiba-tiba mengatakan bahwa dia ingin memiliki anak dengan adik tirinya, Fiona. Aku merasa itu tidak masuk akal dan bertengkar hebat dengannya. Yang tak kusangka, di hari pernikahan, aku berdiri di venue sambil memeluk buket bunga, menunggu selama tiga jam, tapi yang datang hanya sebuah kalimat ringan darinya, "Pernikahan ditunda." Hanya karena hari itu dia dan Fiona sudah janji untuk melakukan program bayi tabung bersama. "Fiona sejak kecil disiksa oleh ayah kandungnya. Seumur hidup dia tidak mungkin menikah dengan seorang pria. Aku hanya ingin memenuhi keinginannya untuk punya anak." "Ini cuma program bayi tabung, bukan seks sungguhan. Kamu jangan berpikiran sempit, bisa nggak?" Telepon pun diputus secara paksa. Dan aku ditinggalkan begitu saja di venue pernikahan, sendirian menghadapi tatapan ratusan tamu dan kamera wartawan. Ayah sangat marah sampai masuk ICU. Aku pun menggenggam tangannya sambil menangis di sisi ranjang. "Ayah, Ayah benar. Aku tidak akan menikah dengan Simon lagi." "Aku janji, minggu depan aku akan pulang dan mengambil alih perusahaan keluarga."
보기
보관함에 추가
이전
1
...
2930313233
...
37
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status